Berita Terkini
Trending Tags

4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas Damkar Kota Madiun berusaha memadamkan api yang membakar kios di Pasar Burung Srijaya. Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau biasa dikenal Pasar Njoyo terbakar pada Senin (27/01/2026) malam. Upaya pemadaman oleh petugas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu 1 unit mobil tangki air dari BPBD Kota Madiun. Kobaran api cepat membesar lantaran banyak sangkar maupun kayu di dalam kios tersebut.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Gamal Arfan Afandie mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat serta pegawai Dinas Perdagangan terkait kebakaran di pasar yang berada di Kelurahan Oro Roro Ombo Kecamatan Kartoharjo tersebut. Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar 1 jam.

“Ini tadi ada 4 kios. Tetapi yang terparah itu ada 2 kios. Untuk isinya tadi ada sangkar burung juga kayu. Jadi  cepat merembet dan api sudah membesar,” ujarnya.

Petugas sempat kesulitan memadamkan bagian dalam lantaran pintu kios dalam kondisi terkunci. Petugas terpaksa mencongkel gembok untuk membuka pintu kios tersebut. Usai terbuka, petugas Damkar langsung menyemprotkan air untuk memadamkan titik api.

“Untuk kerugian belum bisa dipastikan ya. Yang jelas karena ini di pasar burung jadi banyak sangkar yang terbakar juga banyak burung yang mati. Kalau penyebabnya kita belum tahu, biar pihak kepolisian yang akan menginvestigasi,” jelas Gamal.

Kapolsek Kartoharjo, Kompol Mujo Prajoko menjelaskan bahwa kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran. Hal itu guna proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang akan dilakukan bersama tim Inafis Satreskrim Polres Madiun Kota. Termasuk menyelidiki penyebab kebakaran kios tersebut.

“Ya ini kita tindak lanjuti nanti dengan olah TKP. Tetapi ini karena kondisi masih gelap jadi akan dilakukan esok hari. Ini sudah kami police line,” terangnya.

Pihaknya juga memastikan penanganan dari petugas Damkar telah dilakukan hingga kondisi telah aman. Untuk kerugian belum dapat diketahui serta menunggu pemeriksaan pemilik kios.

“Untuk penyebabnya masih kami dalami. Juga kerugian belum bisa kita hitung. Nanti menunggu hasil olah TKP,” pungkas Kompol Mujo.

 Sejumlah warga juga turut mengamankan sangkar maupun burung yang berada di dekat kios yang terbakar. Pihak kepolisian juga masih memeriksa keterangan saksi-saksi serta akan melakukan olah TKP jika kondisi sudah dinyatakan aman. (Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Jenguk Pasien, 3 Pelaku Pencurian Mobil Diringkus Satreskrim Polres Madiun

    Modus Jenguk Pasien, 3 Pelaku Pencurian Mobil Diringkus Satreskrim Polres Madiun

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus pencurian berkedok jenguk pasien di sebuah Puskesmas di Kabupaten Madiun diungkap oleh jajaran Satreskrim Polres Madiun. Pelaku yakni Anang Jatmiko (39) warga Kelurahan Simokerto Surabaya bersama dua rekannya dan RS (46), warga Balongbendo, Sidoarjo, dan BS (37), warga Simokerto, Surabaya. Pelaku mengambil kunci dan STNK kendaraan korban yang lengah, […]

    Bagikan
  • Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wacana pemberlakuan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai berhembus di Kabupaten Ponorogo. Kebijakan ini dikaji sebagai salah satu upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), namun pemerintah daerah memilih tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Sugiarto, menyampaikan bahwa hingga kini […]

    Bagikan
  • Menelusuri Keindahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun (1)

    Menelusuri Keindahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun (1)

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan bagi masyarakat melalui pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Beberapa RTH yang telah di bangun Pemerintah Kota Madiun, antara lain RTH Nusa Penida, RTH Kanigoro Selo, dan RTH Telaga Mas semakin diminati oleh warga lokal. 1. RTH Nusa Penida RTH Nusa […]

    Bagikan
  • Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

    Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan (DLHKP) Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam. Meskipun belasan unit TPS 3R telah dibangun, pelaksanaan di lapangan dinilai belum mencerminkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tercatat sedikitnya 22 titik TPS 3R telah berdiri di berbagai wilayah Magetan. Selain […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo membuat pemerintah daerah meningkatkan pengawasan secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kesehatan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turun langsung memastikan makanan yang diproduksi melalui […]

    Bagikan
  • Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah 13 tahun berstatus buron, seorang terpidana kasus korupsi di Kabupaten Ngawi akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan. Terpidana bernama Musyafak Choirudin (MC) itu diamankan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri Ngawi di wilayah Surabaya. Saat diringkus, MC diketahui bekerja sebagai sopir taksi online. Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, […]

    Bagikan
expand_less