Berita Terkini
Trending Tags

Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 423
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Kejaksaan Negeri Kota Madiun. Foto : Tim Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) berganti jabatan berdasarkan keputusan yang diteken pada 11 Februari 2026. Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun, Wahyu Triantono yang kini digantikan oleh Komaidi. Padahal, Wahyu Triantono baru menjabat di Kota Pendekar sekitar 3 bulan.

Namun, tak hanya di posisi pucuk pimpinan, rotasi juga terjadi di jajaran pejabat utama (PJU). Jabatan Kepala Seksi Intelijen yang sebelumnya diemban Dicky Andi Firmansyah kini digantikan Aldy Slesviqtor Hermon. Sementara itu, posisi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) yang sebelumnya dijabat Arfan Halim, kini diisi Heru Duwi Admojo.

Rotasi ini terjadi ditengah peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat mengguncang Kota Madiun. Meski mutasi merupakan hal lumrah dalam dinamika organisasi Kejaksaan sebagai bentuk penyegaran dan penguatan kelembagaan, namun momentum pergantian kali ini tak lepas dari sorotan publik.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Madiun, Aldy Slesviqtor Hermon menegaskan bahwa mutasi dan rotasi sejumlah pejabat di internal institusi tersebut tidak berkaitan dengan peristiwa OTT KPK yang terjadi di Kota Madiun. Menurut Aldy, pergantian Kepala Kejari Kota Madiun dari Wahyu Triantono digantikan Komaidi murni karena faktor usia dan aturan kepegawaian yang berlaku sesuai dengan Undang-undang ASN nomer 20/2023 tentang ASN maupun di Peraturan Jaksa Agung (Perja) nomer PER-036/A/JA/12/2009 tentang perubahan atas Perja RI nomer PER-065/A/JA/07/2007 tentang pembinaan karir pegawai Kejaksaan RI.

“Pak Kajari (Wahyu Triantono,red) ini pindah karena memasuki purna tugas. Karena usia 58 tahun. Jadi sesuai dengan aturan,” kata Aldy, Jumat (13/2/2026).

Ia menerangkan, berdasarkan regulasi tersebut, jaksa yang menduduki jabatan struktural dan telah memasuki usia 58 tahun untuk eselon III, serta 60 tahun untuk eselon I dan II, maka satu hari setelah mencapai batas usia pensiun struktural langsung beralih menjadi jaksa fungsional hingga usia 60 tahun.

“Jadi beliau dari Eselon III a sampai umur 58 tahun dan menjadi jaksa fungsional. Pak Dicky eselon IVa, dan pak Arfan juga sama,” jelas Aldy.

Terkait jabatan Kasi Intelijen dan Kasi Pidsus, Aldy menegaskan bahwa pergantian tersebut merupakan bagian dari promosi dan penyegaran organisasi. “Kasi Intelijen promosi, kalau dari Kejari ke Kejati itu promosi. Dari Kejari tipe A II ke Kejati tipe B. Untuk Kasi Pidsus hanya penyegaran,” terangnya.

Ia kembali menegaskan bahwa seluruh proses mutasi tersebut murni bagian dari dinamika dan kebutuhan organisasi, bukan karena kasus tertentu.

“Jadi tidak ada kaitan dengan kasus yang ada di Kota Madiun,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus jual beli kayu jati ilegal berhasil digagalkan Polres Ponorogo. Sebanyak 40 gelondongan kayu jati diamankan petugas saat diangkut menggunakan sebuah truk di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri, Kecamatan Badegan, Jumat (08/08/2025) lalu. Kayu bernilai puluhan juta rupiah itu diduga hasil pembalakan liar di kawasan hutan Perhutani. Dua orang pelaku turut diamankan dalam […]

    Bagikan
  • Wow !! Kakek Pengemis di Magetan Bawa Uang Tunai Rp. 10 Juta Lebih

    Wow !! Kakek Pengemis di Magetan Bawa Uang Tunai Rp. 10 Juta Lebih

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aksi razia rutin petugas gabungan dari Dinas Sosial (Dinsos) Magetan dan Satpol PP membongkar fakta mengejutkan. Seorang pria lansia berusia 79 tahun yang biasa mengemis di depan minimarket kawasan Selosari, ternyata menyimpan uang tunai lebih dari Rp. 10 juta di balik bajunya. Pria tersebut diketahui bernama Wagimun, warga Desa Sumberagung, […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Dorong PKK Aktif Dukung Validasi Data Kependudukan

    Wali Kota Maidi Dorong PKK Aktif Dukung Validasi Data Kependudukan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan penekanan penting terhadap akurasi data administrasi kependudukan saat menghadiri sosialisasi pelayanan adminduk yang melibatkan seluruh Tim Penggerak PKK se-Kota Madiun. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Rabu (23/07/2025). Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK, Yuni Setyawati Maidi dan […]

    Bagikan
  • Forum Anak Kota Madiun Bisa Jadi Pelopor Pembangunan dan Agen Perubahan Generasi Muda

    Forum Anak Kota Madiun Bisa Jadi Pelopor Pembangunan dan Agen Perubahan Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah. Salah satunya melalui pengukuhan pengurus Forum Anak Kota Madiun oleh Wali Kota Madiun, Maidi pada Jumat (07/11/2025). Forum anak ini untuk memperkuat peran anak-anak sebagai pelopor dan pelapor dalam mewujudkan Kota Madiun ramah anak. Wali Kota Madiun, Maidi, dalam sambutannya […]

    Bagikan
  • Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah bergulir hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan. Setidaknya TK Tapen, SDN 1 Tapen, dan SDN 2 Tapen masih belum pernah menerima distribusi MBG hingga akhir Januari 2026. Temuan tersebut terungkap berdasarkan pantauan lapangan dan keluhan […]

    Bagikan
  • Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

    Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Seorang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan jari manis tangan kirinya remuk dan harus menjalani perawatan intensif. Mendapat laporan tersebut, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama sejumlah perangkat daerah mendatangi kediaman korban, […]

    Bagikan
expand_less