Berita Terkini
Trending Tags

Belasan Tahun Diisolasi, Dua ODGJ di Jambon Dirujuk ke RSJ Menur

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 390
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Majid di evakuasi petugas menuju ke RSJ Menur Surabaya. Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Belasan tahun hidup di balik jeruji besi akhirnya berakhir bagi dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Dua warga yang selama ini diisolasi oleh keluarga karena alasan keselamatan kini telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, untuk menjalani perawatan lanjutan.

Pengalaman pahit selama bertahun-tahun itu diceritakan Katemi (70), ibu dari Majid (46). Ia mengaku tidak sepenuhnya memahami penyebab awal anaknya harus dikurung, namun kondisi Majid yang kerap tidak terkendali membuat keluarga berada dalam situasi terancam.

“Awalnya kenapa sampai dikerangkeng saya juga tidak tahu pasti. Namanya orang tua, sering keluar rumah dan sering mengamuk ke keluarga,” tutur Katemi.

Katemi menyebut, perilaku Majid sempat membahayakan orang-orang terdekatnya. Kekerasan fisik pernah dialami beberapa anggota keluarga, termasuk dirinya.

“Yang paling parah, bapaknya pernah diinjak, menantu dijambak, dan saya sendiri dipukul di bagian kepala,” ungkapnya.

Sejak 2013, keluarga akhirnya mengambil keputusan berat dengan mengisolasi Majid. Meski demikian, Katemi mengaku telah mengikhlaskan semuanya dan berharap anaknya bisa kembali pulih.

“Sekarang Majid sudah dibawa, semoga lekas sembuh. Kalau nanti sudah sehat, semuanya kami serahkan kepada Allah,” ujarnya.

Katemi juga mengungkapkan bahwa Majid sebelumnya sempat dua kali mendapatkan perawatan di RSJ Solo pada tahun yang sama sebelum akhirnya dikurung oleh keluarga.

Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Jambon, Agus Prayitno, menjelaskan bahwa pelepasan dua ODGJ tersebut merupakan hasil kerja bersama lintas sektor di wilayah setempat.

“Saat ini kami berhasil mengevakuasi pasien yang selama kurang lebih 15 tahun diisolasi oleh keluarga,” kata Agus, Selasa (3/2/2026).

Image Not Found
Suhananto berpamitan dengan keluarga menuju RSJ Menur. Foto : Ega-Sinergia

Agus menegaskan, pengurungan dilakukan keluarga bukan tanpa alasan. Berdasarkan catatan yang ada, kedua pasien memiliki riwayat kekerasan dan pernah melakukan kontak fisik dengan anggota keluarga.

“Dari riwayatnya, kedua pasien pernah melakukan tindakan kekerasan. Demi keamanan dan meminimalkan risiko, keluarga akhirnya memilih mengisolasi,” jelasnya.

Proses evakuasi, lanjut Agus, melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, hingga Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Kami bekerja sama lintas sektor. Dua pasien yang berhasil dilepas masing-masing atas nama Majid, warga Dukuh Pondok, dan Suhananto, warga Dukuh Janti, Desa Sendang, Kecamatan Jambon,” terangnya.

Kedua pasien kemudian dirujuk ke RSJ Menur Surabaya untuk menjalani perawatan medis. Agus memperkirakan masa perawatan berlangsung sekitar tiga bulan, dilanjutkan dengan rehabilitasi selama kurang lebih enam bulan di sejumlah fasilitas rehabilitasi.

“Pengobatan sebenarnya sudah berjalan, tapi sering terkendala karena pasien tidak rutin minum obat sehingga kondisi mentalnya tidak stabil,” tambahnya.

Ia juga menyebut, jumlah kasus pasung di Kecamatan Jambon terus mengalami penurunan. Dari tujuh kasus pada 2014, kini hanya tersisa dua dan seluruhnya telah berhasil dilepas.

Sementara itu, Kepala Desa Sendang, Taufiq Qurrohman, membenarkan bahwa dua ODGJ yang dievakuasi selama ini diisolasi di dua wilayah berbeda, yakni Dukuh Pondok dan Dukuh Janti.

“Ada dua warga yang diisolasi, masing-masing di Dukuh Pondok dan Dukuh Janti. Usia keduanya masih tergolong muda,” kata Taufiq.

Ia mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam proses evakuasi tersebut dan berharap pengobatan di RSJ Menur dapat membawa perubahan positif bagi kedua warganya.

“Kami berharap setelah menjalani pengobatan, kondisi keduanya bisa membaik dan kembali normal,” ujarnya.

Menurut Taufiq, kedua ODGJ tersebut telah hidup dalam keterbatasan selama hampir 20 tahun. Meski diisolasi, pemerintah desa bersama Dinas Kesehatan tetap melakukan pemantauan, termasuk pengawasan konsumsi obat.

“Karena sempat membahayakan orang tua dan lingkungan sekitar, isolasi menjadi pilihan terakhir. Namun pemantauan dari desa dan Dinkes tetap dilakukan,” pungkasnya.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN 2 Mojorejo Luncurkan Inovasi SIBABE, Tingkatkan Disiplin dan Pengawasan Siswa

    SDN 2 Mojorejo Luncurkan Inovasi SIBABE, Tingkatkan Disiplin dan Pengawasan Siswa

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SDN 2 Mojorejo, Kota Madiun, meluncurkan sebuah inovasi baru dalam sistem absensi siswa yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan pengawasan. SIBABE (Sistem Barcode Absensi) ini dilaunching oleh Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi oleh Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Madiun. Inovasi ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Karya Pemerintah […]

    Bagikan
  • Persiapan Keberangkatan Haji, KBIHU Ulul Azmi Al Mukarramah Ikuti Pemantapan Karu-Karom

    Persiapan Keberangkatan Haji, KBIHU Ulul Azmi Al Mukarramah Ikuti Pemantapan Karu-Karom

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun akan segera berangkat ke Tanah Suci. Sesuai jadwal, 178 jemaah dan petugas kloter berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 16 Mei 2025 mendatang. Termasuk CJH yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Uluz Azmi Al Mukarramah Madiun. Dalam persiapan keberangkatan […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pasca penetapan Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan RSUD dr. Harjono, kursi Sekda mengalami kekosongan. Kondisi ini membuat sejumlah agenda strategis, terutama yang berkaitan dengan pembahasan anggaran daerah, ikut tersendat. Sebab, posisi Sekda memiliki peran krusial sebagai pimpinan Tim Anggaran Pemerintah Daerah […]

    Bagikan
  • 530 ASN Resmi Diangkat, Bupati Madiun Tekankan Pelayanan Masyarakat

    530 ASN Resmi Diangkat, Bupati Madiun Tekankan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 530 Aparatur Sipil Negara (ASN) hasil seleksi tahun anggaran 2024 tahap pertama resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun. SK tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto di Pendopo Ronggo Djumeno, Rabu (14/05/2025). Kepala […]

    Bagikan
  • Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Madiun, Diduga Berjenis Kelamin Perempuan

    Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Madiun, Diduga Berjenis Kelamin Perempuan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, digemparkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Petak 202A RPH Bludru BKPH Mojorayung, Dusun Bribis, Kamis (06/11/2025). Penemuan bermula saat seorang warga bernama Agus Samiyono sedang mencari kroto atau pakan burung di area hutan tersebut. Saat berjalan di dekat saluran air, ia […]

    Bagikan
  • Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lapuk termakan usia. Itulah gambaran ruang kelas yang berada di SD Negeri Ngelang Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan. Atap ruang kelas dua itu pun roboh pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat atap roboh, seluruh siswa dan guru sudah pulang. Sehingga musibah robohnya atap ruang kelas tersebut tak sampai menimbulkan […]

    Bagikan
expand_less