Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Mobil Pick Up Masuk Jurang 15 Meter, Satu dari Tiga Penumpang Meninggal Dunia

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 69
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga dan Petugas berusaha evakuasi korban Mobil Pick Up yang jatu ke dalam jurang (4/1/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Maospati–Goranggareng, Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2026). Sebuah mobil pick up dengan nomor polisi AE 8131 NG terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter dan menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia. Dua penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa ini berlangsung ketika mobil pikap yang dikemudikan Sunarwan, warga Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, melaju dari arah selatan menuju utara. Di dalam kabin, turut serta dua penumpang yang merupakan istri dan anaknya.

Memasuki tikungan Jembatan Semawur, kendaraan tiba-tiba hilang kendali. Dugaan awal polisi menyebutkan ban mobil mengalami selip sehingga membuat laju kendaraan tidak stabil dan akhirnya tercebur ke dasar jurang.

Iptu Sulanjar, Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan, menyampaikan bahwa kendaraan tampak oleng tepat sebelum insiden.

“Di tikungan itu mobil tampak tidak stabil, kemungkinan karena ban selip. Kondisi itulah yang membuat kendaraan akhirnya jatuh ke jurang,” ujarnya.

Image Not Found
Petugas olah TKP dan evakuasi korban Mobil Pick Up yang jatuh ke dalam jurang (4/1/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Korban meninggal diketahui bernama Siti Amanah Islamy (37), warga Desa Kinandang. Ia mengalami luka berat dan meninggal di lokasi kejadian. Dua korban lainnya, yakni pengemudi dan satu penumpang lain, mengalami luka-luka dan segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

“Yang meninggal satu orang, sementara dua lainnya mengalami luka dan sudah dibawa untuk mendapatkan perawatan,” terang Sulanjar.

Petugas Polsek Bendo bersama Unit Laka Satlantas Polres Magetan segera tiba di lokasi usai menerima laporan masyarakat. Evakuasi berjalan cukup sulit lantaran posisi kendaraan berada di dasar jurang dengan kondisi medan curam.

Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Bendo dan RSUD dr. Sayidiman Magetan.

“Setelah pemeriksaan luar selesai, jenazah kami serahkan ke keluarga untuk proses pemakaman,” tambahnya.

Satlantas Polres Magetan mengingatkan para pengguna jalan agar selalu waspada saat melintas di jalur rawan kecelakaan, terutama di tikungan tajam. Pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum digunakan juga menjadi hal penting untuk mencegah kecelakaan serupa. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHK Massal, Serikat Pekerja PT GWI Desak Dialog dengan Manajemen

    PHK Massal, Serikat Pekerja PT GWI Desak Dialog dengan Manajemen

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ratusan buruh PT Global Way Indonesia (GWI), produsen bola resmi Piala Dunia 2022, terancam kehilangan pekerjaan setelah perusahaan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Serikat pekerja mendesak manajemen mempercepat perundingan untuk menjamin kepastian nasib karyawan. Ketua Serikat Pekerja PT GWI Federasi Serikat Buruh Independen, Sunardi, menyebut sekitar 800 lebih […]

    Bagikan
  • 11 Warga Catatkan Aliran Kepercayaan di KTP Sepanjang 2025

    11 Warga Catatkan Aliran Kepercayaan di KTP Sepanjang 2025

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepanjang tahun 2025 ini, sebanyak 11 warga Kabupaten Madiun memilih mencatatkan aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME) dalam KTP mereka. Data itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sayogyo. Ia menegaskan bahwa pencatatan aliran kepercayaan merupakan hak setiap warga negara yang dijamin […]

    Bagikan
  • Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

    Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan (DLHKP) Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam. Meskipun belasan unit TPS 3R telah dibangun, pelaksanaan di lapangan dinilai belum mencerminkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tercatat sedikitnya 22 titik TPS 3R telah berdiri di berbagai wilayah Magetan. Selain […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah merebaknya isu beras oplosan di sejumlah daerah, harga beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terpantau stabil. Baik beras kualitas medium maupun premium belum menunjukkan lonjakan signifikan di tingkat eceran. Pedagang beras di Kecamatan Geger, Muhammad Allan Irnanda Yusuf, menyatakan harga beras medium bertahan di angka Rp13.500 per […]

    Bagikan
  • Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

    Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bayi berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, tengah mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Bayi yang masih sangat rentan itu ditemukan dalam kondisi terluka setelah sempat ditinggal sebentar oleh salah satu anggota keluarganya. Ketika […]

    Bagikan
  • Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Peristiwa tragis terjadi di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Sungai Bengawan Solo yang memisahkan Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, dengan Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan hanyut terseret arus deras pada Senin siang, (30/06/2025). Korban berinisial D.Tb […]

    Bagikan
expand_less