Pastikan Keamanan Penumpang, Terminal Purboyo Gelar Screening Kesehatan untuk Kru Bus dan Ojek
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Rabu, 10 Des 2025
- visibility 53
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Menyambut momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, para sopir bus, ojek, hingga taksi di Terminal Tipe A Purboyo Madiun menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap pada Rabu (10/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama puncak mobilitas Nataru.
Kepala Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan. Sasaran utama adalah para kru bus, namun komunitas terminal lainnya seperti sopir taksi, ojek, pedagang kios, hingga agen juga turut menjalani pemeriksaan.
“Ini sudah mendekati kegiatan Nataru, jadi kita bekerja sama dengan Pemkot Madiun khususnya Dinas Kesehatan untuk melakukan tes kesehatan. Yang terutama kru bus, tapi komunitas terminal lainnya juga ikut. Tujuannya untuk memastikan mereka benar-benar fit sebelum berangkat,” jelasnya.
Selain screening kesehatan, Terminal Purboyo juga menggelar pemeriksaan gratis yang berlangsung setiap hari di Gedung B. Layanan tersebut meliputi tes asam urat, kolesterol, trigliserida, hingga gula darah.
Imron menambahkan bahwa pihaknya juga baru saja melaksanakan ramp check bersama Ditlantas Polda Jatim, didampingi Satlantas Polres Madiun Kota. Pemeriksaan itu khusus dilakukan untuk armada tambahan yang akan beroperasi saat arus balik.
“Mulai arus balik nanti kemungkinan ada armada tambahan, khususnya untuk non-ekonomi jurusan Jakarta. Puncak arus balik diperkirakan tanggal 4. Kita pastikan semua armada tidak ada yang terlangkah dan memenuhi syarat uji teknis maupun administrasi,” terangnya.
Ia menyebut jumlah armada yang beroperasi saat libur panjang dapat mencapai 800 unit, terutama rute Surabaya dan Yogyakarta. Karena itu pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi para sopir menjadi kewajiban.
“Tujuan pemeriksaan ini memastikan para sopir tidak terlibat narkoba. Tes urin dilakukan untuk ratusan pengemudi. Kalau semuanya diperiksa tentu waktunya tidak cukup karena jumlah driver bisa mencapai 700,” tambahnya.
Tak hanya itu, Terminal Purboyo juga menyiapkan fasilitas baru berupa area bitpoint agar penumpang tidak perlu menunggu jauh dari terminal dan terpapar cuaca.
Sementara itu, drg. Priyo Raharjo, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Dinkes PPKB Kota Madiun, menjelaskan bahwa pemeriksaan hari ini meliputi tes tensi, lingkar perut, urin untuk deteksi narkoba, hingga tes kadar alkohol.
“Kita kolaborasi dengan instansi lintas sektor. Pemeriksaan ini penting agar perjalanan masyarakat aman dan nyaman. Kondisi kesehatan sopir itu sangat memengaruhi keselamatan,” ungkapnya.
Menurut Priyo, tensi tinggi adalah temuan paling umum pada para sopir. “Mobilitas sopir luar biasa, aktivitasnya tinggi, jadi cenderung mengalami hipertensi. Jika tensi tinggi, sebaiknya sopir istirahat dulu sebelum melanjutkan perjalanan,” pungkasnya.
Dengan serangkaian pemeriksaan ini, Terminal Purboyo memastikan seluruh armada dan pengemudinya siap memberikan layanan yang aman selama musim liburan Nataru 2025. (Sur/Krs)
- Penulis: Kriswanto



