Berita Terkini
Trending Tags

Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita bersama Kementerian PU serta sejumlah pihak terkait turun langsung meninjau lokasi sungai menggunakan gondola. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan.

Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat untuk beraktivitas, bekerja, maupun bersekolah.

Keberadaan gondola tersebut menarik perhatian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Ia bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta sejumlah pihak terkait turun langsung meninjau lokasi guna mencari solusi permanen.

“Kemarin kami bersama Kementerian PU langsung meninjau lokasi untuk mencari solusi pembangunan jembatan permanen,” ujar Lisdyarita.

Menurutnya, hasil pembahasan sementara menghasilkan dua alternatif desain jembatan yang diusulkan. Saat ini, rencana pembangunan masih menunggu hasil kajian Detail Engineering Design (DED).

Lisdyarita menjelaskan, pembangunan jembatan kemungkinan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan mempertimbangkan dua opsi konstruksi yang tengah dikaji.

“Pembangunan jembatan dengan bentang sekitar 70 meter membutuhkan konstruksi besar dan anggaran cukup tinggi, diperkirakan mencapai Rp17 miliar. Saat ini kami masih menunggu hasil kajian lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek karena jembatan tersebut akan menghubungkan dua wilayah administratif. Pemerintah berharap jembatan yang dibangun nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga mobilitas masyarakat kembali normal.

“Semoga segera direalisasikan oleh kementerian, sehingga akses masyarakat kembali normal, termasuk bisa dilalui kendaraan roda empat,” pungkasnya.

Diketahui, akses menuju Kabupaten Trenggalek merupakan jalur terdekat bagi warga Desa Gedangan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk akses pendidikan. Selama jembatan belum dibangun kembali, gondola masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan warga.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, warga Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, memiliki tradisi tahunan bertajuk Ketupat Asyura yang dilaksanakan pada Senin malam (07/07/2025) bertepatan dengan 11 Muharram. Kegiatan ini diawali dengan arak-arakan ketupat oleh dua perguruan pencak silat besar di Madiun, yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan […]

    Bagikan
  • Ramp Check dan Cek Kesehatan Dalam Operasi Zebra Semeru 2025 di Terminal Maospati

    Ramp Check dan Cek Kesehatan Dalam Operasi Zebra Semeru 2025 di Terminal Maospati

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan keselamatan transportasi publik kembali digencarkan Polres Magetan. Pada Kamis (27/11/2025), Satuan Lalu Lintas Polres Magetan bersama Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Labkesda, serta Dokkes Polres menggelar Ramp Check dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Terminal Maospati. Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Zebra Semeru 2025. Armada bus antarkota dan antarpovinsi […]

    Bagikan
  • Wagub Jatim Beri Atensi TPA Kaliabu Agar Jadi Prioritas Penanganan Era Pemerintahan Harmonis

    Wagub Jatim Beri Atensi TPA Kaliabu Agar Jadi Prioritas Penanganan Era Pemerintahan Harmonis

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Kaliabu, Kecamatan Mejayan menyita perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak berharap pada Pemkab Madiun yang dinahkodai Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mampu mengatasi permasalahan gunung sampah di TPA Kaliabu yang kapasitasnya hampir overload.  Hal itu […]

    Bagikan
  • Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kab Madiun – Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengaku kesal dengan layanan dari salah satu staff puskesmas Gantrung setempat. Kekecewaan itu bermula saat pasien bernama Sri Ningsih (48) ingin berobat mengunakan fasilitas BPJS di rumah sakit yang dekat dengan rumahnya. Akan tetapi dua orang staff puskesmas yang tidak diketahui namanya […]

    Bagikan
  • 14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 mantan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Umbul Square Kabupaten Madiun menuntut pembayaran hak normatif mereka yang tertunggak selama enam bulan terakhir. Nilai tunggakan gaji, tunjangan dan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan mencapai Rp. 600 juta. Tuntutan disuarakan melalui Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dalam pertemuan bipartit, Selasa (26/8/2025). […]

    Bagikan
  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
expand_less