Terekam CCTV, Tragedi di Perlintasan Bancong, Pria di Madiun Tewas Disambar KA Jayakarta
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 46
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Seorang pria tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Jayakarta di perlintasan Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.55 WIB. Insiden tragis tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan berlangsung dalam hitungan detik.
Korban diketahui bernama Sugeng Hariadi (35), warga Dusun Pehrambak, Desa Bancong. Saat kejadian, KA Jayakarta melaju dari arah timur ke barat di jalur rel ganda wilayah tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, Sugeng terlihat berjalan seorang diri menuju area perlintasan. Ia sempat berdiri di antara dua jalur rel. Beberapa saat kemudian, korban mengeluarkan telepon genggam dan mengarahkan kameranya ke arah rel, diduga hendak merekam kereta yang terdengar mendekat.
Saat suara kereta semakin keras, korban justru melangkah ke rel sisi utara jalur yang sesaat kemudian dilintasi KA Jayakarta dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak terhindarkan.
Kapolsek Wonoasri AKP Eka Supriyadi mengungkapkan pihaknya yang menerima laporan warga segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area.
“Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Untuk motif masih dalam proses penyelidikan,” ujar Eka saat dikonfirmasi.

Dari keterangan sejumlah saksi, yang bersangkutan diduga tengah mengalami tekanan batin. Pada pagi hari sebelum kejadian, ibunya dilaporkan meninggal dunia. Sementara ayahnya disebut belum genap seratus hari wafat. Informasi tersebut, menurut polisi, masih bersifat awal dan akan didalami lebih lanjut.
Proses evakuasi berlangsung hampir tiga jam. Petugas kepolisian bersama tim medis dan relawan menyisir sepanjang rel untuk memastikan tidak ada bagian tubuh yang tertinggal sebelum jenazah dibawa ke rumah sakit.
Hingga kini, aparat masih memeriksa sejumlah saksi serta menganalisis rekaman CCTV guna memastikan rangkaian peristiwa dan latar belakang kejadian.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung


