Berita Terkini
Trending Tags

Penyelidikan Keracunan Massal Jalan Ditempat, Polres Madiun Tunggu Hasil Lab Polda

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG Cinta Anak Klecorejo Kecamatan Mejayan, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dari tiga SD negeri di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, hingga kini belum menemukan titik terang. Lebih dari sepekan berlalu, hasil uji laboratorium atas sampel makanan yang dikirim Polres Madiun masih belum keluar.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengatakan proses pemeriksaan sampel masih berlangsung di laboratorium Polda Jawa Timur. “Hasil lab sampel makanan belum keluar,” kata Agus lewat pesan WhatsApp, Jumat (05/12/2025).

Ia menjelaskan, pemeriksaan laboratorium membutuhkan waktu 7–10 hari, bergantung pada jenis analisis yang dilakukan. Meski sampel dikirim oleh Polres, penentuan sanksi terhadap pihak penyedia makanan bukan menjadi kewenangan kepolisian daerah.

“Hasil lab nanti kita kirim ke BGN Pusat. Yang menentukan sanksi terkait SPPG itu BGN Pusat. Kita hanya mengambil dan mengirim sampel,” ujarnya.

Kasus keracunan ini terjadi pada Kamis (27/11/2025), ketika 51 siswa mengalami mual, pusing, dan muntah setelah mengonsumsi menu program SPBG yang dipasok SPPG Cinta Anak Klecorejo. Penyedia makanan tersebut kini menjadi sorotan karena dugaan kuat sebagai sumber pemicu keracunan.

Selain menunggu hasil lab dari Polda, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun juga masih menantikan hasil uji sampel yang dikirim ke BLK Provinsi Jawa Timur. Hingga kini kedua lembaga itu belum dapat memastikan waktu rilis hasil resmi.

Apabila uji laboratorium menemukan unsur kelalaian atau pelanggaran keamanan pangan, SPPG Cinta Anak Klecorejo dan pihak terkait berpotensi dikenai sanksi administratif hingga pidana sesuai penilaian BGN Pusat. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Hari Dibawa Kabur Kumbang, Tim Reaksi Cepat Distrik Buruway Berhasil Menjemput Melati

    4 Hari Dibawa Kabur Kumbang, Tim Reaksi Cepat Distrik Buruway Berhasil Menjemput Melati

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kaimana – Tim reaksi cepat Distrik Buruway, Kaimana, Papua Barat, berhasil menjemput kembali anak perempuan dibawah umur yang dibawa kabur seorang lelaki. Korban ini sebut saja Melati (17) dibawa kabur oleh pacarnya si Kumbang (22) selama 4 hari. Kapolres Kaimana, AKBP Gadug Kurniawan membenarkan kejadian tersebut. Korban saat ini sudah diserahkan pada orang […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Sosial dan Dorong Kemandirian Warga Rentan

    Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Sosial dan Dorong Kemandirian Warga Rentan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa  mengunjungi Kabupaten Ponorogo, Rabu (14/05/2025), dalam rangkaian acara SAPA BANSOS. Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo pukul 11.30 WIB, Gubernur secara simbolis menyerahkan Bantuan Sosial dan Tali Asih bagi Pilar-Pilar Kesejahteraan Sosial tahun 2025. Dalam sambutannya, Gubernur khofifah menyoroti pentingnya intervensi produktif dalam penanganan […]

    Bagikan
  • Hasil Lab Menu SPPG Demangan 4 Ditemukan Kontaminasi Kuman, Sanksi Kewenangan BGN

    Hasil Lab Menu SPPG Demangan 4 Ditemukan Kontaminasi Kuman, Sanksi Kewenangan BGN

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Demangan, Kota Madiun beberapa waktu lalu telah diterima Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) setempat. Hasilnya menunjukkan adanya kontaminasi kuman pada sampel makanan.  Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun, dr. Denik […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga Stop Orderan

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga Stop Orderan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia| Magetan – Memasuki masa persiapan tahun ajaran baru 2026/2027, permintaan jasa jahit seragam sekolah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami lonjakan signifikan. Tingginya pesanan membuat sejumlah penjahit kewalahan memenuhi permintaan pelanggan, bahkan sebagian memilih menghentikan sementara penerimaan order baru agar kualitas pekerjaan tetap terjaga. Salah satu penjahit yang merasakan lonjakan tersebut adalah Edi Purwanto, […]

    Bagikan
  • Dinas Perdagangan Tertibkan Ratusan Kios Pasar yang Disewakan Ilegal

    Dinas Perdagangan Tertibkan Ratusan Kios Pasar yang Disewakan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun melakukan langkah tegas dengan menutup sekaligus menyegel 356 kios dan los pasar Senin (25/08/2025). Tindakan ini ditempuh setelah ditemukan pelanggaran berupa pemilik Surat Izin Penempatan (SIP) yang menyewakan lapaknya kepada pihak lain tanpa izin resmi. Menurut Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kota Madiun, Puguh Supardijanto, jumlah […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Pilih Doa Bersama dan Sholawatan Sambut Tahun Baru 2026

    Pemkab Madiun Pilih Doa Bersama dan Sholawatan Sambut Tahun Baru 2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memilih mengisi pergantian Tahun Baru dengan doa bersama dan sholawatan di Alun-alun Kabupaten Madiun. Alih-alih pesta kembang api, kegiatan ini digelar sebagai bentuk keprihatinan sekaligus doa untuk masyarakat di sejumlah daerah yang terdampak musibah. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan bahwa doa bersama tersebut diharapkan menjadi ikhtiar spiritual agar […]

    Bagikan
expand_less