Berita Terkini
Trending Tags

Ramai Wisatawan Tahun Baru di Kota Madiun, Dishub Ingatkan Jangan Ada Getok Tarif Parkir

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 237
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto : Ruang TMC Dishub Kota Madiun.

Sinergia | Kota Madiun – Kepadatan lalu lintas diprediksi akan meningkat di wilayah Kota Madiun dalam momen pergantian tahun baru 2026. Jalan Pahlawan akan ditutup untuk kegiatan Car Free Night (CFN) bagi masyarakat. Berbagai hiburan menarik akan disuguhkan Pemerintah Kota Madiun untuk menghibur para wisatawan yang hadir di Pahlawan Street Center (PSC) maupun Alun-Alun Kota Madiun.

“Jalan Pahlawan, tepatnya di PSC mulai sore akan ditutup ya. Untuk kegiatan Car Free Night malam pergantian tahun baru nanti. Kita sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Madiun Kota untuk rekayasa lalu lintasnya,” ujar Subakrie, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun saat dikonfirmasi Rabu (31/12/2025).

Lebih lanjut, sejumlah titik kantong parkir telah disediakan bagi wisatawan yang ingin merayakan pergantian tahun di PSC. Dishub pun mengingatkan agar para juru parkir (Jukir) tidak menarik tarif parkir melebihi ketentuan.

Image Not Found
Foto : kawasan PSC dan Peta informasi rekayasa arus lalulintas jelang pergantian tahun baru 2026

“Kantong parkir sudah disiapkan di ruas-ruas jalan seputar PSC. Kami minta Jukir tidak menarik tarif parkir diatas aturan Perda (Peraturan Daerah-red) yang telah ditetapkan. Kalau motor ya Rp. 2000 kalau mobil Rp. 3.000,” jelasnya.

Untuk parkir kendaraan besar bisa menggunakan area parkir Jalan Jawa dan di Pahlawan Business Center (PBC). Dishub bersama pihak terkait telah memerakan titik rawan kepadatan lalu lintas dalam malam pergantian tahun nanti.

“Kami stand by kan petugas di titik rawan kemacetan dan kepadatan lalu lintas. Juga ada pos pengamanan dan pelayanan bersama instansi terkait ya. Juga kami pantau melalu CCTV yang berada gedung Tragic Management Center (TMC) Dishub,” imbuh Bakrie.

Dishub Kota Madiun mengingatkan agar masyarakat mematuhi arahan petugas dalam berkendara dan meningkatkan kewaspadaan. (Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Ada Luka Di Bagian Kepala

    Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Ada Luka Di Bagian Kepala

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di dalam rumahnya, Senin (26/1/2026) pagi. Korban diketahui bernama Nuraini (55), seorang janda yang tinggal bersama anak pertamanya, Aji Saputra (30). Mayat korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kecurigaan warga muncul setelah Nuraini tidak […]

    Bagikan
  • Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan– Hilangnya salah satu batu nisan di kompleks Makam Ki Ageng Mageti, tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Kabupaten Magetan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Peristiwa tersebut tidak hanya dianggap sebagai kehilangan benda bersejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengungkapkan, berdasarkan […]

    Bagikan
  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
  • 3 Tersangka Dugaan Korupsi PT.INKA Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor

    3 Tersangka Dugaan Korupsi PT.INKA Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Perkara dugaan korupsi di PT. Industri Kereta Api (INKA) Persero telah masuk meja hijau Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (15/1/2025). Dalam pers rilis Kejaksaan Negeri Kota Madiun menerangkan ketiga terdakwa dihadirkan dalam sidang dakwaan diantaranya Budi Novianto selaku Mantan Dirut PT INKA, Syaiful Idham sebagai Direktur Utama PT […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Bongkar 10 Kasus Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

    Polres Magetan Bongkar 10 Kasus Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Operasi Tumpas Semeru 2025 yang digelar Polres Magetan membuahkan hasil signifikan. Dalam kurun Agustus hingga September 2025, jajaran Satresnarkoba berhasil mengungkap 10 kasus penyalahgunaan narkotika dengan total 11 tersangka. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan hasil pengungkapan tersebut dalam konferensi pers di Gedung Pesat Gatra, Senin (22/09/2025). Dari 11 […]

    Bagikan
  • Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang warga negara asing (WNA) asal Irak, Husam Hasan Mustofa harus menelanpilpahit saat hendak mencari keadilan. Bukannya mendapat perlindungan hukum setelah mengaku ditipu rekan bisnisnya, dirinya justru ditangkap petugas Imigrasi Ponorogo karena menyalahgunakan izin tinggal dan kini menanti proses deportasi ke negara asalnya. Pria berusia 43 tahun tersebut ditangkap usai […]

    Bagikan
expand_less