Berita Terkini
Trending Tags

Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suhananto dan Majid dua ODGJ asal Desa Sendang, Jambon, Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Evakuasi Suhananto (45) dan Majid (42), dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (3/2/2026), menjadi sorotan tajam berakhirnya praktik pemasungan di Bumi Reog. Selama belasan tahun, keduanya hidup terkurung di rumah keluarga  tanpa akses layanan kesehatan jiwa yang layak  sebelum akhirnya dibebaskan dan dibawa untuk perawatan intensif. 

Dua kasus di Jambon itu kini menjadi titik balik penting dan mendasari klaim zero pasung (bebas pemasungan) di Ponorogo. Namun, ketika sejarah kemanusiaan mulai diperbaiki, catatan pahit lain yang baru saja terungkap menunjukkan bahwa praktik serupa justru terjadi jauh lebih lama dan lebih tragis.

Beberapa hari sebelumnya, publik dikejutkan oleh viralnya video seorang pria berusia 60 tahun bernama Sukirno alias Kirno di Desa Temon, Kecamatan Sawoo, yang dipasung dan dikurung dalam kurungan besi sempit selama hampir 20 tahun oleh keluarganya sendiri. Kasus ini memicu gelombang kecaman karena kondisi kurungan itu sangat tidak manusiawi, sekaligus membuka fakta bahwa pemasungan terjadi jauh sebelum dua kasus terbaru di Jambon. 

Sukirno dipasung sejak sekitar tahun 2006 di dalam kurungan besi berukuran tidak lebih dari satu meter, terisolasi dari dunia luar, sampai akhirnya videonya tersebar viral di media sosial dan mengundang perhatian warga serta aparat. Menurut laporan keluarga dan tetangga, pemasungan itu dilakukan karena dianggap membahayakan keselamatan anggota keluarga lainnya. 

Kondisi pemasungan Sukirno bukan sekadar dibelenggu tali atau dikurung di ruangan terbatas: tubuhnya yang renta selama puluhan tahun meringkuk di dalam kandang besi yang sangat kecil, sebuah gambaran nyata praktik pemasungan ekstrem yang berlangsung bertahun-tahun meskipun undang-undang dan peraturan sudah melarang keras tindakan tersebut. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Ponorogo, Anik Setyorini, mengakui bahwa meskipun jumlah ODGJ kategori berat di Ponorogo pada 2025 masih mencapai 2.118 orang, dua kasus di Jambon menjadi yang terakhir secara administratif dan dianggap menandai zero pasung.

“Dua ODGJ yang kemarin dievakuasi itu menjadi yang terakhir. Artinya, saat ini Ponorogo sudah zero pasung,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis (5/2/2026). 

Meski Dinkes menyelenggarakan fasilitas rehabilitasi dan instruksikan puskesmas untuk pemantauan rutin, fakta Sukirno menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah terlalu lambat menjangkau kasus yang berlangsung puluhan tahun. Sebuah zero pasung tanpa rekonsiliasi terhadap kasus-kasus lama seperti Sukirno adalah deklarasi semata, bukan refleksi perubahan sistemik yang menjamin manusia tidak lagi dilucuti haknya. 

Saat ini Suhananto dan Majid tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya selama sekitar tiga bulan, dan akan dilanjutkan dengan rehabilitasi sosial setelah kondisi mereka stabil. Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga menyediakan layanan rehabilitasi sosial ODGJ secara gratis di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan sebagai tahap awal pemulihan. 

Namun, dengan ribuan ODGJ kategori berat yang masih terdata, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah kebijakan kesehatan jiwa dan jaminan layanan sudah cukup mencegah kembalinya praktik pemasungan ?.

Tanpa sistem pemantauan yang kuat, tanpa akses layanan yang cepat dan tanpa kesadaran keluarga serta masyarakat yang meningkat, cerita pilu seperti kasus Sukirno bisa saja terulang tersembunyi di balik dinding rumah warga, jauh dari perhatian publik sampai suatu hari menjadi viral lagi.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gudang Rumah Makan Ayam Geprek dr. R di Lalap Si Jago Merah

    Gudang Rumah Makan Ayam Geprek dr. R di Lalap Si Jago Merah

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran melanda rumah makan Ayam Geprek dr. R yang terletak di Jalan Ciliwung, Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pada Sabtu (12/07/2025) siang. Api dilaporkan muncul sekitar pukul 13.00 WIB dari bangunan yang digunakan sebagai gudang penyimpanan. Gudang tersebut diketahui berisi tumpukan kayu dan kardus bekas, yang membuat api cepat […]

    Bagikan
  • Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun resmi dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (3/3/2025). Dari Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto kepada Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun. Sertijab yang digelar di Gedung Paripurna ini dipimpin […]

    Bagikan
  • KPU Magetan Tunggu Usulan Resmi, Proses PAW DPRD Belum Berlanjut

    KPU Magetan Tunggu Usulan Resmi, Proses PAW DPRD Belum Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD tidak bisa dilakukan secara sepihak dan harus mengikuti prosedur yang berlaku. Hingga kini, tahapan PAW masih menunggu pengajuan resmi dari DPRD maupun partai politik pengusung. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, mengungkapkan sebelumnya pihaknya telah menerima surat dari DPRD […]

    Bagikan
  • Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang paling strategis untuk dipertahankan, diperkuat, dan dikembangkan karena menyangkut langsung Al-Qur’an, kitab suci umat Islam. Termasuk Tartila yang merupakan metode pembelajaran membaca dan menulis Al-Quran yang menekankan cara dengan Tartil , yaitu membaca Al-Quran dengan pelan, benar dan sesuai dengan […]

    Bagikan
  • Danrem Siap Dorong Pesilat Jadi Pelopor dalam Wujudkan Madiun yang Aman dan Kondusif

    Danrem Siap Dorong Pesilat Jadi Pelopor dalam Wujudkan Madiun yang Aman dan Kondusif

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terkenal dengan pusatnya dari berbagai perguruan silat, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto berupaya membangun komunikasinya dengan berbagai perguruan silat di Madiun. Jika sebelumnya berkunjung ke padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM), kini giliran ke padepokan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less