Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 484
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebun Melon Hidroponik Greenhouse Paman Jack banyak dikunjungi wisatawan saat liburan nataru, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Di sudut Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur deretan tanaman melon tumbuh rapi di dalam bangunan greenhouse. Bukan ladang luas dengan tanah terbuka, melainkan sistem hidroponik yang bersih, tertata, dan terbuka untuk siapa saja yang ingin memetik langsung buahnya.

Greenhouse Paman Jack demikian warga menyebutnya menawarkan wisata edukasi petik melon hidroponik. Tempat ini mulai berdiri pada akhir 2023 dan perlahan menjadi destinasi alternatif bagi warga Madiun dan sekitarnya yang ingin merasakan pengalaman memetik buah langsung dari kebun.

Pengelola greenhouse, Marjoko, bukanlah petani melon sejak awal. Ia puluhan tahun bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan, menggeluti pekerjaan sebagai mekanik pabrik. Rasa jenuh dan keinginan pulang kampung menjadi titik awal perubahan hidupnya.

“Dua tahun sebelum pulang, saya sering lihat YouTube. Tertarik budidaya melon hidroponik karena lahan sempit tapi hasilnya bisa maksimal,” ujar Marjoko saat ditemui, Sabtu (26/12/2025).

Setibanya di kampung halaman, Marjoko tak sekadar mencoba bertanam. Ia memilih konsep wisata edukasi agar kebunnya memberi nilai lebih bagi desa. Saat ini, pengunjung bebas memilih dan memetik sendiri melon yang diinginkan, kemudian menimbangnya di kasir dengan harga Rp. 25.000 per kilogram.

Di dalam greenhouse, sedikitnya empat varietas melon dibudidayakan: Adinda, Yellow Emperor, Koreana, dan Inthanon. Beberapa varietas lain seperti Lavender, Sweet Net, dan Bushami juga mulai dikembangkan. “Kalau wisata petik, harus banyak jenis supaya orang penasaran datang,” kata Marjoko.

Keputusan membuka wisata petik melon bukan tanpa alasan. Menurutnya, menjual hasil panen ke tengkulak kerap membuat petani berada di posisi lemah, terutama soal harga dan standar kualitas.

“Kalau ke tengkulak itu harganya lebih murah, masih ada sistem sortir. Takutnya banyak yang nggak masuk. Kalau wisata begini, orang datang sendiri ke sini,” ujarnya.

Saat ini, greenhouse kedua yang dikelola Marjoko memiliki populasi sekitar 800 tanaman melon. Selain menjadi sumber penghasilan, tempat ini juga diharapkan mampu memantik geliat ekonomi dan wisata desa.

Salah satu pengunjung, Nita, mengaku mengetahui keberadaan Greenhouse Paman Jack dari banner yang terpasang di depan Rumah Makan Selempung. Rasa penasaran membawanya datang seusai kegiatan PKK.

“View-nya bagus, dari kebun langsung. Lebih fresh dan dekat dari rumah,” ujar Nita sambil membawa melon jenis Inthanon yang baru dipetiknya. Menurutnya, harga Rp25 ribu per kilogram masih tergolong terjangkau dengan kualitas rasa yang manis.

Di tengah keterbatasan lahan dan tantangan pertanian modern, Greenhouse Paman Jack menjadi contoh bagaimana ide, pengalaman, dan teknologi sederhana bisa berpadu. Dari perjalanan seorang mantan TKI, lahir ruang belajar sekaligus wisata yang menumbuhkan harapan baru bagi Desa Kuwiran.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Kabupaten Madiun memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan petani hingga akhir 2025. Jumlah yang diterima bahkan melebihi usulan awal pemerintah daerah. Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Parna, menjelaskan bahwa penambahan alokasi dan proses pengadaan sepenuhnya diatur Kementerian Pertanian […]

    Bagikan
  • Semangat Kemerdekaan RI, Prajurit Brimob Bagi-Bagi Bendera Merah Putih

    Semangat Kemerdekaan RI, Prajurit Brimob Bagi-Bagi Bendera Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur mengadakan kegiatan berbagi bendera merah putih kepada para pengendara di Kota Madiun pada Minggu (03/08/2025). Kegiatan ini dilakukan di ruas Jalan Pahlawan dan melibatkan personel Brimob yang menyapa pengendara dengan ramah sembari menyerahkan […]

    Bagikan
  • Dua Narapidana Kasus Pembunuhan Bebas Berkat Amnesti Presiden

    Dua Narapidana Kasus Pembunuhan Bebas Berkat Amnesti Presiden

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dua narapidana kasus pembunuhan di Lapas Kelas I Madiun, berinisial A dan M, resmi dibebaskan usai memperoleh amnesti dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pembebasan dilakukan pada Sabtu (02/08/2025), membawa haru bagi keduanya setelah bertahun-tahun menjalani hukuman masing-masing selama 13 tahun dan 5 tahun. Kebebasan A dan M berdasarkan Keputusan […]

    Bagikan
  • KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan tenaga kerja asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ironisnya, 2 tersangka diantaranya merupakan mantan Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK). Hal itu disampaikan dalam konfrensi pers oleh Pelaksana Harian (Plh) […]

    Bagikan
  • Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Publik Kabupaten Magetan beberapa hari terakhir ini dibuat geger oleh beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri berinisial DN dan LJ. Ironisnya, video tersebut diduga diperjualbelikan oleh DN di grub Telegram. Hal itu sangat disayang dan meresahkan warga Magetan, khususnya di wilayah Kecamatan Barat yang mengenali si pelaku. “Sekitar […]

    Bagikan
  • Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia kecantikan dan perawatan kulit mendapat angin segar di Kota Madiun. Sabtu (02/08/2025), ballroom Hotel Mercure menjadi saksi kemeriahan Grandskin Summit Madiun, sebuah acara perkenalan produk skincare yang kini resmi hadir di kota ini. Acara ini menjadi momentum penting dalam peluncuran produk-produk dari Grandskin, merk skincare yang digagas oleh tiga […]

    Bagikan
expand_less