Berita Terkini
Trending Tags

Terekam CCTV, Tragedi di Perlintasan Bancong, Pria di Madiun Tewas Disambar KA Jayakarta

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 240
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pria tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Jayakarta di perlintasan Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Seorang pria tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Jayakarta di perlintasan Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.55 WIB. Insiden tragis tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan berlangsung dalam hitungan detik.

Korban diketahui bernama Sugeng Hariadi (35), warga Dusun Pehrambak, Desa Bancong. Saat kejadian, KA Jayakarta melaju dari arah timur ke barat di jalur rel ganda wilayah tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, Sugeng terlihat berjalan seorang diri menuju area perlintasan. Ia sempat berdiri di antara dua jalur rel. Beberapa saat kemudian, korban mengeluarkan telepon genggam dan mengarahkan kameranya ke arah rel, diduga hendak merekam kereta yang terdengar mendekat.

Saat suara kereta semakin keras, korban justru melangkah ke rel sisi utara jalur yang sesaat kemudian dilintasi KA Jayakarta dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak terhindarkan.

Kapolsek Wonoasri AKP Eka Supriyadi mengungkapkan pihaknya yang menerima laporan warga segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area.

“Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Untuk motif masih dalam proses penyelidikan,” ujar Eka saat dikonfirmasi.

Image Not Found
Seorang pria tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Jayakarta di perlintasan Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Dari keterangan sejumlah saksi, yang bersangkutan diduga tengah mengalami tekanan batin. Pada pagi hari sebelum kejadian, ibunya dilaporkan meninggal dunia. Sementara ayahnya disebut belum genap seratus hari wafat. Informasi tersebut, menurut polisi, masih bersifat awal dan akan didalami lebih lanjut.

Proses evakuasi berlangsung hampir tiga jam. Petugas kepolisian bersama tim medis dan relawan menyisir sepanjang rel untuk memastikan tidak ada bagian tubuh yang tertinggal sebelum jenazah dibawa ke rumah sakit.

Hingga kini, aparat masih memeriksa sejumlah saksi serta menganalisis rekaman CCTV guna memastikan rangkaian peristiwa dan latar belakang kejadian.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun, Dinas Sosial (Dinsos) setempat mulai melakukan pendataan awal calon peserta didik. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan saat pembangunan fisik rampung sesuai target pemerintah pusat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program […]

    Bagikan
  • Semarak Sepasma 2025, Ribuan Warga Padati Festival Budaya dan UMKM 

    Semarak Sepasma 2025, Ribuan Warga Padati Festival Budaya dan UMKM 

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan warga memadati Lapangan Desa Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Selasa malam (02/07/2025), menyambut pembukaan Sepasar Ing Madiun (SEPASMA) 2025. Ini menjadi festival budaya dan ekonomi kreatif yang digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun. Festival ini menampilkan kolaborasi seni pertunjukan, parade budaya, serta bazar UMKM yang menjadi etalase potensi lokal. […]

    Bagikan
  • Soal Puskesmas Pilangkenceng, Aktivis Anti Korupsi : Kerusakan Pondasi Lebih Cepat Meski Temuan BPK Sudah Dibayar

    Soal Puskesmas Pilangkenceng, Aktivis Anti Korupsi : Kerusakan Pondasi Lebih Cepat Meski Temuan BPK Sudah Dibayar

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejanggalan proyek Puskesmas Pilangkenceng Kabupaten Madiun menuai reaksi pedas dari aktivis anti korupsi. Meskipun administrasi sudah lunas dibayar, faktanya kwalitas bangunan pada pondasi tetap berkurang hingga memicu kerusakan yang lebih cepat. “Meskipun secara administrasi bisa ditutup dengan pembayaran ke kas daerah, tetapi kwalitas bangunan faktanya tetap saja berkurang, apalagi yang dicurangi […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Sisir Kawasan Tebing Watusigar Gunung Kidul Cari Pelaku Terduga Pembunuhan

    Polres Ponorogo Sisir Kawasan Tebing Watusigar Gunung Kidul Cari Pelaku Terduga Pembunuhan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo terus melakukan pencarian terhadap A, terduga pelaku pembunuhan Nur Aini (55) yang ditemukan tewas berlumuran darah di rumahnya di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Pencarian bahkan meluas hingga ke Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selama sepekan penyisiran di kawasan Tebing Watusigar, Kapanewon Girisubo, petugas menemukan […]

    Bagikan
  • Upacara Harkitnas ke-117, Wali Kota Maidi Ajak ASN Jadi Pelaku Perubahan

    Upacara Harkitnas ke-117, Wali Kota Maidi Ajak ASN Jadi Pelaku Perubahan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan menggelar upacara yang berlangsung khidmat di kawasan Ngrowo Bening, Selasa pagi (20/05/2025). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan diikuti oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Madiun. Wali […]

    Bagikan
  • Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingkat perilaku seks bebas di kalangan remaja Kabupaten Magetan masih terbilang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Magetan menerima sedikitnya 68 permohonan dispensasi kawin. Ironisnya hal itu dikarenakan kehamilan di luar nikah maupun tertangkap berhubungan badan oleh keluarga atau warga. Menurut Hakim Pengadilan Agama Magetan, Sunyoto dari 68 perkara yang […]

    Bagikan
expand_less