Berita Terkini
Trending Tags

Menikmati Sajian Aneka Kue dari Ubi Ungu, Kini Diburu Pecinta Kuliner

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 469
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ubi ungu diolah menjadi berbagai jenis kue dengan tampilan menarik dan cita rasa khas. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kreativitas mengolah bahan pangan lokal membawa berkah bagi Emi Atikah, seorang ibu rumah tangga asal Jalan Parang Ukel, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Berawal dari melimpahnya ubi ungu di lingkungan sekitar dengan harga yang relatif murah, Emi berhasil menyulapnya menjadi aneka kue bernilai jual tinggi dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Ubi ungu yang selama ini identik dengan olahan sederhana seperti direbus atau digoreng, di tangan Emi diolah menjadi berbagai jenis kue dengan tampilan menarik dan cita rasa khas. Beragam produk yang dihasilkan antara lain donat, kue lumpur, nona manis, pie ubi, hingga puding berbahan dasar ubi ungu.

Dalam proses produksinya, Emi menggunakan ubi ungu segar yang dibeli langsung dari petani lokal. Ubi tersebut dikupas, dipotong kecil-kecil, kemudian dicuci dengan air mengalir untuk menghilangkan getah. Setelah bersih, ubi dikukus hingga matang sebelum dihaluskan dan dicampur dengan berbagai bahan lain untuk dijadikan adonan kue.

“Karena ubi ungu di sini sangat melimpah dan harganya lebih murah, akhirnya saya coba kombinasikan menjadi berbagai jenis kue,” ujar Emi Atikah saat ditemui di rumah produksinya.

Image Not Found
Salah seorang pembeli menikmati sajian olahan kue berbahan ubi ungu. Foto : Ega-Sinergia

Setelah adonan diolah dan dimasak, setiap kue diberi beragam topping seperti keju dan variasi lainnya agar tampil lebih menarik sekaligus menambah cita rasa. Meski terbilang belum lama dipasarkan, aneka kue ubi ungu ini langsung mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan pecinta kuliner.

Selain tampilannya yang cantik, kue berbahan dasar ubi ungu juga dinilai lebih sehat. Ubi ungu dikenal kaya serat dan antioksidan, serta dianggap baik untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

Salah seorang pembeli, Shella Prasetia, mengaku menyukai olahan kue berbahan ubi ungu tersebut. “Rasanya lebih enak dan alami. Manisnya lebih terasa, santannya juga kerasa. Yang paling saya suka itu nona manis karena gurih dan lumer,” tuturnya.

Tak hanya diminati masyarakat umum, aneka kue ubi ungu produksi Emi juga banyak dipesan oleh sejumlah rumah sakit di Kabupaten Ponorogo. Kue-kue tersebut kerap disajikan untuk tenaga medis maupun pasien karena dinilai lebih aman dan memiliki nilai gizi yang baik.

“Kami memang bekerja sama dengan beberapa rumah sakit. Untuk pasien biasanya dipilihkan kue yang variatif, berbahan alami, dan tinggi serat. Ubi ungu nilai nutrisinya cukup tinggi sehingga lebih sehat,” jelas Emi.

Dalam sehari, Emi Atikah mampu memproduksi sedikitnya 1.500 buah aneka kue ubi ungu. Setiap kue dijual dengan harga mulai Rp2.500 hingga Rp3.500 per buah. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis potensi lokal mampu memberikan nilai ekonomi tinggi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Empat hari sebelum penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), SDN Wayut 01 Kabupaten Madiun belum menerima satu murid pun. Pihak sekolah hingga kini terus berupaya menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut. Kepala Sekolah Sri Hartatik mengatakan, berbagai strategi dilakukan, mulai dari memasang banner hingga mempercantik lingkungan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menghentikan sementara proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di Dusun Wungu, Desa Pilangkenceng, Kecamatan Pilangkenceng. Penertiban dilakukan lantaran proyek tersebut tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Penegakan Perda dan Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi […]

    Bagikan
  • Hari Pers Nasional : TNI dan Media Perkuat Persatuan Bangsa

    Hari Pers Nasional : TNI dan Media Perkuat Persatuan Bangsa

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di era kemajuan digital informasi saat ini, TNI dan media seakan tak terpisahkan. Keduanya memiliki tugas besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan. “TNI dan media memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” kata Kapenrem 081/DSJ Mayor Cpl Eko Sudarto dalam keterangannya, Minggu (9/2/2025). Kolaborasi keduanya dapat […]

    Bagikan
  • Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus meninggalnya bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di rumah salah satu warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan pada Sabtu (26/4/2025) terkuak fakta mengejutkan. Wanita berinisial L.D.P selaku ibu bayi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Magetan. Kepolisian telah melakukan rekontruksi dan otopsi terhadap korban atas perbuatan keji […]

    Bagikan
  • Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah tanaman padi milik petani di Ponorogo mengalami penyakit yang dikenal dengan istilah ‘asem-aseman’. Gejala awal penyakit ini terlihat dari daun padi yang menguning kemerahan, dimulai dari ujung, menjalar ke pangkal, hingga akhirnya mengering dan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi hasil panen bahkan berpotensi menyebabkan gagal […]

    Bagikan
  • Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya beras, yang belakangan mengalami kenaikan. Program ini menyasar sembilan kelurahan yang ada di Kota Madiun dan akan berlangsung selama tiga hari. Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, menjelaskan […]

    Bagikan
expand_less