Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Siswa SMP di Ngawi Nekat Bikin Mercon, Ibu Panggil Damkar untuk Beri Pembinaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 296
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
petugas pemadam kebakaran memberikan pembinaan kepada siswa kelas SMP yang nekat meracik petasan di rumahnya. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Seorang siswa kelas VII SMP Negeri 1 Paron di Kabupaten Ngawi menjadi perhatian publik setelah diketahui enggan berangkat sekolah dan justru sibuk meracik petasan di rumahnya. Aksi berbahaya itu membuat sang ibu panik dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk memberikan pembinaan pada Rabu (11/3/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terekam dalam video milik petugas Damkar. Dalam rekaman itu tampak petugas mendatangi rumah keluarga tersebut di Desa Jeblogan, Kecamatan Paron. Mereka memberikan edukasi kepada bocah berusia 13 tahun itu tentang risiko fatal dari meracik bahan peledak serta pentingnya mengikuti pendidikan formal.

Sang ibu, Darwati (48), mengaku sudah kewalahan menghadapi perilaku anaknya, Rehan Zaki Alrahmad. Ia mengatakan Rehan belakangan kerap membangkang dan menolak berangkat sekolah, bahkan lebih memilih membuat mercon di dalam rumah. Darwati menuturkan bahwa kekhawatirannya memuncak karena aktivitas tersebut sangat berbahaya.

“Awalnya saya kesal karena anak tidak mau sekolah dan malah bikin petasan. Karena takut terjadi sesuatu, saya panggil Damkar supaya anak saya dapat pengarahan dan sadar bahwa itu berbahaya,” ujarnya.

Petugas Damkar Kabupaten Ngawi memberikan nasihat dan berupaya membujuk Rehan agar berhenti membuat petasan. Bocah itu mengaku seluruh bahan dan gulungan kertas untuk mercon telah ia buang ke sumur pada pagi hari. Namun, ia tidak menjelaskan asal-usul bahan tersebut.

“Begitu mendapat laporan, kami datang untuk memberi nasihat soal bahaya mercon dan pentingnya sekolah. Bahan mercon yang sempat dibuat juga sudah dibuang oleh anak tersebut,” jelasnya.

Tak hanya Damkar, aparat dari Polsek Paron turut mendatangi rumah tersebut untuk memastikan tidak ada lagi bahan baku petasan dan memberikan pembinaan tambahan. Setelah mendapat pengarahan dari berbagai pihak, Rehan akhirnya berjanji akan kembali bersekolah dan tidak lagi membuat petasan. Petugas pun meninggalkan lokasi setelah memastikan situasi aman.

Kasus ini menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat bahwa aktivitas membuat bahan peledak, seperti mercon, bukan hanya melanggar aturan tetapi juga sangat berisiko menyebabkan luka hingga kebakaran. Pendampingan dan komunikasi antara orang tua, sekolah, serta pihak berwenang menjadi penting untuk mencegah kejadian serupa.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Simpatik TNI-Polri Bagi Bingkisan Lebaran untuk Abang Becak

    Aksi Simpatik TNI-Polri Bagi Bingkisan Lebaran untuk Abang Becak

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – TNI-Polri di Madiun menggelar aksi sosial dengan membagikan bingkisan lebaran kepada para abang becak yang mangkal di Alun-Alun Kota Madiun, Kamis (27/3/2025). Kasrem 081/DSJ, Letkol Inf Meina Helmi menyebut, aksi itu merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri kepada masyarakat. “Kami TNI-Polri berasal dari rakyat dan akan siap membantu apapun kesulitan masyarakat,” ujarnya. […]

    Bagikan
  • Ratusan Napi Lapas Madiun Terima Remisi HUT ke-80 RI, 20 WBP Langsung Bebas

    Ratusan Napi Lapas Madiun Terima Remisi HUT ke-80 RI, 20 WBP Langsung Bebas

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, ratusan warga binaan di Lapas Pemuda dan Lapas Kelas I Madiun memperoleh remisi, Minggu (17/08/2025). Tercatat sebanyak 848 orang menerima Remisi Umum (RU), sementara 909 lainnya mendapatkan Remisi Dasawarsa (RD). Dari jumlah tersebut, 20 orang langsung menghirup udara bebas setelah masa […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Polres Madiun Cek Harga Beras, Stok di Penggilingan Capai 50 Ton

    Satgas Pangan Polres Madiun Cek Harga Beras, Stok di Penggilingan Capai 50 Ton

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Tugas Pangan Polres Madiun turun langsung memantau harga dan stok beras di Kabupaten Madiun. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan. Pemantauan dilakukan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI di sejumlah titik pada Kamis (01/01/2026). Tim menyasar penggilingan padi hingga […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aktivitas tambang ilegal di Ponorogo kembali jadi perhatian serius. Dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (02/05/2025), para anggota dewan mendesak Pemkab Ponorogo untuk segera bertindak tegas. Melalui Pandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Fraksi Demokrat meminta agar Pemkab menggandeng Pemprov Jawa Timur untuk menertibkan tambang […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki pekan pertama Januari 2026, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, belum menerima gaji bulanan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan karena pencairan gaji biasanya dilakukan pada awal bulan. Hingga Rabu (7/1/2026), sejumlah ASN mengaku masih menunggu transfer gaji masuk ke rekening masing-masing. Bahkan, keterlambatan tahun […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Droping Air Bersih, 21 KK Terdampak Kekeringan

    BPBD Kota Madiun Droping Air Bersih, 21 KK Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan droping air bersih untuk warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Madiun, Senin (28/9/2026). Kekeringan terjadi akibat sumur dalam milik warga tidak lagi mengalir selama musim kemarau. Sebanyak 21 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak kekeringan. Rinciannya, 14 KK berada di wilayah Kelurahan […]

    Bagikan
expand_less