Berita Terkini
Trending Tags

Penyelidikan Keracunan Massal Jalan Ditempat, Polres Madiun Tunggu Hasil Lab Polda

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG Cinta Anak Klecorejo Kecamatan Mejayan, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dari tiga SD negeri di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, hingga kini belum menemukan titik terang. Lebih dari sepekan berlalu, hasil uji laboratorium atas sampel makanan yang dikirim Polres Madiun masih belum keluar.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengatakan proses pemeriksaan sampel masih berlangsung di laboratorium Polda Jawa Timur. “Hasil lab sampel makanan belum keluar,” kata Agus lewat pesan WhatsApp, Jumat (05/12/2025).

Ia menjelaskan, pemeriksaan laboratorium membutuhkan waktu 7–10 hari, bergantung pada jenis analisis yang dilakukan. Meski sampel dikirim oleh Polres, penentuan sanksi terhadap pihak penyedia makanan bukan menjadi kewenangan kepolisian daerah.

“Hasil lab nanti kita kirim ke BGN Pusat. Yang menentukan sanksi terkait SPPG itu BGN Pusat. Kita hanya mengambil dan mengirim sampel,” ujarnya.

Kasus keracunan ini terjadi pada Kamis (27/11/2025), ketika 51 siswa mengalami mual, pusing, dan muntah setelah mengonsumsi menu program SPBG yang dipasok SPPG Cinta Anak Klecorejo. Penyedia makanan tersebut kini menjadi sorotan karena dugaan kuat sebagai sumber pemicu keracunan.

Selain menunggu hasil lab dari Polda, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun juga masih menantikan hasil uji sampel yang dikirim ke BLK Provinsi Jawa Timur. Hingga kini kedua lembaga itu belum dapat memastikan waktu rilis hasil resmi.

Apabila uji laboratorium menemukan unsur kelalaian atau pelanggaran keamanan pangan, SPPG Cinta Anak Klecorejo dan pihak terkait berpotensi dikenai sanksi administratif hingga pidana sesuai penilaian BGN Pusat. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiket Kereta Lebaran 2026 Mulai Padat, Simak Penjelasan KAI

    Tiket Kereta Lebaran 2026 Mulai Padat, Simak Penjelasan KAI

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat lonjakan signifikan penjualan tiket jelang Angkutan Lebaran 2026. Meski demikian, KAI memastikan tiket kereta api reguler masih tersedia di sejumlah jadwal dan menghimbau masyarakat agar fleksibel memilih tanggal keberangkatan. Hingga Senin (9/2/2026), pemesanan tiket telah dibuka untuk perjalanan sampai H+4 Lebaran […]

    Bagikan
  • Resmikan Renovasi 221 RTLH, Pemkab Madiun Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Warga

    Resmikan Renovasi 221 RTLH, Pemkab Madiun Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memulai program renovasi besar-besaran terhadap 221 rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari inisiatif peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut secara resmi diluncurkan pada Jumat (23/05/2025) di Dusun Doragan, Kecamatan Wungu, dengan seremoni peletakan batu pertama pembangunan rumah milik seorang warga, Tanem. Peluncuran ini menandai dimulainya […]

    Bagikan
  • Perlawanan Hukum Penangguhan Eksekusi Ditolak Pengadilan, PCNU Kota Madiun Lanjutkan Eksekusi

    Perlawanan Hukum Penangguhan Eksekusi Ditolak Pengadilan, PCNU Kota Madiun Lanjutkan Eksekusi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Madiun memberikan putusan terhadap perkara gugatan dengan nomor 50/Pdt.Bth/2025/Pn.Mad pada Kamis (05/02/2026). Gugatan tersebut berkaitan dengan penundaan atau penangguhan eksekusi atau pengosongan atas sebidang tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Alun-alun Barat Nomor 6, Kelurahan Pangongangan , Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Aset tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bulan Ramadhan identik dengan berburu takjil untuk berbuka puasa. Salah satu jajanan tradisional yang masih diminati hingga kini adalah kue cucur. Namun, di tangan Maya Nikasari, kue cucur hadir dengan inovasi unik yang membuatnya semakin banyak peminatnya. Di tempat usahanya yang berlokasi di Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Sampaikan Hasil Rekomendasi LKPJ Bupati Madiun TA 2024, DPRD Dorong Pemkab Peningkatan Kualitas Kinerja  

    Sampaikan Hasil Rekomendasi LKPJ Bupati Madiun TA 2024, DPRD Dorong Pemkab Peningkatan Kualitas Kinerja  

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran (TA) 2024, pada Senin (21/4/2025). Rapat yang digelar di Ruang Paripurna DPRD tersebut membahas kinerja Pemerintah Kabupaten Madiun sepanjang tahun 2024. Agenda diawali dengan pembacaan hasil kerja […]

    Bagikan
  • Kasus Keji di Madiun, Ayah Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang pada Anak Kandung

    Kasus Keji di Madiun, Ayah Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang pada Anak Kandung

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun mengamankan seorang pria berinisial H (43), warga Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. H diringkus polisi lantaran tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur secara berulang kali. Berdasarkan keterangan kepolisian, kronologi bermula saat tersangka tidur dalam satu kamar bersama korban dan anak laki-lakinya yang masih berusia […]

    Bagikan
expand_less