Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Proyek Strategis 2026, Wali Kota Maidi Targetkan Februari Masuk Lelang

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun mengadalan bimbingan teknis pengadaan barang/jasa dengan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menekankan agar seluruh proyek strategis tahun 2026 masuk tahap lelang paling lambat Februari mendatang. Hal itu ditekankan dihadapan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam bimbingan teknis pengadaan barang/jasa pada Selasa (13/01/2026) di aula resto Ayam Pemuda Kota Madiun. Hal itu agar proyek dapat segera dikerjakan tidak mepet akhir tahun.

“Jadi Februari semua proyek besar sudah lelang. Tidak boleh mepet akhir tahun. Itu tidak boleh. Kalau lelangnya Desember, waktunya habis. Evaluasi dan pengawasan tidak mungkin maksimal,” ujar Maidi.

Lebih lanjut, lelang sejak awal tahun memberi ruang pengawasan lebih panjang dan terukur. Mulai pengadaan, evaluasi, hingga pelaksanaan pekerjaan bisa dikontrol ketat. “Kalau lelang baru dilakukan menjelang akhir tahun itu bisa berpengaruh kepada kualitas pekerjaan berisiko yang menurun. Apalagi kalau waktu pengawasan habis,” imbuhnya.

Wali Kota menegaskan jika seluruh proses pengadaan nantinya dilakukan secara terbuka dan daring. Bahkan, pengawasan dapat diakses oleh lembaga pengawasan maupun aparat penegak hukum. “Semua pengadaan saya online-kan. KPK boleh lihat, BPK juga online semua,” katanya.

Maidi menekankan, perlunya evaluasi yang memakan waktu panjang. Hal itu agar hasil pekerjaan benar-benar berkualitas dan sesuai aturan.

“Bukan evaluasinya yang pendek. Justru harus panjang. Jangan kejar-kejaran waktu di akhir tahun. Ini pembenahan tata kelola. Pekerjaan harus rapi, transparan, dan bisa diawasi dari awal,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Kota Madiun Malik Asmany mengungkapkan OPD di lingkup Pemkot Madiun telah diminta segera menyusun paket pekerjaan prioritas, khususnya proyek konstruksi yang membutuhkan waktu pelaksanaan panjang. 

“Sejak perencanaan langsung direview Inspektorat, supaya saat masuk pengadaan sudah siap. Kalau sampai gagal tender atau harus retender, masih ada ruang waktu agar proyek tetap selesai sesuai target,” jelasnya.

Saat ini, Bagian PBJ tengah mendampingi OPD dalam pengisian Rencana Umum Pengadaan (RUP) agar seluruh paket tercatat sejak awal. Hal itu agar pengadaan proyek dapat cepat tertib dan tepat sasaran.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang Terjang Dua Desa di Madiun, Puluhan Rumah Warga Rusak

    Angin Kencang Terjang Dua Desa di Madiun, Puluhan Rumah Warga Rusak

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Geger dan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (06/11/2025) sore. Kejadian itu menyebabkan sejumlah rumah warga di dua desa mengalami kerusakan. Kerusakan paling banyak terjadi di Desa Ketandan dan Desa Sareng. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Dapur Rumah di Madiun Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Orang Luka Ringan

    Kebakaran Dapur Rumah di Madiun Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Orang Luka Ringan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebakaran melanda dapur rumah milik Katijo di Jalan Nitikusumo, Kota Madiun, Sabtu sore (18/4/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik yang menimbulkan percikan api hingga menyambar bangunan rumah warga. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Gamal Arfan Afandie, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas pada […]

    Bagikan
  • Cuaca Ekstrem Terjang Telaga Sarangan, Pohon Kersen Besar Roboh Timpa Jaringan Telekomunikasi

    Cuaca Ekstrem Terjang Telaga Sarangan, Pohon Kersen Besar Roboh Timpa Jaringan Telekomunikasi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah dataran tinggi Magetan. Hujan lebat disertai angin kencang mengguyur kawasan wisata Telaga Sarangan, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Rabu pagi (14/1/2026). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sejumlah wisatawan mengaku kaget dan panik saat cuaca buruk terjadi. Dampaknya, sebuah pohon kersen berdiameter sekitar 70 sentimeter roboh. Pohon […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia – Magetan – Cuaca ekstrem kembali berdampak di wilayah Magetan. Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses Jalan Tembus Sarangan–Cemorosewu, tepatnya di depan kawasan wisata Lawu Green Forest, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 14.15 WIB. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan pohon jenis kipres […]

    Bagikan
  • Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Udara dingin yang menyelimuti Kabupaten Magetan dan sejumlah wilayah di Selatan Indonesia dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian warga. Suhu udara terasa jauh lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, bahkan pada siang hari. Sementara saat malam dan dini hari, hawa dingin semakin menusuk tulang. Banyak masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan Apelion, yaitu […]

    Bagikan
  • Ketika Penjara Bukan Satu-satunya Hukuman, Wajah Baru Pemidanaan Pelaku Tindak Pidana

    Ketika Penjara Bukan Satu-satunya Hukuman, Wajah Baru Pemidanaan Pelaku Tindak Pidana

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pidana penjara tidak lagi menjadi satu-satunya hukuman bagi pelaku tindak pidana di Indonesia. Mulai 2 Januari 2026, pemerintah akan menerapkan pidana alternatif sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam aturan baru tersebut, hakim memiliki kewenangan menjatuhkan pidana pengawasan atau pidana kerja sosial, […]

    Bagikan
expand_less