Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 354
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pembukaan Madiun Open Karate Championship 2025 di GOR Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah berupaya meningkatkan potensi para atlit dari berbagai cabang olahraga (Cabor) di Kota Madiun. Berkaca pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 lalu, Kota Madiun menempati peringkat 24 dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Perolehan medali tercatat 9 emas, 18 perak dan 30 perunggu.

Kedepan, potensi-potensi atlit di Kota Pendekar perlu untuk terus dikembang. Hal itu ditegaskan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun usai membuka kejuaraan Madiun Open Karate Championship 2026 di Gor Wilis pada Sabtu (31/01/2026).

“Kemarin beberapa cabor sudah dikumpulkan bersama dinas ya. Itu menyampaikan kalau tempatnya terbatas dan pembiayaan. Kita cari problem nya apa saja kita carikan solusinya,” ujar Bagus.

Lebih lanjut, menurutnya, fasilitas-fasilitas milik Pemkot Madiun nantinya dapat digunakan oleh para cabor. Hal itu sebagai langkah untuk pembinaan para atlit mereka.

“Jadi sifatnya itu kita pinjamkan ke cabor. Dan diharapkan seluruh kegiatan ini harus semuanya pembinaan. Tidak untuk profit oriented. Jadi pemerintah memfasilitasi, cabor juga harus bergerak,” jelasnya.

Pihaknya pun mengapresiasi atas terselenggaranya event olahraga di Kota Madiun. Seperti Madiun Open Karate Championship 2026 di Gor Wilis tersebut. Apalagi, peserta yang ikut bertanding pun hampir 1.000 atlit.

“Ini bagus ya. Pesertanya sekitar 950 orang, hampir 1.000 dari wilayah Jatim saja. Kedepan saya harapkan bisa lebih luas lagi untuk para pesertanya dari berbagai daerah,” kata Bagus.

Pemkot Madiun akan mendukung penuh event-event olahraga baik tingkat lokal, regional bahkan nasional. Untuk itu, cabor-cabor di Kota Madiun harus bergerak aktif dalam melakukan pembinaan atlet.

“Nanti akan kita tata bersama-sama. Difasilitasi oleh pemerintah sehingga nanti gong kegiatannya lebih mengena, khususnya di Kota Madiun,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gudang Barang Bekas Terbakar, Akses Sempit Hambat Pemadaman

    Gudang Barang Bekas Terbakar, Akses Sempit Hambat Pemadaman

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang bekas di Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terbakar pada Senin (18/8/2025). Kebakaran ini menjadi perhatian warga sekitar yang sempat panik karena asap pekat membumbung tinggi dan mengganggu jarak pandang. Beberapa warga sempat membantu pemadaman dengan peralatan seadanya sebelum petugas […]

    Bagikan
  • Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

    Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Al Arsy Al Farizi menjadi satu-satunya siswa baru di SDN Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo. Saat ditemui di hari kedua masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (15/07/2025), Arsy tampak antusias mengikuti kegiatan bersama kakak kelasnya dalam satu ruang kelas. Tak tampak sedikit pun rasa takut, canggung, atau minder di wajah bocah berusia […]

    Bagikan
  • Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Bulan Suro yang selama ini identik dengan berbagai tradisi adat dan ritual masyarakat Jawa ternyata belum mampu mendongkrak penjualan gerabah tradisional di Kabupaten Magetan. Para pedagang gerabah di kawasan Pasar Sayur Magetan mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pantauan di sejumlah lapak gerabah menunjukkan berbagai produk tradisional […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Wibisono, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Senin (05/05/2025). Akibat peristiwa tersebut, uang tunai senilai sekitar Rp350 juta milik RMD, warga Kresek, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menjelaskan korban ke Ponorogo sekitar pukul 09.00 WIB dengan […]

    Bagikan
  • Bangun Piramida Giza Bukit Buah dari Gunungan Sampah, Danrem: Kota Madiun Unik dan Menarik

    Bangun Piramida Giza Bukit Buah dari Gunungan Sampah, Danrem: Kota Madiun Unik dan Menarik

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bukan Kota Madiun namanya kalau tidak bisa membuat sesuatu yang unik dan menarik. Terbaru adalah dengan berencana mengubah gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi Piramida Giza Bukit Buah. Bertepatan dengan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun hari ini, Jumat (20/06/2025), pembangunan Piramida Giza itu siap dimulai yang ditandai […]

    Bagikan
  • Nahas, Dapur Longsor Nenek 63 Th Tewas Tersengat Listrik

    Nahas, Dapur Longsor Nenek 63 Th Tewas Tersengat Listrik

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana haru dan duka menyelimuti warga Desa Tileng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Seorang nenek bernama Suyati (63) meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat berusaha menyelamatkan perkakas dapur dari bencana tanah longsor. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu sore (20/12). Menurut salah seorang saksi, Sudiatmoko, wilayah tersebut sebelumnya diguyur hujan […]

    Bagikan
expand_less