Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 670
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Kejaksaan Negeri Kota Madiun. Foto : Tim Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) berganti jabatan berdasarkan keputusan yang diteken pada 11 Februari 2026. Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun, Wahyu Triantono yang kini digantikan oleh Komaidi. Padahal, Wahyu Triantono baru menjabat di Kota Pendekar sekitar 3 bulan.

Namun, tak hanya di posisi pucuk pimpinan, rotasi juga terjadi di jajaran pejabat utama (PJU). Jabatan Kepala Seksi Intelijen yang sebelumnya diemban Dicky Andi Firmansyah kini digantikan Aldy Slesviqtor Hermon. Sementara itu, posisi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) yang sebelumnya dijabat Arfan Halim, kini diisi Heru Duwi Admojo.

Rotasi ini terjadi ditengah peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat mengguncang Kota Madiun. Meski mutasi merupakan hal lumrah dalam dinamika organisasi Kejaksaan sebagai bentuk penyegaran dan penguatan kelembagaan, namun momentum pergantian kali ini tak lepas dari sorotan publik.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Madiun, Aldy Slesviqtor Hermon menegaskan bahwa mutasi dan rotasi sejumlah pejabat di internal institusi tersebut tidak berkaitan dengan peristiwa OTT KPK yang terjadi di Kota Madiun. Menurut Aldy, pergantian Kepala Kejari Kota Madiun dari Wahyu Triantono digantikan Komaidi murni karena faktor usia dan aturan kepegawaian yang berlaku sesuai dengan Undang-undang ASN nomer 20/2023 tentang ASN maupun di Peraturan Jaksa Agung (Perja) nomer PER-036/A/JA/12/2009 tentang perubahan atas Perja RI nomer PER-065/A/JA/07/2007 tentang pembinaan karir pegawai Kejaksaan RI.

“Pak Kajari (Wahyu Triantono,red) ini pindah karena memasuki purna tugas. Karena usia 58 tahun. Jadi sesuai dengan aturan,” kata Aldy, Jumat (13/2/2026).

Ia menerangkan, berdasarkan regulasi tersebut, jaksa yang menduduki jabatan struktural dan telah memasuki usia 58 tahun untuk eselon III, serta 60 tahun untuk eselon I dan II, maka satu hari setelah mencapai batas usia pensiun struktural langsung beralih menjadi jaksa fungsional hingga usia 60 tahun.

“Jadi beliau dari Eselon III a sampai umur 58 tahun dan menjadi jaksa fungsional. Pak Dicky eselon IVa, dan pak Arfan juga sama,” jelas Aldy.

Terkait jabatan Kasi Intelijen dan Kasi Pidsus, Aldy menegaskan bahwa pergantian tersebut merupakan bagian dari promosi dan penyegaran organisasi. “Kasi Intelijen promosi, kalau dari Kejari ke Kejati itu promosi. Dari Kejari tipe A II ke Kejati tipe B. Untuk Kasi Pidsus hanya penyegaran,” terangnya.

Ia kembali menegaskan bahwa seluruh proses mutasi tersebut murni bagian dari dinamika dan kebutuhan organisasi, bukan karena kasus tertentu.

“Jadi tidak ada kaitan dengan kasus yang ada di Kota Madiun,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kabupaten Madiun Serukan Perbaikan dan Kolaborasi di Hari Jadi ke-457

    DPRD Kabupaten Madiun Serukan Perbaikan dan Kolaborasi di Hari Jadi ke-457

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momentum Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun menjadi refleksi penting bagi DPRD Kabupaten Madiun untuk terus berbenah. Ketua DPRD Madiun, Fery Sudarsono, menegaskan perlunya sinergi yang lebih solid antara eksekutif dan legislatif demi mewujudkan visi Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, Sejahtera). Pernyataan tersebut disampaikan Fery Sudarsono saat memimpin Rapat Paripurna Istimewa dalam […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

    Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Aksi gerombolan pemuda misterius dibongkar Tim buser dari Polres Magetan. Hasilnya, para pelaku pengeroyokan terhadap dua pemuda, ditetapkan tersangka bahkan ada yang masih dibawah umur. Kapolres Magetan AKBP Satria Permana menuturkan, peristiwa pertama terjadi pada Jumat malam (20/12/2024) sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Raya Lembeyan Kawedanan, masuk Desa Lembeyan Kulon. Dalam […]

    Bagikan
  • Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil Play Button

    Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 859
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sejumlah mantan karyawan CV Sukses Jaya Abadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan ijazah mereka yang hingga kini masih ditahan pihak perusahaan. Dokumen tersebut sebelumnya dijadikan jaminan saat mereka diterima bekerja di perusahaan produksi plastik yang berlokasi di Jalan Raya Basuki Rahmat, Desa Wonosari. Salah satu eks karyawan, Ina Vernanda, mengaku […]

    Bagikan
  • Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dijalankan di Madiun, Dua Dapur Siap Produksi

    Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dijalankan di Madiun, Dua Dapur Siap Produksi

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto mulai direalisasikan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dua dapur MBG di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, siap beroperasi dan mulai memproduksi makanan pada Mei ini. Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa […]

    Bagikan
  • PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua organisasi mahasiswa, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas PGRI Madiun (Unipma) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Madiun, menunda audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/9/2025). Keputusan ini disampaikan melalui rilis resmi kedua organisasi. Ketua GMNI Cabang Madiun, Nikolaus Leontin Ama Beta, […]

    Bagikan
  • Kabupaten Madiun Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak 2025

    Kabupaten Madiun Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak 2025

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 untuk kategori Nindya. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dalam ajang penganugerahan KLA 2025 yang berlangsung di Auditorium K.H. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Jumat (08/08/2025). Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan apresiasi atas […]

    Bagikan
expand_less