Berita Terkini
Trending Tags

Merasa Dirugikan, Warga Nambangan Lor Protes Pembangunan Gedung 7 Lantai RSI Aisyah Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 259
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Nambangan Lor lapor ke DPRD Kota Madiun memprotes keberadaan gedung 7 lantai milik Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyah Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 59 Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo wadul ke Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun pada Rabu (18/02/2026). Mereka ditemui oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya dan Ketua Komisi III Nur Salim beserta anggotanya di ruang rapat. Para warga ini memprotes keberadaan gedung 7 lantai milik Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyah Madiun.

Ketua RT 59, Kus Hendrawan menyampaikan bahwa sejak berdirinya bangunan tinggi itu berdampak terhadap kondisi lingkungan di pemukiman warga. Bahkan, warga juga tidak dilibatkan dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), termasuk soal Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Sosialisasi emang iya. Padahal ada konflik sosial disitu. Kami merasa ditinggal disitu. Warga tidak ada yang dilibatkan untuk tanda tangan dan lain sebagainya,” tegas Kus.

Ditengah gejolak warga terkait pembangunan gedung rumah sakit milik PP Muhammadiyah tersebut, warga sudah disuguhkan munculnya Amdal, PBG hingga Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL). Padahal, warga lingkungan RT 59 merasa tidak ada dinas atau instansi terkait yang hadir menemui mereka.

“Kami sudah berkirim surat ke sejumlah pihak termasuk ke LH (Dinas Lingkungan Hidup). LH menunjukan SKKL yang direkomendasikan dari DLH Provinsi Jawa Timur. Sekarang dampak lingkungannya sangat dirasakan oleh warga,” imbuhnya.

Menurutnya, dampak lingkungan yang dirasakan warga seperti sumur warga sudah tidak keluar air. Juga saat kondisi cuaca hujan dan angin kencang menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan dibandingkan sebelum gedung itu berdiri.

“Kami sudah berkoordinasi tetapi hasilnya nihil. Bahkan, janji direktur RSI hingga Ketua Muhammadiyah Kota Madiun ketempat kami sampai gedung jadi tidak pernah datang,” terang Kus Hendrawan.

Lebih lanjut, warga mendesak agar ada solusi terkait permasalahan warga tersebut. Termasuk kompensasi terhadap dampak lingkungan yang kini dirasakan oleh warga.

“Kami mendesak agar wakil rakyat ini dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga ini. Apalagi, lingkungan RT 59 ini sudah sering kali mendapatkan penghargaan di bidang lingkungan hidup. Banyak yang studi ke tempat kami,” tegas Kus Hendrawan.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Nur Salim mengungkapkan bahwa aspirasi warga Nambangan Lor tersebut telah dicatat dan akan ditindaklanjuti. Termasuk akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan OPD Pemkot Madiun terkait. 

“Dari aduan ataupun aspirasi warga RT 59 Nambangan Lor ini akan kami tindaklanjuti. Termasuk dengan pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan persoalan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan tersebut disinyalir terjadi karena komunikasi yang tidak berjalan antara RSI dengan warga terdampak. Termasuk persoalan perizinan pembangunan gedung bertingkat yang berdampak kepada warga.

“Dan juga kaitannya dengan komplain-komplain yang hubungannya dengan izin-izin pendirian bangunan atau hubungannya dengan operasional RSI. Apakah itu semuanya sudah sesuai prosedur. Warga mempertanyakan semuanya itu,” pungkas Nur Salim.

Lebih lanjut, tidak hanya memanggil OPD terkait, namun tidak menutup kemungkinan manajemen RSI Aisyiah Madiun juga akan turut dipanggil untuk klarifikasi atas persoalan tersebut.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Perlintasan KA Dioperasikan, Bupati Madiun Berpesan Agar Insiden Magetan Tidak Terulang

    Tiga Perlintasan KA Dioperasikan, Bupati Madiun Berpesan Agar Insiden Magetan Tidak Terulang

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi mengoperasikan tiga perlintasan kereta api (KA) sebidang yang kini dilengkapi palang pintu dan petugas penjaga. Ketiga perlintasan itu berada di Kecamatan Sawahan, Balerejo, dan Saradan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mencegah terulangnya kecelakaan seperti yang terjadi di Kabupaten Magetan beberapa waktu […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi mengungkap kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska, yang dilakukan oleh pelaku berinisial R bin R (58) dan AR bin NF (25). Keduanya, beralamat di Desa Karanganyar Kecamatan Reban Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah. Kasus ini bermula, pada Selasa (04/03/2025) sekira pukul 19.00 WIB, Tim Tiger […]

    Bagikan
  • Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AY (20), warga Kabupaten Magetan, yang diduga melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui berinisial AS (16), seorang pelajar asal Magetan. Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban melapor ke pihak kepolisian. Laporan tersebut bermula […]

    Bagikan
  • Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Ramadan, para petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen yang membawa berkah besar. Permintaan yang meningkat tajam sejak pertengahan Januari membuat harga mawar meroket lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa. Kenaikan harga ini dipicu tradisi masyarakat yang memerlukan bunga mawar untuk ziarah dan berbagai […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini dilakukan Polres Magetan. Melalui Unit Kamsel Satlantas, program Police Goes to School dengan konsep Polisi Sahabat Anak digelar di RA Roudhotul Jannah dan TK PGRI Panekan, Kecamatan Panekan. Kegiatan edukatif itu dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Magetan, Ipda Anjas Wisudarto, bersama anggotanya. […]

    Bagikan
  • Wakil Wali Kota Madiun Buka Kejuaraan Tarkam, Empat Cabor Siap Dipertandingkan

    Wakil Wali Kota Madiun Buka Kejuaraan Tarkam, Empat Cabor Siap Dipertandingkan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka Kejuaraan Tarkam 2025 di Kota Madiun. Acara pembukaan berlangsung meriah di GOR Wilis, Jumat (21/11/2025), dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama Ketua DPRD Kota Madiun. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug sebagai simbol dimulainya rangkaian kejuaraan tingkat kota […]

    Bagikan
expand_less