Jembatan Garuda Penghubung Ponorogo-Trenggalek Mulai Dibangun
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 39
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, memasuki tahap pengecoran pada Selasa (7/7/2026). Jembatan tersebut diproyeksikan menjadi jalur alternatif strategis yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Trenggalek.
Proses pengecoran dilakukan secara gotong royong oleh prajurit Kodim 0802/Ponorogo bersama warga setempat sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, keberadaan Jembatan Garuda memiliki nilai strategis karena akan meningkatkan konektivitas antara Ponorogo dan Trenggalek.
“Jembatan yang saat ini dibangun di Desa Tempuran akan menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Trenggalek. Tentu nilai ini sangat strategis untuk kedua wilayah,” kata Untoro.
Menurutnya, kehadiran jembatan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan desa-desa di sekitarnya melalui kemudahan akses transportasi dan mobilitas masyarakat.
“Harapannya, desa-desa sekitar akan semakin maju dan kesejahteraan warganya juga terangkat. Karena paling tidak, ini nanti akan mempermudah berbagai aktivitas warga, baik untuk perekonomian, pendidikan, pertanian, dan sektor-sektor lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, akses yang lebih baik akan mempermudah masyarakat memasarkan hasil pertanian maupun melakukan aktivitas ekonomi antardesa.
“Khusus untuk perekonomian, paling tidak nantinya warga dapat saling berjualan atau menjual hasil panennya ke desa-desa sekitarnya dengan lebih mudah,” lanjutnya.
Untoro juga menilai keterlibatan warga dalam pembangunan menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan program pembangunan di wilayah Korem 081/DSJ.
Sementara itu, warga Desa Tempuran, Yanto (53), mengaku menyambut baik pembangunan Jembatan Garuda. Ia berharap jembatan tersebut dapat memangkas waktu tempuh sekaligus mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Terima kasih sekali atas program Jembatan Garuda ini, program dari Bapak Presiden Prabowo,” ujar Yanto.
Menurutnya, akses yang lebih baik akan memberikan manfaat bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk menuju sekolah, pasar, lahan pertanian, maupun kantor desa.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini akan membuat akses menjadi jauh lebih mudah. Mau ke sekolah, ke pasar, ke sawah, sampai ke kantor desa, semuanya melewati jalur ini. Program ini benar-benar sangat membantu,” pungkasnya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





