Berita Terkini
Trending Tags

Karyawan Minimarket Gagalkan Aksi Pembobolan Brankas di Ngawi, Pelaku Ternyata Juga Mengaku Bobol Toko Perhiasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Alarm keamanan bantu gagalkan aksi pencurian di Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian di sebuah minimarket di Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berhasil digagalkan berkat kesigapan seorang karyawati yang menerima notifikasi alarm keamanan di telepon genggamnya. Pelaku yang sempat terjebak di dalam minimarket akhirnya berhasil diringkus petugas kepolisian saat sedang berusaha membobol brankas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 01.59 WIB. Polisi dari Polsek Kendal bergerak cepat setelah menerima laporan dari karyawan minimarket yang memergoki adanya aktivitas mencurigakan di dalam toko.

Saat petugas tiba di lokasi, pelaku diketahui masih berada di dalam minimarket dan tengah merusak brankas menggunakan linggis serta mesin gerinda. Polisi kemudian melakukan penyergapan dan mengamankan pelaku tanpa sempat melarikan diri.

Pelaku diketahui bernama Setiyawan (38), warga Desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku beraksi seorang diri dengan masuk ke dalam minimarket melalui ventilasi udara di bagian belakang bangunan menggunakan sebuah tangga.

Setelah berhasil masuk, pelaku lebih dahulu merusak kamera pengawas (CCTV) agar aksinya tidak terekam. Ia kemudian membongkar brankas yang diperkirakan berisi uang tunai antara Rp10 juta hingga Rp19 juta.

Namun upaya tersebut gagal setelah sistem keamanan minimarket mengirimkan notifikasi alarm ke telepon seluler salah seorang karyawan, Monica Kristi (26).

Monica mengaku langsung menghubungi rekan kerjanya untuk memastikan kondisi minimarket. Setelah dipastikan terdapat suara mencurigakan dari dalam toko, ia segera menuju lokasi dan mendapati pelaku sedang berusaha membobol brankas.

“Saat alarm yang terhubung ke ponsel berbunyi, kami langsung mengecek ke minimarket. Setelah dipastikan ada pelaku yang sedang membongkar brankas, kami segera melapor ke Polsek Kendal hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap,” ujar Monica.

Karena lokasi Polsek Kendal hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari minimarket, petugas dapat dengan cepat mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan pelaku.

Dalam proses penangkapan, polisi juga menemukan sepeda motor milik pelaku yang disembunyikan di area perkebunan tidak jauh dari lokasi kejadian. Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya linggis, mesin gerinda, brankas minimarket, serta kendaraan yang digunakan pelaku.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Pras Ardinata, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku tertangkap tangan saat masih berada di dalam minimarket sehingga memudahkan proses pengamanan.

“Benar telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Pelaku terjebak di dalam minimarket dan berhasil diamankan. Saat ini kasus masih kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya,” kata AKP Pras Ardinata.

Hasil pemeriksaan sementara mengungkap fakta baru. Setiyawan mengaku pernah melakukan pencurian di sebuah toko perhiasan Elsa Queen yang berada di depan Pasar Ngrambe, Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, pada 2 Juni 2026.

Image Not Found
Polisi mengamankan sejumlah perhiasan yang diduga merupakan hasil pencurian. Foto : Kus-Sinergia

Pengakuan tersebut ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penggeledahan di rumah kontrakan pelaku di Perumahan Griya Permata Kalongan, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Dari lokasi itu, petugas menemukan sejumlah perhiasan yang diduga merupakan hasil pencurian.

Satreskrim Polres Ngawi kini masih terus melakukan pengembangan penyidikan. Polisi menduga pelaku telah melakukan aksi serupa di sejumlah lokasi lain, sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan laporan maupun pengungkapan kasus pencurian lainnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

    Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, tampak menurun. Kondisi cuaca yang tak stabil serta padatnya aktivitas pendaki dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi faktor utama. Data Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan menunjukkan penurunan tersebut. Asisten Perhutani (Asper) […]

    Bagikan
  • Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri Bukur 02, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, terganggu setelah sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa atap ruang kelas VI pada Minggu (04/05/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena terjadi di luar jam sekolah. Kepala SDN Bukur 02, Heni Erawati, […]

    Bagikan
  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Tulang Ayam Terguling

    Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Tulang Ayam Terguling

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Madiun, pada Minggu (16/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Truk bernopol AD 8628 OG yang dikemudikan oleh Yeni (50) menabrak pembatas jalan hingga terguling. Truk bermuatan tulang ayam itu perjalanan dari Wonogiri menuju ke Lamongan. Menurut keterangan saksi mata, Bima, truk tersebut […]

    Bagikan
  • BEJAT! Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri, 6 Masih Anak di Bawah Umur

    BEJAT! Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri, 6 Masih Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – JYD (55), pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Raden Wijaya di Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap belasan santri laki-laki yang menjadi anak didiknya sendiri. JYD diamankan petugas Polres Ponorogo pada Senin (18/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB langsung dari pondok pesantren miliknya. Pengamanan dilakukan menyusul […]

    Bagikan
  • Dampingi Anak Didik, Bupati Sugiri Sancoko Siapkan Ruang Kerja di Sekolah Rakyat

    Dampingi Anak Didik, Bupati Sugiri Sancoko Siapkan Ruang Kerja di Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menegaskan komitmennya untuk lebih dari sekadar melakukan peninjauan terhadap keberadaan Sekolah Rakyat (SR). Orang nomor satu di Bumi Reog tersebut berencana hadir secara langsung untuk mendampingi dan menyemangati anak-anak yang tengah menempuh pendidikan di sekolah itu. Sebuah ruangan kecil di area SR disebut bakal disiapkan, bukan untuk […]

    Bagikan
  • Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebanyak 4 Warga Negara Asing Sepanjang tahun 2024 dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. Ke empat WNA itu yakni dari 2 Warga Negara Malaysia, 1 Warga Negara Korea Selatan, dan 1 Warga Negara Ukraina Kasubsi Informasi dan Komunikasi Aditya Yusuf membeberkan modus pelanggaran penyalahgunaan izin yang dilakukan […]

    Bagikan
expand_less