Berita Terkini
Trending Tags

Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi pernikahan dini, Foto : Ilustrasi

Sinergia | Madiun — Fenomena pernikahan dini di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius sepanjang 2025. Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun menunjukkan, kehamilan di luar nikah menjadi faktor dominan yang mendorong remaja mengajukan dispensasi nikah.

Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 63 anak mengikuti konseling dispensasi nikah. Dari jumlah tersebut, 32 anak mengajukan dispensasi karena telah mengalami kehamilan lebih dulu. Angka itu masih tergolong tinggi meski mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Kabupaten Madiun, Yeni Mayawati, menjelaskan bahwa pada 2024 lalu jumlah pengajuan dispensasi nikah juga mencapai 63 anak, dengan 35 di antaranya disebabkan kehamilan di luar nikah.

“Kalau dibandingkan tahun 2024, jumlah yang mengajukan dispensasi nikah sama-sama 63 anak. Namun, untuk kasus yang sudah hamil lebih dulu, tahun 2024 justru lebih banyak, yaitu 35 orang,” ujar Yeni saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Selain faktor kehamilan, Yeni menyebut terdapat 31 anak lain yang mengajukan dispensasi nikah dengan latar belakang beragam. Mulai dari putus sekolah, sudah melakukan hubungan suami istri, hingga kekhawatiran orang tua terhadap pergaulan anak yang dinilai berisiko.

“Sebagian orang tua menganggap pernikahan sebagai satu-satunya solusi, meski anak belum cukup umur. Ada juga yang dipengaruhi pola pengasuhan keluarga,” jelasnya.

DPPKBP3A Kabupaten Madiun, lanjut Yeni, berupaya menekan angka pernikahan dini melalui pendampingan dan konseling intensif. Dalam proses tersebut, pihaknya mendorong agar pernikahan tidak dijadikan solusi instan, mengingat dampak sosial, kesehatan, hingga psikologis yang menyertainya.

“Kami berusaha memberikan pemahaman agar, kalau memungkinkan, anak tidak menikah sebelum waktunya. Setelah konseling, ada juga yang akhirnya mengundurkan diri dan memilih menunda pernikahan,” katanya.

Meski demikian, Yeni menegaskan bahwa keputusan akhir terkait disetujui atau tidaknya dispensasi nikah sepenuhnya berada di tangan Pengadilan Agama Kabupaten Madiun. DPPKBP3A hanya berperan dalam memberikan rekomendasi dan pendampingan konseling kepada para pemohon.

“Untuk arahan kami tetap memediasi agar tidak harus mengajukan dispensasi nikah. Namun, soal disetujui atau tidaknya, itu sepenuhnya kewenangan Pengadilan Agama,” pungkas Yeni.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan Kota Madiun terus dimasifkan. Salah satunya melalui penertiban jaringan kabel udara yang selama ini tampak semrawut di sejumlah ruas jalan. Diskominfo Kota Madiun bersama Dinas Perkim, Satpol PP, dan Dishub turun langsung melakukan penertiban kabel fiber optic yang dinilai mengganggu estetika kota. Kegiatan penertiban berlangsung di kawasan Tugu […]

    Bagikan
  • Naas ! Warga Trosono Magetan Tertimbun Longsoran Material Tambang

    Naas ! Warga Trosono Magetan Tertimbun Longsoran Material Tambang

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa longsor di area tambang galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Sabtu (27/09/2025) pagi, menelan korban. Seorang penambang bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, dilaporkan tertimbun material tambang berupa batu, pasir, dan tanah. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, membenarkan kejadian tersebut. “Petugas gabungan sudah berada di lokasi untuk […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Serahkan Sapi Jumbo Untuk Kurban, Ajak ASN Berdayakan Peternak Lokal

    Bupati Madiun Serahkan Sapi Jumbo Untuk Kurban, Ajak ASN Berdayakan Peternak Lokal

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan hewan kurban berupa sapi jenis Limousin seberat 850 kilogram kepada Panitia Hari Raya Idul Adha Masjid Quba, Kecamatan Mejayan, Caruban, Kabupaten Madiun, Rabu (27/5/2026). Penyerahan sapi jumbo untuk kurban dilakukan usai Salat Idul Adha yang juga dihadiri Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi dan Sekretaris Daerah Kabupaten […]

    Bagikan
  • Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi salah satu program prioritas yang digaungkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tengah mematangkan tempat atau lokasi untuk pembangunan gedung KMP. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengungkapkan jika saat ini setiap kelurahan tengah menentukan titik lahan untuk program tersebut. […]

    Bagikan
  • Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pohon pasang berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa hujan berintensitas ringan yang mengguyur wilayah Plaosan […]

    Bagikan
  • DPD PKS Kota Madiun Periode 2025–2030 Didominasi Kader Muda

    DPD PKS Kota Madiun Periode 2025–2030 Didominasi Kader Muda

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Struktur baru DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun resmi diumumkan oleh DPP pada Kamis (14/08/2025) lalu. Formasi kepengurusan periode 2025–2030 kali ini dipenuhi wajah-wajah muda yang diharapkan mampu memberi semangat baru bagi partai. Sekretaris DPD PKS Kota Madiun, Hasta Hadiwiguna, mengungkapkan sejumlah perubahan penting terjadi dalam susunan kepengurusan. Di […]

    Bagikan
expand_less