Berita Terkini
Trending Tags

Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus dugaan kekerasan antarsiswa SMA Taruna Angkasa tengah ditangani Polres Madiun Kota, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan antarsiswa. Seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya. Orang tua korban, Edi Sutikno, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada Kamis (04/12/2025).

Insiden itu disebut terjadi pada Selasa malam (02/12/2025) sekitar pukul 21.30 hingga tengah malam. Saat itu, AAM sedang sakit dan mendapat perawatan di UKS. Namun, ia dijemput sejumlah siswa dan dibawa ke kamar 103, lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya pengeroyokan.

“Anak saya dipukuli sampai pingsan. Setelah sadar, ia kembali dipukul hingga matanya bengkak dan tidak bisa dibuka. Penganiayaan berlangsung sampai menjelang pagi,” ungkap Edi usai membuat laporan.

Informasi dari pihak sekolah menyebutkan bahwa ada 10 siswa yang mengakui keterlibatannya. Namun menurut keterangan korban, jumlah pelaku bisa mencapai 20 orang, sebagian besar merupakan siswa kelas XII. Motif tindakan kekerasan tersebut masih belum terungkap.

Korban sempat dilarikan ke UGD RS dr. Efram Harsana Maospati untuk mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian dirawat dan menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan. Hasil visum menunjukkan adanya banyak luka memar di tubuh korban, mulai dari dada, lengan, tangan, paha, hingga punggung. Terdapat pula hematom di bagian belakang kepala. Bahkan kawat behel giginya terlepas, diduga akibat benturan kuat.

“Semua luka sudah terekam jelas dalam visum. Hari ini juga dijadwalkan USG, MRI, dan panoramic untuk memastikan kondisi dalamnya,” tambah sang ayah.

Edi turut menyoroti lemahnya pengawasan sekolah. Ia menyebut, seharusnya siswa yang sedang dirawat di UKS tidak bisa keluar tanpa pengawasan. “Tidak ada SOP yang jelas. Anak sakit bisa keluar UKS tanpa izin. Ini kelalaian serius yang membuka celah terjadinya penganiayaan,” tegasnya.

Ia juga menerima informasi bahwa lokasi kejadian dipilih karena berada di area yang tidak terjangkau CCTV. “Kami ingin kasus ini diproses tuntas. Tahun lalu juga ada kasus kekerasan yang berujung kematian di sekolah ini. Jangan sampai budaya kekerasan terus dibiarkan,” ujarnya.

Selain proses hukum, Edi meminta pihak sekolah memperbaiki pembinaan karakter serta memperketat pengawasan lingkungan asrama. Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, Iptu Agus Riadi, saat dihubungi, membenarkan bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti laporan tersebut.

“Masih dalam tahap pendalaman,” singkatnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pemukulan Wartawan Berakhir Damai, Danyonif 501/BY : Media adalah Saudara dan Mitra Kita

    Kasus Pemukulan Wartawan Berakhir Damai, Danyonif 501/BY : Media adalah Saudara dan Mitra Kita

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tahun 2016 sempat menjadi perbincangan terkait kasus pemukulan salah satu wartawan di Kota Madiun oleh oknum TNI. Kini, kasus tersebut telah mencapai titik terang dalam video conference (Vicon) awak media bersama Komandan Yonif 501 Bajra Yudha, Letkol Inf Yahkya Wisnu Arianto pada Senin (20/1/2025). Dalam kesempatan ini, Sonny, korban dalam […]

    Bagikan
  • Pemkab dan DPRD Kabupaten Madiun Teken Pakta Integritas Antikorupsi 2:45 Play Button

    Pemkab dan DPRD Kabupaten Madiun Teken Pakta Integritas Antikorupsi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Madiun menandatangani Pakta Integritas Antikorupsi dalam rapat paripurna pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) non-APBD, Kamis (29/1/2026). Penandatanganan tersebut juga diikuti jajaran eksekutif yang diwakili Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi. Penandatanganan pakta integritas ini disebut sebagai bentuk penguatan komitmen legislatif dan eksekutif dalam […]

    Bagikan
  • Pegawai Kebersihan Kampus UNIDA Gontor Putri 2 Bobol Saldo ATM Mahasiswi, Kerugian Capai Rp. 10 Juta

    Pegawai Kebersihan Kampus UNIDA Gontor Putri 2 Bobol Saldo ATM Mahasiswi, Kerugian Capai Rp. 10 Juta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus pencurian saldo ATM milik seorang mahasiswi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Putri 2 Mantingan. Kasus ini terendus setelah orang tua korban menemukan transaksi mencurigakan ketika mengecek ponsel anaknya dan melihat adanya mutasi rekening yang tidak dikenali. Pengecekan lebih lanjut menunjukkan kerugian mencapai Rp. 10.186.000, yang kemudian dilaporkan […]

    Bagikan
  • Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

    Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang memperlihatkan teguran dari seorang pedagang kepada wisatawan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Magetan, viral di media sosial. Video tersebut memicu perhatian publik terkait aturan jual beli di destinasi wisata unggulan Jawa Timur tersebut. Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sekelompok wisatawan perempuan yang tengah menyantap nasi pecel di […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Kejar Target Penurunan Belanja Pegawai ke 30 Persen Jelang 2027

    Pemkab Magetan Kejar Target Penurunan Belanja Pegawai ke 30 Persen Jelang 2027

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menekan rasio belanja pegawai agar sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Hingga saat ini, porsi belanja pegawai masih berada di angka 37 persen, melampaui batas maksimal 30 persen yang mulai diberlakukan pada 2027. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan […]

    Bagikan
  • Jelang Arus Mudik 2026, Puluhan Sopir Bus AKAP di Terminal Purboyo Madiun Jalani Tes Urine photo_camera 4

    Jelang Arus Mudik 2026, Puluhan Sopir Bus AKAP di Terminal Purboyo Madiun Jalani Tes Urine

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Kamis (12/3/2026). Salah satunya terkait pemeriksaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan zat berbahaya menjelang arus mudik lebaran 2026. Kegiatan yang […]

    Bagikan
expand_less