Berita Terkini
Trending Tags

Dana Habis, Lima Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Berhenti Operasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
salah satu sppg di wilayah kecamatan kawedanan yang menutup operasionalnya di akhir tahun 2025., Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun anggaran, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mengalami hambatan serius. Lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan kegiatan produksi dan distribusi karena dana operasional telah habis.

Penghentian sementara ini bukan disebabkan kurangnya penerima manfaat, melainkan keterlambatan pencairan dana yang seluruhnya bersumber dari pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Dampaknya, dapur-dapur yang biasanya aktif setiap hari kini tidak beroperasi.

Lima SPPG yang berhenti sementara berada di Plaosan, Kawedanan Mojorejo, Ngariboyo Banjarejo 01, Kawedanan Genengan, dan Takeran Jomblang. Seluruhnya menghentikan layanan pada pekan terakhir Desember.

Sekretaris Daerah Magetan sekaligus Ketua Satgas Percepatan Program MBG, Wely Kristianto, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, penghentian operasional terjadi karena seluruh anggaran yang tersedia sudah terserap.

“Yang tidak beroperasi itu karena anggarannya memang sudah habis,” jelas Wely, Rabu (24/12/2025).

Ia menegaskan bahwa pemkab tidak memiliki ruang untuk melakukan intervensi anggaran, sebab pendanaan program sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat melalui BGN. Kondisi serupa juga terjadi di beberapa wilayah lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Rata-rata penghentian ini berkaitan dengan habisnya anggaran atau penyesuaian administrasi menjelang akhir tahun. Kebijakan BGN juga mengatur bahwa seluruh sisa dana wajib dikembalikan ke kas negara paling lambat 31 Desember 2025.

Penghentian layanan ini langsung dirasakan keluarga penerima, terutama orang tua siswa yang sebelumnya mengandalkan MBG untuk pemenuhan gizi harian. Sulastri (34), warga Plaosan, mengaku kecewa karena layanan berhenti bertepatan dengan akhir tahun. “Programnya nasional, tapi berhentinya pas akhir tahun juga. Anak-anak kan butuh makan setiap hari, nggak bisa menunggu anggaran,” ungkapnya.

Senada, Wahyudi (41), warga Kawedanan, menilai bantuan MBG sangat berarti bagi keluarga berpenghasilan rendah. “Selama program ini jalan, sangat membantu. Tapi saat berhenti begini ya terasa sekali. Kebutuhan gizi seperti kalah dengan administrasi,” ujarnya.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh SPPG akan kembali beroperasi pada awal tahun anggaran baru, yakni Januari 2026. Namun hingga layanan pulih, masyarakat termasuk orang tua siswa, ibu hamil, dan balita diminta memahami kondisi tersebut meski kebutuhan gizi tetap berjalan setiap hari.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Parkir Magetan Nyaris Penuhi Target, Tetapi Potensi Belum Tergarap Maksimal

    PAD Parkir Magetan Nyaris Penuhi Target, Tetapi Potensi Belum Tergarap Maksimal

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Magetan dari sektor parkir sepanjang tahun 2025 hampir mencapai 100 persen. Dua organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola parkir yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Perhubungan (Dishub), mencatat realisasi mendekati target sejak awal tahun. Disperindag Magetan mencatat PAD parkir pasar hampir menembus angka maksimal. Target awal […]

    Bagikan
  • 28 Jemaah Haji Khusus dan 6 Haji Furoda Sindo Wisata Berangkat Menuju Tanah Suci

    28 Jemaah Haji Khusus dan 6 Haji Furoda Sindo Wisata Berangkat Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Labbaik allahumma labbaik labbaika la syarika laka labbaik. Lantunan talbiyah menggema di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun pada Selasa (27/05/2025), dimana 28 jemaah haji khusus dan 6 jemaah haji furoda Sindo Wisata bersiap berangkat ke tanah suci. Kegiatan diawali dengan sholat safar dan doa bersama. Suasana haru pun terpancar […]

    Bagikan
  • Atasi Kemacetan, Dishub Kota Madiun Terapkan Sistem Satu Arah Bagi Kendaraan Roda Empat di Jalan Kapuas

    Atasi Kemacetan, Dishub Kota Madiun Terapkan Sistem Satu Arah Bagi Kendaraan Roda Empat di Jalan Kapuas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan Jalan Kapuas, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penataan ulang sistem lalu lintas di area tersebut. Terhitung mulai 1 Juli 2025, Jalan Kapuas resmi diberlakukan sebagai jalur satu arah khusus kendaraan roda empat, dari arah timur ke barat. Kebijakan ini bukan keputusan […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

    Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah menyiapkan terobosan baru untuk menumbuhkan ekosistem wisata. Program itu diberi nama Karisma Event Ponorogo atau disingkat Kepo. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, melalui Kepo pihaknya ingin setiap desa mampu menghadirkan event wisata unggulan yang konsisten, kreatif, dan memiliki kekhasan lokal. Karena itu, ia telah meminta Dinas […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
  • Jembatan Ambrol di Madiun Akhirnya Ditangani, Target 3 Pekan Bisa Dilalui

    Jembatan Ambrol di Madiun Akhirnya Ditangani, Target 3 Pekan Bisa Dilalui

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai melakukan penanganan darurat terhadap jembatan ambrol di Desa Glonggong, Dusun Plumpung, Kecamatan Balerejo. Infrastruktur vital yang sempat memutus akses warga itu ditargetkan bisa kembali difungsikan dalam waktu dekat, meski dengan keterbatasan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less