DLH Madiun Siapkan Verifikasi Adipura 2025, Maksimalkan TPS3R
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
- visibility 26
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab.Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun menggelar rapat persiapan verifikasi lapangan menjelang penilaian akhir Adipura 2025. Pertemuan yang berlangsung Rabu (19/11/2025), dihadiri perwakilan dari seluruh unsur pentahelix Kabupaten Madiun, diantaranya Pemerintah yg dihadiri para Kepala Perangkat Daerah terkait, Semua Camat, Perwakilan Kepala Desa/Lurah, kemudian dari Dunia Usaha diwakili para Adm Perhutani, dan unsur masyarakat dari Komunitas Pengelola TPS3R maupun TPST dan Pengelola Bank Sampah Unit/Induk yg ada di wilayah Kabupaten Madiun serta beberapa unsur media.
Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, menegaskan bahwa Adipura bukan hanya urusan pemerintah daerah, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak.
“Kesiapan Adipura tidak hanya menjadi perhatian internal DLH, tetapi merupakan kerja bersama,” ujarnya.
Verifikasi lapangan akan berlangsung selama enam hari ke depan, dengan fokus utama pada pengelolaan sampah. Zahrowi menyebut, indikator terbesar penilaian Adipura versi baru 2025 adalah manajemen sampah dari hulu hingga hilir.
Mulai dari pemilahan sampah di rumah tangga, penguatan bank sampah, operasional TPS3R, hingga kesiapan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ia menegaskan bahwa TPA kini wajib meninggalkan sistem open dumping. “Kabupaten Madiun sudah memenuhi syarat karena sudah menggunakan kontrol landfill dan menuju sanitary landfill,” katanya.
DLH juga memastikan tidak ada lagi TPS liar di wilayah Madiun. Meski demikian, tantangan terbesar tetap berada pada perilaku masyarakat. Zahrowi mengaku masih menemukan oknum yang membuang sampah sembarangan. “Masalahnya selalu kembali pada kepedulian individu. Ini yang paling berat,” tegasnya.
Untuk memperkuat layanan, DLH mendorong seluruh TPS3R beroperasi optimal di setiap desa, serta memastikan Bank Sampah Unit berjalan aktif. Desa yang belum memiliki bank sampah diminta segera membentuk melalui sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Dengan berbagai persiapan tersebut, DLH optimistis Kabupaten Madiun mampu meraih penghargaan Adipura, minimal berupa sertifikat Adipura pada tahun ini. (Tov/Krs).
- Penulis: Tova Pradana


