Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Penyelidikan Keracunan Massal Jalan Ditempat, Polres Madiun Tunggu Hasil Lab Polda

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 229
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG Cinta Anak Klecorejo Kecamatan Mejayan, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dari tiga SD negeri di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, hingga kini belum menemukan titik terang. Lebih dari sepekan berlalu, hasil uji laboratorium atas sampel makanan yang dikirim Polres Madiun masih belum keluar.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengatakan proses pemeriksaan sampel masih berlangsung di laboratorium Polda Jawa Timur. “Hasil lab sampel makanan belum keluar,” kata Agus lewat pesan WhatsApp, Jumat (05/12/2025).

Ia menjelaskan, pemeriksaan laboratorium membutuhkan waktu 7–10 hari, bergantung pada jenis analisis yang dilakukan. Meski sampel dikirim oleh Polres, penentuan sanksi terhadap pihak penyedia makanan bukan menjadi kewenangan kepolisian daerah.

“Hasil lab nanti kita kirim ke BGN Pusat. Yang menentukan sanksi terkait SPPG itu BGN Pusat. Kita hanya mengambil dan mengirim sampel,” ujarnya.

Kasus keracunan ini terjadi pada Kamis (27/11/2025), ketika 51 siswa mengalami mual, pusing, dan muntah setelah mengonsumsi menu program SPBG yang dipasok SPPG Cinta Anak Klecorejo. Penyedia makanan tersebut kini menjadi sorotan karena dugaan kuat sebagai sumber pemicu keracunan.

Selain menunggu hasil lab dari Polda, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun juga masih menantikan hasil uji sampel yang dikirim ke BLK Provinsi Jawa Timur. Hingga kini kedua lembaga itu belum dapat memastikan waktu rilis hasil resmi.

Apabila uji laboratorium menemukan unsur kelalaian atau pelanggaran keamanan pangan, SPPG Cinta Anak Klecorejo dan pihak terkait berpotensi dikenai sanksi administratif hingga pidana sesuai penilaian BGN Pusat. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

    Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026) Siang.  Dalam kunjungan tersebut, ia meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja guna mempercepat penyelesaian proyek agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026–2027. Saat ini, progres […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menindak 3 perkara penjualan minuman beralkohol tanpa izin, dengan menyita 233 botol minuman keras berbagai merek, baik berlabel maupun tanpa label. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa seluruh kasus miras tersebut telah diproses melalui penyidikan cepat dan […]

    Bagikan
  • 107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki hari ke-9 masa angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang kereta api yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun terus meningkat signifikan. Hingga Kamis (19/3/2026) pukul 09.00 WIB, total kedatangan penumpang tercatat mencapai 107.798 orang, sementara penumpang berangkat sebanyak 59.076 orang. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan arus kedatangan pemudik masih […]

    Bagikan
  • Curah Hujan Tinggi, Banjir Rendam Permukiman dan Sawah di Ponorogo

    Curah Hujan Tinggi, Banjir Rendam Permukiman dan Sawah di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Curah hujan tinggi yang mengguyur Ponorogo sejak Kamis (1/1/2026) malam mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Luapan air sungai mulai terjadi pada Jumat (2/1/2026) dini hari dan mengganggu aktivitas warga. Di Kecamatan Balong, banjir merendam Desa Ngampel, Balong, Bajang, dan Karangan. Selain itu, genangan air juga terjadi di Desa Winong, Kecamatan Jetis, […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Madiun Kekurangan Siswa, Kuota SD Baru Terisi 32 dari 90 Siswa

    Sekolah Rakyat Madiun Kekurangan Siswa, Kuota SD Baru Terisi 32 dari 90 Siswa

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Sosial Kabupaten Madiun kini tengah berpacu dengan waktu menjelang operasional penuh Sekolah Rakyat besutan Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Di tengah persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan pada akhir bulan ini, pemenuhan kuota bagi calon siswa rupanya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Untuk memastikan kesiapan fisik anak-anak […]

    Bagikan
  • Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang pria berinisial Agung Laksono, 26 tahun, warga Karangrejo, Magetan, yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Tersangka menggunakan modus mengaku sebagai dukun yang dapat memindahkan janin akibat kehamilan gaib untuk menipu korban. Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban, siswi SMP berinisial EL, melaporkan kejadian tersebut. […]

    Bagikan
expand_less