Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags

Maidi – F.Bagus Panuntun Resmi Ditetapkan Sebagai Walikota – Wakil Walikota Madiun Terpilih

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Pleno Terbuka Penetapan Walikota-Walikota Madiun Terpilih Pemilihan tahun 2024, Kota Madiun, 9/1/2025, Foto : Dok Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Maidi – F. Bagus Panuntun tinggal selangkah lagi menjadi Walikota – Wakil Walikota Madiun. Hal itu berdasarkan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Walikota-Walikota Madiun Terpilih Pemilihan tahun 2024 pada Kamis (9/1/2025). Dalam rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari ini menetapkan pasangan calon Maidi – F. Bagus Panuntun sebagai Walikota dan Wakil Walikota Madiun terpilih Pemilihan tahun 2024.

Image Not Found
Ketua KPU Kota Madiun Menetapkan Pasangan Calon Maidi – F. Bagus Panuntun, Kota Madiun, 9/1/2025
Foto : Dok Istimewa

“Penetapan tersebut telah kami tuangkan dalam Berita Acara dan Surat Keputusan KPU Kota Madiun Nomor 20 tahun 2025. Pak Maidi dan Mas Bagus Panuntun sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota terpilih memperoleh suara 65.535 suara atau 56,04%, dari keseluruhan suara sah. Hasil rapat pleno KPU sudah kita serahkan ke DPRD, Partai Politik pengusul, juga ke pasangan calon terpilih, bawaslu serta kita kirim ke KPU RI melalui KPU Provinsi” ujar Pita.

Image Not Found
Maidi – F.Bagus Panuntun Resmi Ditetapkan Sebagai Walikota – Wakil Walikota Madiun Terpilih, Kota Madiun, 9/1/2025, Foto : Dok Istimewa

Terkait pelantikan, Pita menyebut jika sesuai dengan Perpres 80/2024 dilaksanakan pada tanggal 10 Februari mendatang jika tidak mundur. Telebih, pelantikan tersebut nantinya menjadi ranah Pemerintah dalam hal ini Kemendagri untuk menentukan jadwalnya.

”Jadi seluruh tahapan Pilkada serantak 2024 di Kota Madiun telah paripurna. Alhamdulillah berjalan aman, damai dan kondusif” pungkasnya.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

    Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat sebanyak 28 barang milik penumpang berhasil diamankan melalui sistem lost and found selama periode Angkutan Lebaran 2026. Data tersebut dihimpun sejak 11 Maret hingga 17 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 yang […]

    Bagikan
  • Fraksi PDIP Soroti Perda Parkir Berlangganan dan Masalah Pertanian di Kabupaten Madiun

    Fraksi PDIP Soroti Perda Parkir Berlangganan dan Masalah Pertanian di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun mengusulkan pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2020 tentang parkir berlangganan. Ketua Fraksi PDIP, Budi Wahono, menyampaikan usulan tersebut dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Jumat (11/07/2025), dengan alasan lemahnya implementasi di lapangan dan minimnya peningkatan pelayanan. Menurut Budi, sistem parkir berlangganan semestinya […]

    Bagikan
  • Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    KAB.MADIUN – Pembangunan Masjid Quba milik Pemerintah Kabupaten Madiun masih menyisakan polemik tukar guling aset. Hingga Kini belum ada kejelasan atas tanah pengganti aset milik Desa yang sah tersebut. “Ini dimulai surat dari Kabupaten Madiun Tahun 2016. Jadi waktu itu ada tim dari Kabupaten datang untuk memproses mulai pemakaian tanah bengkok untuk dijadikan lahan Masjid […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Pinus Lereng Lawu Magetan, Api Bergerak ke Ngawi akibat Angin Kencang

    Kebakaran Hutan Pinus Lereng Lawu Magetan, Api Bergerak ke Ngawi akibat Angin Kencang

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di kawasan lereng Gunung Lawu, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mulai terkendali di sisi Magetan. Namun, pergerakan api ke arah utara akibat tiupan angin membuat petugas gabungan memperluas upaya antisipasi hingga masuk wilayah Kabupaten Ngawi, Senin (14/9/2026). Pergerakan api terjadi setelah kobaran yang awalnya muncul […]

    Bagikan
  • Masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Layani 176.897 Penumpang

    Masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Layani 176.897 Penumpang

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan ribu penumpang memanfaatkan moda transportasi kereta api di wilayah KAI Daop 7 Madiun pada Masa Angkutan Nataru 2025/2026. Sejak 18-26 Desember 2025, jumlah penumpang yang terlayani mencapai 176.897 orang. Sebagai rincian, 83.048 penumpang naik dan 93.849 penumpang turun. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan puncak penumpang tercatat […]

    Bagikan
  • Tuntut Kompensasi, Warga Desa Bagi Madiun Tutup Akses Proyek Pabrik Sepatu

    Tuntut Kompensasi, Warga Desa Bagi Madiun Tutup Akses Proyek Pabrik Sepatu

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun –  Puluhan warga Desa Bagi, Kecamatan/Kabupaten Madiun, menutup akses menuju lokasi pembangunan pabrik sepatu pada Minggu (25/10/2026). Aksi ini dipicu belum adanya sosialisasi dari pihak perusahaan, meski pembangunan telah berlangsung sekitar empat bulan dan mulai dikeluhkan warga karena debu serta getaran yang diduga menyebabkan rumah retak. Warga menuntut perusahaan segera berkomunikasi dengan […]

    Bagikan
expand_less