Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita bersama Kementerian PU serta sejumlah pihak terkait turun langsung meninjau lokasi sungai menggunakan gondola. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan.

Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat untuk beraktivitas, bekerja, maupun bersekolah.

Keberadaan gondola tersebut menarik perhatian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Ia bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta sejumlah pihak terkait turun langsung meninjau lokasi guna mencari solusi permanen.

“Kemarin kami bersama Kementerian PU langsung meninjau lokasi untuk mencari solusi pembangunan jembatan permanen,” ujar Lisdyarita.

Menurutnya, hasil pembahasan sementara menghasilkan dua alternatif desain jembatan yang diusulkan. Saat ini, rencana pembangunan masih menunggu hasil kajian Detail Engineering Design (DED).

Lisdyarita menjelaskan, pembangunan jembatan kemungkinan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan mempertimbangkan dua opsi konstruksi yang tengah dikaji.

“Pembangunan jembatan dengan bentang sekitar 70 meter membutuhkan konstruksi besar dan anggaran cukup tinggi, diperkirakan mencapai Rp17 miliar. Saat ini kami masih menunggu hasil kajian lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek karena jembatan tersebut akan menghubungkan dua wilayah administratif. Pemerintah berharap jembatan yang dibangun nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga mobilitas masyarakat kembali normal.

“Semoga segera direalisasikan oleh kementerian, sehingga akses masyarakat kembali normal, termasuk bisa dilalui kendaraan roda empat,” pungkasnya.

Diketahui, akses menuju Kabupaten Trenggalek merupakan jalur terdekat bagi warga Desa Gedangan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk akses pendidikan. Selama jembatan belum dibangun kembali, gondola masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan warga.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik penjualan tanah dan rumah warisan tanpa persetujuan ahli waris kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kasus ini menimpa Sumarti, warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, yang mengaku rumah peninggalan orang tuanya tiba-tiba berpindah tangan tanpa sepengetahuannya. Peristiwa tersebut telah dilaporkan Sumarti ke LBH No Viral No Justice Magetan pada Kamis (23/4/2026) […]

    Bagikan
  • Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan

    Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali memicu insiden membahayakan di Kabupaten Magetan. Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa dua pengendara motor yang melintas di Jalan Raya Parang–Lembeyan, tepatnya di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Dua perempuan muda itu mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. […]

    Bagikan
  • Siap Suplai Ikan MBG, DKPP Kota Madiun Tebar 7.000 Lebih Benih Ikan di Embung Pilangbango

    Siap Suplai Ikan MBG, DKPP Kota Madiun Tebar 7.000 Lebih Benih Ikan di Embung Pilangbango

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun melaksanakan tebar benih ikan di Embung Pilangbango di Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo pada Kamis (12/02/2026). Tercatat sebanyak 3.000 benih ikan gurame dan 4.145 benih ikan patin yang ditebar di Embung Pilangbango. Ini menjadi bagian upaya DKPP Kota Madiun dalam menciptakan ketahanan pangan, […]

    Bagikan
  • KA Kertanegara Tertemper Truk di Kediri, Awak KA Alami Luka-Luka

    KA Kertanegara Tertemper Truk di Kediri, Awak KA Alami Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri – Kecelakaan Kereta Api (KA) terjadi di wilayah KAI Daop 7 Madiun. KA Kertanegara (167) rute Malang – Purwokerto tertemper truk di kilometer 175+4, petak jalan Ngadiluwih-Kras, Kabupaten Kediri pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 10:55 WIB. Kondisi lokomotif mengalami kerusakan parah. “KAI Daop 7 Madiun sangat menyayangkan insiden KA Kertanegara yang tertemper […]

    Bagikan
  • Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beredar foto pernikahan di Lapas Kelas I Madiun Jawa Timur. Dalam foto itu tampak mempelai pria berjas hitam adalah warga binaan (Wabin) kasus narkoba berinisial CL berasal dari Nganjuk.  Informasi dari sumber yang terpercaya, CL sebelumnya merupakan wabin di lapas Magetan kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas I Madiun. CL melangsungkan […]

    Bagikan
  • Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras. “Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh […]

    Bagikan
expand_less