Berita Terkini
Trending Tags

Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
pelaku pembacokan diamankan oleh satreskrim polres ngawi, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Hanya karena persoalan sepele, Rudianto warga Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, nekat membacok tetangganya hingga mengalami luka serius, Jumat (28/11/2025). Pria 30 tahun itu menganiaya Wahyu Nurhidayat (29), yang kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Widodo Ngawi akibat luka parah.

Peristiwa itu bermula dari keributan antara korban dan pedagang sayur keliling yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pelaku. Dalam insiden tersebut, etalase usaha milik paman pelaku dirusak, dilempar dan ditendang oleh keluarga korban. Keributan itu memicu kemarahan pelaku yang saat itu sedang beristirahat.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Ngawi, Ipda Teguh Wahyu Utomo, menjelaskan bahwa korban menderita sejumlah luka sabetan senjata tajam pada jari, tangan, dan kepala. Bahkan salah satu jari korban dikabarkan putus akibat bacokan celurit.

“Terduga pelaku sudah diamankan oleh Satreskrim Polres Ngawi dan saat ini sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujar Ipda Teguh.

Dari pemeriksaan awal, Ipda Teguh menyebutkan aksi brutal pelaku diduga dipicu rasa jengkel setelah usaha galon air miliknya dirusak oleh korban dan keluarganya. Pelaku yang tengah tidur mengaku terbangun akibat keributan tersebut. Pelaku secara spontan mengambil celurit dan membacok korban sebanyak tiga kali.

“Kami masih melakukan pendalaman, untuk lebih jelasnya. Pengakuan yang bersangkutan, saat itu pelaku sedang tidur dan spontan langsung melakukan pembacokan,” ungkapnya.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit, yang sehari-hari digunakan pelaku untuk mencari rumput.

“Senjata tajam yang dipakai untuk mencari rumput. Saat ini masih pendalaman,” pungkas Ipda Teguh.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Magetan Dalami Dugaan Korupsi Pokir DPRD, 100 Saksi Sudah Diperiksa

    Kejari Magetan Dalami Dugaan Korupsi Pokir DPRD, 100 Saksi Sudah Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan terus memperdalam penyelidikan dugaan penyelewengan anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021–2023. Sejak proses penyelidikan dimulai, sekitar 100 orang dari berbagai unsur telah dipanggil untuk memberikan keterangan. Pemeriksaan terhadap para saksi berlangsung sejak November 2025. Mereka terdiri atas mantan anggota DPRD Magetan periode 2019–2024, […]

    Bagikan
  • Pencak Silat Militer Curi Perhatian di Kirab Budaya Pencak Silat Kota Madiun

    Pencak Silat Militer Curi Perhatian di Kirab Budaya Pencak Silat Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menggelar Kirab Budaya Pencak Silat yang melibatkan berbagai perguruan silat, Kamis (25/6/2026). Kirab yang berlangsung meriah itu diawali dari depan Balai Kota Madiun dan berakhir di Alun-Alun Kota Madiun. Sejumlah perguruan silat yang turut ambil bagian dalam kirab tersebut antara […]

    Bagikan
  • Legislatif Tak Ingin Berat Sebelah  Perihal Pembangunan TPST Bangunsari Dolopo

    Legislatif Tak Ingin Berat Sebelah  Perihal Pembangunan TPST Bangunsari Dolopo

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Penolakan ratusan warga Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, terhadap rencana pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Dusun Punjul mendapat perhatian DPRD Kabupaten Madiun. Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menilai keberatan warga patut dipertimbangkan. Sebab, lokasi yang disiapkan untuk pembangunan TPST dinilai terlalu dekat dengan kawasan permukiman. Wakil Ketua Komisi D DPRD […]

    Bagikan
  • Diduga Keracunan Makanan, 1 Warga Tewas dan Puluhan Lainnya di Rawat

    Diduga Keracunan Makanan, 1 Warga Tewas dan Puluhan Lainnya di Rawat

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tim Inafis Polres Ponorogo Sabtu (1/2/2025) siang diterjunkan di Desa Bondrang Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo usai menerima laporan puluhan warga diduga mengalami keracunan makanan. Bahkan, satu warga atas nama Miskun (60) meninggal dunia. Menurut informasi, mereka menyantap makanan di kediaman Miswaji yang menggelegar hajatan dzikir fida’ pada hari kamis (30/1/2025) […]

    Bagikan
  • Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Bengawan Madiun pada Sabtu (14/06/2025) akhirnya teridentifikasi sebagai Tanem (60), warga Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Ia sempat dilaporkan hilang sejak akhir Mei lalu. Jasad korban ditemukan warga di kawasan Dukuh Banjeng, Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, dalam kondisi membusuk dan […]

    Bagikan
  • Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua anak berusia 4 dan 5 tahun di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa, Sabtu (21/2/2026) sore. Keduanya dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah seusai bermain. Menurut Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, kedua korban berinisial A dan M tinggal berdekatan […]

    Bagikan
expand_less