Berita Terkini
Trending Tags

Mengisi Celah Pendidikan Formal, PKBM Daarul Ahkaam Rawat Akses Belajar Warga Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kegiatan Belajar Mengajar di PKBM Daarul Ahkaam, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Daarul Ahkaam menjadi salah satu ruang penting bagi warga yang selama ini berada di luar jangkauan pendidikan formal. Berdiri sejak 2003, lembaga pendidikan non-formal yang berlokasi di Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ini kini menampung hampir 250 warga belajar melalui program kesetaraan Paket B dan Paket C.

Kepala PKBM Daarul Ahkaam, Muhammad Faiq, mengatakan lembaganya mengusung prinsip pendidikan inklusif dan pembelajaran sepanjang hayat. Sasaran utama masyarakat yang putus sekolah, memiliki keterbatasan akses, atau membutuhkan pola belajar lebih fleksibel.

“PKBM berperan sebagai jembatan untuk menutup kesenjangan pendidikan. Program yang kami jalankan setara sekolah formal, tetapi lebih lentur dan mengikuti kebutuhan warga belajar,” ujar Faiq Senin (08/12/2025).

Model pendidikan berbasis kebutuhan itu tidak hanya menargetkan kelulusan setara SMP dan SMA. Namun juga memberi ruang bagi peserta untuk mengembangkan minat, bakat, dan keterampilan yang relevan secara ekonomi. Menurut Faiq, pendekatan tersebut penting agar pendidikan non-formal tidak berhenti pada pemberian ijazah, tetapi juga mendorong kemandirian warga.

Selain program kesetaraan, PKBM Daarul Ahkaam menyediakan sejumlah pelatihan keterampilan yang diarahkan pada peningkatan kapasitas sosial dan ekonomi warga. Faiq menegaskan, keberadaan PKBM tidak dimaksudkan menggantikan sekolah formal, melainkan menjadi pelengkap bagi mereka yang tidak terakomodasi oleh sistem pendidikan arus utama.

“Pertanyaannya bukan siapa yang lebih baik, tetapi bagaimana memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang adil untuk belajar,” tambah Faiq.

Inisiatif PKBM seperti Daarul Ahkaam menunjukkan pentingnya pendidikan non-formal dalam memperluas akses belajar. Lebih utama bagi kelompok yang selama ini terpinggirkan. Dengan pendekatan yang lebih adaptif, lembaga ini mengisi celah yang sering luput dari kebijakan pendidikan formal dan memberi ruang tumbuh bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • WOW !! Nata Hotel Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Ngawi

    WOW !! Nata Hotel Jadi Hotel Bintang Empat Pertama di Ngawi

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Bagi pendatang maupun wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Ngawi kini tidak perlu bingung lagi mencari hotel untuk bermalam. Kini, di Kabupaten Ngawi resmi mempunyai hotel Bintang Empat pertama di pusat kota setelah dilaksanakan Grand Opening Nata Hotel Ngawi pada Senin (03/02/2025) lalu. Nata Hotel Ngawi dilengkapi 90 kamar eksklusif yang […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait besaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Kabupaten Magetan beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi percakapan pada Sabtu (14/3/2026). Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa THR yang diterima para pegawai tidak mencapai satu juta rupiah, melainkan hanya berada di […]

    Bagikan
  • Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Ngawi terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (13/1/2025) tercatat sudah ada 714 kasus PMK dengan 91 ekor ternak yang mati akibat wabah tersebut. Meskipun demikian, 381 ekor ternak dilaporkan sudah sembuh dari penyakit ini. “Wabah PMK memang sudah meluas tidak […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Tinjau Pelaksanaan Tes Terstandar SPMB Jalur Prestasi Tingkat SMP

    Wali Kota Madiun Tinjau Pelaksanaan Tes Terstandar SPMB Jalur Prestasi Tingkat SMP

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, melakukan peninjauan langsung ke salah satu lokasi pelaksanaan tes terstandar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi tingkat SMP di Kota Madiun PADA Jumat (23/05/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tes berjalan lancar dan sesuai prosedur. “Kota Madiun menjadi satu-satunya di Jawa Timur yang menerapkan […]

    Bagikan
  • Danrem Untoro Tegaskan Komitmen TNI Sukseskan Program Kopdes merah Putih

    Danrem Untoro Tegaskan Komitmen TNI Sukseskan Program Kopdes merah Putih

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di pedesaan. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari upaya pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan kemandirian […]

    Bagikan
  • Memasuki Tahun Ajaran baru, Penjahit di Kota Madiun Kebanjiran Pesanan Seragam Sekolah

    Memasuki Tahun Ajaran baru, Penjahit di Kota Madiun Kebanjiran Pesanan Seragam Sekolah

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tahun ajaran baru 2025/2026 membawa berkah tersendiri bagi para penjahit di Kota Madiun. Salah satunya dirasakan oleh Sri Purwantini (39), penjahit rumahan yang tinggal di Jalan Terate Gang Tengah, RT 18 RW 06, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Sejak awal tahun ajaran baru, ia mengaku kebanjiran pesanan seragam sekolah dari berbagai […]

    Bagikan
expand_less