Berita Terkini
Trending Tags

Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 359
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kegiatan Sarahsehan Kampung Pesilat di kecamatan jiwan, Kab Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun telah dicanangkan sebagai Kampung Pesilat Indonesia. Belasan perguruan pencak silat lahir dan berkembang di Bumi Kandung Madiun. Pencak silat sudah menjadi identitas budaya yang melekat bagi masyarakat Kabupaten Madiun.

Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sarasehan Kampung Pesilat bertempat di aula pertemuan Balai Desa Teguhan Kecamatan Jiwan pada Selasa (03/02/2026). Dalam sarasehan yang dihadiri langsung Bupati Madiun, Hari Wuryanto ini pun dalam rangka implementasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 48 tahun 2025 tentang Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia. Turut hadir jajara Forkopimcam Jiwan perguruan silat, tokoh masyarakat, serta organisasi lintas sektor.

Camat Jiwan, Puguh Wijayanto mengungkapkan sarasehan ini guna meningkatkan silaturohmi dan persaudaraan pesilat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Jiwan. Tercatat 4 peguruan pencak silat ada di wilayah Jiwan diantaranya PSHT Pusat Madiun, PSHW Tunas Muda, IKS PI Kera Sakti dan perguruan silat Ki Ageng Pandan Alas.

“Ini meningkatkan peran Kampung Pesilat dalam menjaga kondusifitas wilayah, menjaga warisan budaya dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan sarasehan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat konsolidasi antarperguruan. Selain itu, penguatan Kampung Pesilat membutuhkan pijakan hukum yang jelas agar implementasinya berjalan terarah dan berkelanjutan.

“Dengan Peraturan Bupati (Perbup) ini tentu menjadi dasar penting agar pelestarian pencak silat memiliki legitimasi serta kepastian kebijakan. Juga menjadi dasar agar implementasi di masyarakat punya arah yang jelas. Kita sungguh-sungguh ingin melestarikan pencak silat sebagai budaya sekaligus ikon Kabupaten Madiun,” ujarnya.

Image Not Found
Kegiatan Sarahsehan Kampung Pesilat di kecamatan jiwan, Kab Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Untuk itu, Bupati meminta agar seluruh perguruan silat membentuk paguyuban di tingkat kecamatan. Paguyuban nantinya dapat menjadi wadah dalam koordinasi, komunikasi, dan penyelesaian persoalan secara musyawarah.

“Harus segera membentuk pengurus paguyuban pencak silat. Supaya nanti kita lebih mudah untuk mengkomunikasikan,” terang Hari Wur.

Bahkan, sektor pendidikan, Pemkab Madiun juga telah menetapkan pencak silat sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kebijakan ini bertujuan mengenalkan pencak silat sejak dini sekaligus menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab kepada generasi muda.

“Kurikulumnya sudak kita tetapkan. Sehingga anak-anak sudah mulai dikenalkan pelajaran tentang ekstrakurikuler pencak silat. Ini juga sebagai salah satu pembinaan karate anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, konsolidasi menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan masyarakat dan aparat keamanan. Jika suasana sudah guyub dan kondusif, maka agenda pembinaan dan kompetisi dapat digelar lebih intensif.

 “Tidak ada prestasi tanpa kompetisi. Tapi kompetisi hanya bisa berjalan baik kalau kondisinya kondusif. Itu sebabnya paguyuban ini penting,” tegasnya.

Bupati Madiun mendorong agar perguruan silat terlibat aktif sebagai bagian dari pembinaan mental dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui Sarasehan Kampung Pesilat, Pemkab Madiun turut mendorong kerukunan antarperguruan, menjaga warisan budaya, dan menjemput prestasi lewat pencak silat.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola. Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung […]

    Bagikan
  • Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebanyak 4 warga Kabupaten Magetan dilaporkan menjadi korban bencana alam tanah longsor di Jalan Kendedes, Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Senin (20/1/2025) pukul 06.30 WITA. Keempatnya tercatat sebagai warga Dusun Sruwuh, Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Mereka adalah Didik (25), Kisno (50), Dwi (25), dan Sarip (50). […]

    Bagikan
  • Persiapan Haji 2026, Kemenag Magetan Tunggu Regulasi Resmi Kuota dan Pelunasan

    Persiapan Haji 2026, Kemenag Magetan Tunggu Regulasi Resmi Kuota dan Pelunasan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kementerian Agama Kabupaten Magetan mulai menjalankan sejumlah tahap awal persiapan keberangkatan haji tahun 2026. Meski regulasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum diterbitkan, langkah teknis di tingkat daerah sudah berlangsung, terutama verifikasi data dan screening kesehatan calon jemaah. Menurut data sementara tingkat Provinsi Jawa Timur, kuota haji tahun […]

    Bagikan
  • 38 Pelajar SD-SMP Ikuti Lomba Craft Painting di Balai Kota Madiun, Asah Kreativitas Lewat Ikon Kota

    38 Pelajar SD-SMP Ikuti Lomba Craft Painting di Balai Kota Madiun, Asah Kreativitas Lewat Ikon Kota

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Halaman Balai Kota Madiun dipenuhi semangat kreativitas pada Jumat (17/7/2026). Sebanyak 38 pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat mengikuti lomba Craft Painting dengan media lukis berbahan anyaman. Mengusung tema identitas Kota Madiun, para peserta tampak serius menggoreskan kuas demi menghadirkan karya terbaik. Berbeda dari melukis di atas kertas atau kanvas, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (12/06/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa dari lokasi Proklim, pengusaha, jajaran Perhutani dari KPH Lawu, […]

    Bagikan
  • Diduga Mengantuk, Mobil Brio Tabrak Bus Harapan Jaya di Ponorogo

    Diduga Mengantuk, Mobil Brio Tabrak Bus Harapan Jaya di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan adu banteng antara mobil Honda Brio dan Bus PO Harapan Jaya terjadi di jalur Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Rabu (17/6/2026) sore. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Honda Brio bernama Unan Dhika Dewi, 33 tahun, warga Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, mengalami luka serius dan harus dilarikan […]

    Bagikan
expand_less