Berita Terkini
Trending Tags

Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 414
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebun Melon Hidroponik Greenhouse Paman Jack banyak dikunjungi wisatawan saat liburan nataru, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Di sudut Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur deretan tanaman melon tumbuh rapi di dalam bangunan greenhouse. Bukan ladang luas dengan tanah terbuka, melainkan sistem hidroponik yang bersih, tertata, dan terbuka untuk siapa saja yang ingin memetik langsung buahnya.

Greenhouse Paman Jack demikian warga menyebutnya menawarkan wisata edukasi petik melon hidroponik. Tempat ini mulai berdiri pada akhir 2023 dan perlahan menjadi destinasi alternatif bagi warga Madiun dan sekitarnya yang ingin merasakan pengalaman memetik buah langsung dari kebun.

Pengelola greenhouse, Marjoko, bukanlah petani melon sejak awal. Ia puluhan tahun bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan, menggeluti pekerjaan sebagai mekanik pabrik. Rasa jenuh dan keinginan pulang kampung menjadi titik awal perubahan hidupnya.

“Dua tahun sebelum pulang, saya sering lihat YouTube. Tertarik budidaya melon hidroponik karena lahan sempit tapi hasilnya bisa maksimal,” ujar Marjoko saat ditemui, Sabtu (26/12/2025).

Setibanya di kampung halaman, Marjoko tak sekadar mencoba bertanam. Ia memilih konsep wisata edukasi agar kebunnya memberi nilai lebih bagi desa. Saat ini, pengunjung bebas memilih dan memetik sendiri melon yang diinginkan, kemudian menimbangnya di kasir dengan harga Rp. 25.000 per kilogram.

Di dalam greenhouse, sedikitnya empat varietas melon dibudidayakan: Adinda, Yellow Emperor, Koreana, dan Inthanon. Beberapa varietas lain seperti Lavender, Sweet Net, dan Bushami juga mulai dikembangkan. “Kalau wisata petik, harus banyak jenis supaya orang penasaran datang,” kata Marjoko.

Keputusan membuka wisata petik melon bukan tanpa alasan. Menurutnya, menjual hasil panen ke tengkulak kerap membuat petani berada di posisi lemah, terutama soal harga dan standar kualitas.

“Kalau ke tengkulak itu harganya lebih murah, masih ada sistem sortir. Takutnya banyak yang nggak masuk. Kalau wisata begini, orang datang sendiri ke sini,” ujarnya.

Saat ini, greenhouse kedua yang dikelola Marjoko memiliki populasi sekitar 800 tanaman melon. Selain menjadi sumber penghasilan, tempat ini juga diharapkan mampu memantik geliat ekonomi dan wisata desa.

Salah satu pengunjung, Nita, mengaku mengetahui keberadaan Greenhouse Paman Jack dari banner yang terpasang di depan Rumah Makan Selempung. Rasa penasaran membawanya datang seusai kegiatan PKK.

“View-nya bagus, dari kebun langsung. Lebih fresh dan dekat dari rumah,” ujar Nita sambil membawa melon jenis Inthanon yang baru dipetiknya. Menurutnya, harga Rp25 ribu per kilogram masih tergolong terjangkau dengan kualitas rasa yang manis.

Di tengah keterbatasan lahan dan tantangan pertanian modern, Greenhouse Paman Jack menjadi contoh bagaimana ide, pengalaman, dan teknologi sederhana bisa berpadu. Dari perjalanan seorang mantan TKI, lahir ruang belajar sekaligus wisata yang menumbuhkan harapan baru bagi Desa Kuwiran.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sparta Pena FC Melaju ke Semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 Usai Tundukkan Senkom Polri 4-2

    Sparta Pena FC Melaju ke Semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 Usai Tundukkan Senkom Polri 4-2

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sparta Pena FC memastikan langkah ke babak semifinal Kapolres Madiun Cup 2026 setelah menundukkan Senkom Polri dengan skor 4-2 pada laga perempat final di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Jumat (12/6/2026). Tim yang diperkuat para jurnalis Madiun itu menang berkat penampilan gemilang Gatot Setiaki. Striker andalan Sparta Pena FC tersebut mencetak […]

    Bagikan
  • Stabilkan Harga Pangan, Wamentan Sudaryono : Operasi Pasar Dimasifkan Selama Ramadhan dan Lebaran 

    Stabilkan Harga Pangan, Wamentan Sudaryono : Operasi Pasar Dimasifkan Selama Ramadhan dan Lebaran 

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono berkunjung ke Kota Madiun, yang tepatnya di food court pasar sleko pada Selasa malam, 25/2/2025. Dalam kesempatan ini, Sudaryono menegaskan dalam menjaga kestabilan harga bahan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan Lebaran akan melakukan operasi pasar.  Menurutnya, operasi pasar ini bertujuan untuk memastikan harga sembako tetap […]

    Bagikan
  • Diduga Tabung Gas LPG Bocor, Dapur Alda Hanafi Hangus

    Diduga Tabung Gas LPG Bocor, Dapur Alda Hanafi Hangus

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah rumah di Dusun Pandansili, Desa Banyukambang, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, mengalami kebakaran pada Sabtu malam (8/3/2025). Insiden ini diduga disebabkan oleh kebocoran tabung gas LPG yang berada di dapur rumah korban. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Menurut laporan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran […]

    Bagikan
  • Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

    Permintaan Pisang Raja Meningkat Jelang Maulid, Harga di Pasar Magetan Ikut Terdongkrak

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW turut membawa dampak terhadap aktivitas perdagangan pisang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Memasuki bulan Maulid, permintaan pisang, khususnya pisang raja, meningkat karena banyak digunakan untuk keperluan genduren, selamatan, hingga berbagai acara adat masyarakat. Meningkatnya permintaan tersebut ikut mendorong harga pisang raja di tingkat pedagang. […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Tutup Jalur Magetan–Bendo Polsek dan BPBD Lakukan Evakuasi

    Pohon Tumbang Tutup Jalur Magetan–Bendo Polsek dan BPBD Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Magetan Minggu (26/10/2025) siang, mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang di Jalan Bupati Sudibyo, tepatnya masuk Desa Tambakrejo. Batang pohon yang tumbang melintang di jalur utama penghubung Magetan–Bendo sempat membuat arus lalu lintas terhenti sementara. Mendapat laporan warga, personel Polsek Magetan bersama tim […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Jetis Ditutup Selama Dua Pekan, Pemkab Ponorogo Cegah Wabah PMK

    Pasar Hewan Jetis Ditutup Selama Dua Pekan, Pemkab Ponorogo Cegah Wabah PMK

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menutup operasional Pasar Hewan Jetis mulai 8 hingga 21 Januari 2025. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang semakin meluas di wilayah tersebut. Penutupan ini diumumkan melalui surat edaran Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) tertanggal 6 Januari 2025. […]

    Bagikan
expand_less