Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Tambang Ilegal di Jenangan Ponorogo Rusak Lahan dan Bantaran Sungai

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi tambang pasir yang merusak lahan dan bantaran sungai (foto : istimewa)

Sinergia | Ponorogo – Aktivitas pertambangan ilegal di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai dikeluhkan masyarakat. Selain merusak lahan perkebunan warga, aktivitas tersebut juga diduga mengganggu bantaran sungai akibat pengurukan yang dijadikan akses keluar masuk truk tambang.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, area pertambangan ilegal berada di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Sejumlah titik lahan dengan luas sekitar 1.400 meter persegi tampak terkupas dan diduga menjadi lokasi pengerukan material oleh perusahaan tambang yang beroperasi tanpa mengantongi izin resmi.

Tak hanya itu, bantaran sungai di sekitar lokasi juga terlihat diurug. Pengurukan tersebut diduga sengaja dilakukan untuk mempermudah akses kendaraan berat menuju area tambang. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena dinilai berpotensi mengganggu aliran sungai serta meningkatkan risiko longsor, terutama saat musim hujan.

Salah satu warga terdampak, Anas Karunia Ilahi, mengaku batas lahan miliknya ikut dikeruk tanpa sepengetahuannya. Akibatnya, sejumlah tanaman yang berada di sekitar lahan tersebut ikut rusak dan terseret longsor.

“Saya tidak pernah memberi izin. Tiba-tiba tanah di batas lahan saya sudah terkikis, tanaman juga banyak yang rusak karena longsor,” ujar Anas kepada Sinergia.

Anas berharap aktivitas pertambangan tersebut benar-benar dihentikan dan ada pemulihan terhadap lahan yang sudah terlanjur rusak.

Sementara itu, Camat Jenangan, Sugeng Prasetyo, menegaskan bahwa aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya telah ditutup. Penutupan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak kecamatan dan warga setempat. “Aktivitas pertambangan yang tidak berizin di Desa Plalangan sudah kami tutup. Itu hasil kesepakatan bersama warga,” tegas Sugeng.

Terkait pengurukan bantaran sungai yang digunakan sebagai akses jalan tambang, Sugeng menyebut pihak kecamatan akan melakukan langkah konservasi dan pemulihan lingkungan guna mencegah dampak yang lebih luas.

“Kami akan melakukan konservasi dan pemulihan lingkungan, terutama di bantaran sungai, agar tidak menimbulkan risiko banjir atau longsor ke depannya,” tambahnya.

Image Not Found
luas tambang yang viral di media sosial ,lokasi di Desa Ngrogung ,Kecamatan Ngebel, Ponorogo (foto:tangkap layar )

Sebelumnya, di media sosial sempat viral maraknya tambang pasir galian C ilegal di wilayah pinggiran Kabupaten Ponorogo. Bahkan, beberapa titik disebut berada di bawah kawasan wisata Telaga Ngebel, yang memicu perhatian publik dan kekhawatiran akan dampak lingkungan jangka panjang.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Ular Bersarang di Gudang Rumah Warga, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi photo_camera 3

    Dua Ular Bersarang di Gudang Rumah Warga, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda penghuni rumah milik Arif Nugroho di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Magetan. Hal itu setelah seekor ular tiba-tiba ditemukan di dalam gudang penyimpanan barang. Penemuan tersebut bermula saat adik penghuni rumah hendak ke kamar mandi dan melihat sosok yang dikira tokek. Namun setelah dicek justru tampak seekor ular berukuran cukup […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD, Rabu (25/2/2026). Dua Raperda tersebut mengatur tentang Penanaman Modal serta Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan bersama antara pimpinan DPRD dan Bupati Madiun sebagai tahap […]

    Bagikan
  • Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Madiun Luncurkan Kampung Kendali Penyakit Tidak Menular

    Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Madiun Luncurkan Kampung Kendali Penyakit Tidak Menular

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Madiun terus digencarkan. Salah satunya melalui peresmian Kampung Kendali PTM yang berada di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (20/11/2025). Program ini diinisiasi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. […]

    Bagikan
  • Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

    Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah perusahaan produsen alat mesin pertanian (alsintan) asal Madiun terpaksa menyerahkan empat unit mesin panen atau combine harvester sebagai jaminan tunggakan pajak. Ironisnya, mesin tersebut merupakan bagian dari ribuan unit alsintan yang pernah dijanjikan dibeli masa Presiden RI ke-7 Joko Widodo, namun hingga kini tak kunjung terwujud. Empat unit combine harvester […]

    Bagikan
  • Keseruan BA Aisyiyah Mangkujayan Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Ponorogo

    Keseruan BA Aisyiyah Mangkujayan Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) BA Aisyiyah Mangkujayan, Ponorogo, melakukan kunjungan edukatif ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan sejak dini pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dalam kunjungan tersebut, anak-anak mendapatkan materi edukasi kebencanaan langsung dari petugas BPBD. Mereka dikenalkan berbagai peralatan penanggulangan bencana, […]

    Bagikan
  • Forkopimcam Geger Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Wilayah Bareng Pesilat

    Forkopimcam Geger Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Wilayah Bareng Pesilat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Geger, Kabupaten Madiun, menggelar pertemuan rutin guna memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan yang diikuti para kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perwakilan komunitas Kampung Pesilat itu juga menjadi upaya mendukung visi Pemerintah Kabupaten Madiun, yakni […]

    Bagikan
expand_less