Berita Terkini
Trending Tags

Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita bersama Kementerian PU serta sejumlah pihak terkait turun langsung meninjau lokasi sungai menggunakan gondola. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan.

Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat untuk beraktivitas, bekerja, maupun bersekolah.

Keberadaan gondola tersebut menarik perhatian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Ia bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta sejumlah pihak terkait turun langsung meninjau lokasi guna mencari solusi permanen.

“Kemarin kami bersama Kementerian PU langsung meninjau lokasi untuk mencari solusi pembangunan jembatan permanen,” ujar Lisdyarita.

Menurutnya, hasil pembahasan sementara menghasilkan dua alternatif desain jembatan yang diusulkan. Saat ini, rencana pembangunan masih menunggu hasil kajian Detail Engineering Design (DED).

Lisdyarita menjelaskan, pembangunan jembatan kemungkinan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan mempertimbangkan dua opsi konstruksi yang tengah dikaji.

“Pembangunan jembatan dengan bentang sekitar 70 meter membutuhkan konstruksi besar dan anggaran cukup tinggi, diperkirakan mencapai Rp17 miliar. Saat ini kami masih menunggu hasil kajian lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek karena jembatan tersebut akan menghubungkan dua wilayah administratif. Pemerintah berharap jembatan yang dibangun nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga mobilitas masyarakat kembali normal.

“Semoga segera direalisasikan oleh kementerian, sehingga akses masyarakat kembali normal, termasuk bisa dilalui kendaraan roda empat,” pungkasnya.

Diketahui, akses menuju Kabupaten Trenggalek merupakan jalur terdekat bagi warga Desa Gedangan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk akses pendidikan. Selama jembatan belum dibangun kembali, gondola masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan warga.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persinga Ngawi Bakal Arungi Liga 4 Jawa Timur 2024/2025

    Persinga Ngawi Bakal Arungi Liga 4 Jawa Timur 2024/2025

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Persinga Ngawi, tim kebanggaan warga Ngawi tengah menyongsong kompetisi Liga 4 Jawa Timur 2024/2025. Tim yang dijuluki Laskar Ketonggo ini, secara resmi memperkenalkan pemain dan jersey mereka. Hal itu bagian dari persiapan menuju musim kompetisi yang semakin dekat. Ketua Askab PSSI Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengungkapkan bahwa Persinga telah melakukan persiapan yang […]

    Bagikan
  • Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses relokasi 164 pedagang Pasar Sayur Magetan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ramai soal tuntutan akses jalan dan sterilisasi lokasi lama, kini perhatian beralih pada cara pemerintah daerah menyikapi aspirasi pedagang di tengah keterbatasan aturan dan anggaran. Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama sejumlah OPD melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan proses […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

    Pemkot Madiun Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan kendaraan dinas berpelat merah untuk keperluan mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diberlakukan menjelang masa libur panjang yang dimulai Rabu (18/3/2026) hingga Selasa (24/3/2026). Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan larangan tersebut telah disampaikan kepada seluruh pimpinan Organisasi […]

    Bagikan
  • Demo GMNI dan PMII Batal, Polri-TNI Tetap Jaga Ketat DPRD dan Puspem Mejayan

    Demo GMNI dan PMII Batal, Polri-TNI Tetap Jaga Ketat DPRD dan Puspem Mejayan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Demo GMNI dan PMII Batal, Polri-TNI Tetap Jaga Ketat DPRD dan Puspem Mejayan Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan personel gabungan Polri dan TNI tetap disiagakan di dua lokasi vital Kabupaten Madiun, Senin (1/9/2025), meski rencana aksi demonstrasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dibatalkan. Pengamanan ketat dilakukan di Gedung […]

    Bagikan
  • Heboh Tahan Ijazah Eks Karyawan, FSPMI Jatim Desak Penindakan Tegas di Pabrik Plastik Madiun

    Heboh Tahan Ijazah Eks Karyawan, FSPMI Jatim Desak Penindakan Tegas di Pabrik Plastik Madiun

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kasus dugaan penahanan ijazah eks karyawan oleh perusahaan plastik CV Sukses Jaya Abadi di Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, terus menuai sorotan. Kali ini, Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jawa Timur angkat suara dan mendesak pemerintah bertindak tegas. Pengurus DPW FSPMI Jawa Timur, Nuruddin Hidayat, menegaskan praktik […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kecamatan Karangrejo untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil setelah pengajuan awal pembangunan di bekas SDN Selosari 4 ditolak Pemerintah Pusat karena tidak memenuhi syarat minimal luasan lahan. Menurut Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, lahan di Selosari hanya memiliki […]

    Bagikan
expand_less