Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 286
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga yang Terjadi di Sarangan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magetan menyatakan keprihatinannya atas praktik getok harga yang dilakukan sejumlah pedagang kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Insiden yang mencuat saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 itu memicu keluhan wisatawan hingga ramai diperbincangkan di media sosial.

Kasus serupa bukan kali pertama terjadi dan kembali menjadi perhatian dalam pertemuan antara PHRI, Pemkab Magetan, serta sejumlah pelaku usaha di Restoran Klothok Lawu Sarangan, Jumat (9/1/2026).

Ketua PHRI Kabupaten Magetan, Sunardi, menjelaskan bahwa dalam setiap agenda pertemuan rutin, pihaknya terus menekankan aturan dan larangan bagi para pelaku usaha yang tercantum dalam AD/ART organisasi.

“Kami selalu menyampaikan arahan, informasi, dan prosedur yang harus diikuti. Termasuk dalam persoalan terbaru ini, imbauan sebenarnya sudah kami sampaikan sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Sunardi, praktik serupa telah terulang hingga lima kali. Namun, ia menegaskan bahwa PHRI tidak memiliki kewenangan penindakan.

“Kalau sudah menyangkut tindakan hukum, itu ranah aparat. Kami hanya bisa mengingatkan dan menyerahkan proses lebih lanjut kepada yang berwenang,” katanya.

Ia menambahkan, peringatan kepada anggota paguyuban sebenarnya sudah sering diberikan secara lisan. Sunardi menegaskan, jika pemerintah daerah nantinya mengambil langkah tegas, PHRI siap untuk tidak lagi memasukkan pelaku pelanggaran sebagai bagian dari kelompok usaha kuliner di Sarangan.

Lebih jauh, Sunardi berharap Pemkab Magetan melakukan pembenahan serius di kawasan wisata Telaga Sarangan, mulai dari pengelolaan area parkir hingga peningkatan fasilitas kenyamanan bagi wisatawan.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan pedagang agar tidak lagi melanggar aturan yang justru merugikan citra pariwisata daerah. “Lingkungan harus tetap bersih, aman, dan tertib. Kami juga mendorong agar ada patroli keamanan rutin di area wisata,” tutupnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genjot LTT di Ponorogo, Danrem Optimis Target Produksi Padi 400 Ribu Ton Tercapai

    Genjot LTT di Ponorogo, Danrem Optimis Target Produksi Padi 400 Ribu Ton Tercapai

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah menetapkan target produksi padi di tahun 2025 sebanyak 400 ribu ton. Target ini lebih banyak dari pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar 379.245 ton. Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto optimis target itu akan dapat terpenuhi. Mengingat peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Ponorogo terus digenjot. “Dari awal […]

    Bagikan
  • Bahas Batas Usia Calon Kades, DPRD Madiun Juga Soroti Kesiapan Fasilitas dalam Raperda Disabilitas

    Bahas Batas Usia Calon Kades, DPRD Madiun Juga Soroti Kesiapan Fasilitas dalam Raperda Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti kesiapan fasilitas publik sebelum Raperda tentang Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas disahkan menjadi regulasi daerah. Dewan menilai aturan tersebut tak cukup hanya mengatur norma, tetapi harus dibarengi kesiapan sarana dan prasarana di lapangan. Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengatakan pihaknya akan membahas raperda tersebut […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — DPRD Kabupaten Magetan membeberkan sejumlah tuntutan utama yang disampaikan massa aksi saat audiensi, yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, serta komitmen lembaga legislatif dalam mendukung proses hukum dugaan korupsi Pokir. Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menyebut massa menuntut agar seluruh proses pengelolaan Pokir dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak diskriminatif. […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Serahkan Aset PSU Seluas 1.468 Meter Persegi ke Pemkot, Pengembang Diimbau Segera Penuhi Kewajiban

    Kejari Kota Madiun Serahkan Aset PSU Seluas 1.468 Meter Persegi ke Pemkot, Pengembang Diimbau Segera Penuhi Kewajiban

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menyerahkan aset Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari kepada Pemerintah Kota Madiun. Aset itu berupa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) seluas 1.468 meter persegi yang diserahkan Komaidi Kajari Kota Madiun kepada Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Balai Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Non Subsidi untuk 32 Kelompok Tani

    Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Non Subsidi untuk 32 Kelompok Tani

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyalurkan bantuan pupuk non subsidi kepada kelompok tani di wilayah setempat. Program ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pupuk majemuk para petani di tengah terbatasnya alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat. Subkor Budidaya, Sarana dan Prasarana Pertanian DKPP Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong penguatan kegiatan kokurikuler di sekolah dasar sebagai bagian dari upaya membangun karakter sekaligus kompetensi peserta didik. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan guru dan kepala sekolah dasar. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menjelaskan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya […]

    Bagikan
expand_less