Berita Terkini
Trending Tags

Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 294
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan Santri Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam.

Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri dari 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir, dengan total bacaan satu Al-Qur’an penuh. Hal ini sudah menjadi ciri khas Ponpes Al Fatah, yang dikenal sebagai salah satu pusat penghafal Al-Qur’an di Indonesia.

Staf pengajar Ponpes Al Fatah, Barly Musaddad, menjelaskan bahwa pelaksanaan tarawih 30 juz dijalankan dalam tiga halaqah, masing-masing dipimpin enam imam yang seluruhnya merupakan hafiz Al-Qur’an.

“Untuk tarawih 30 juz, satu imam membaca lima juz dan bergantian. Syukurnya, bacaan mereka sudah melalui tes standar internasional—tartil, tajwid, makhraj, semua harus benar-benar terjaga,” ujarnya.

Barly menegaskan, syarat menjadi imam sangat ketat: hafiz Al-Qur’an, lancar tanpa banyak kesalahan, serta memiliki kualitas suara dan bacaan sesuai standar ponpes. Sementara untuk makmum, tidak ada batasan.

“Makmumnya justru banyak dari luar daerah, bahkan dari luar negeri. Banyak yang ingin merasakan bagaimana sensasinya ikut tarawih 30 juz,” tambahnya.

Menurut Barly, tarawih 30 juz bukan sekadar panjang, tetapi juga menuntut konsistensi kualitas bacaan.

“Satu juz itu paling cepat dibaca dalam setengah jam jika ingin menjaga kaidah tajwid. Karena itu, kami mulai setelah Magrib dengan rangkaian ibadah, lalu lanjut setelah Isya hingga selesai sebelum sahur,” tuturnya.

Ia menegaskan, tidak ada paksaan bagi santri maupun jamaah untuk mengikuti tarawih terlama ini. Pilihan bacaan beragam, mulai dari 1 juz, 5 juz, 10 juz, 15 juz, hingga 30 juz sesuai kemampuan.

Salah satu imam tarawih 30 juz tahun ini adalah Ahmad Nahdi Hasyim, santri 23 tahun asal Pasuruan. Tahun ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi imam utama pada halaqah 30 juz.

“Alhamdulillah senang sekali. Sejak selesai hafalan Al-Qur’an di kelas lima diniyah, saya memang berharap bisa diberi amanah ini,” ujarnya.

Untuk menjaga stamina, Ahmad mengaku mengikuti pola khusus. “Siang saya istirahat penuh supaya malam kuat berdiri. Saat berbuka biasanya saya minum kopi pahit dicampur sedikit garam, lalu makan telur ayam kampung mentah. Sudah jadi kebiasaan agar tidak mudah ngantuk,” jelasnya.

Selain persiapan fisik, ia juga melakukan penguatan hafalan setiap hari selama beberapa bulan sebelum Ramadan.

Tarawih superpanjang ini dikenal sebagai salah satu tradisi Ramadan paling ekstrem di Indonesia. Meski demikian, banyak jamaah yang justru datang ke Temboro setiap tahun untuk mengikutinya. Tidak sedikit yang membawa keluarga karena di halaqah 30 juz tersedia tempat bagi jamaah laki-laki dan perempuan.

Dengan konsistensi tradisi ini, Ponpes Al Fatah Temboro kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kajian Al-Qur’an yang tidak hanya menjaga hafalan, tetapi juga kualitas bacaan dan kekuatan spiritual jamaah selama Ramadan. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta berpalang pintu menuju Stasiun Magetan, Jawa Timur, saat KA Malioboro Ekspres menabrak tujuh pemotor pada Senin (19/05/2025). Insiden tersebut menyebabkan empat orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Pasca kecelakaan, keluarga korban mulai berdatangan ke ruang jenazah RSUD Sayidiman Magetan untuk memastikan identitas anggota keluarganya […]

    Bagikan
  • Nilai Paket Tak Sesuai Anggaran, Kanang Soroti Pelaksanaan Program MBG

    Nilai Paket Tak Sesuai Anggaran, Kanang Soroti Pelaksanaan Program MBG

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menguat. Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, meminta pemerintah meninjau ulang seluruh mekanisme program menyusul berbagai persoalan yang muncul di sejumlah daerah. Kanang mengatakan evaluasi diperlukan setelah muncul laporan dugaan keracunan makanan, ketidaksesuaian kualitas menu, hingga selisih nilai […]

    Bagikan
  • Perbaiki Jaringan Internet, Teknisi Wifi Tewas Tersengat Listrik di Magetan

    Perbaiki Jaringan Internet, Teknisi Wifi Tewas Tersengat Listrik di Magetan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang teknisi jaringan wifi asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memperbaiki jaringan internet di atap rumah warga di Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Rabu (21/05/2025). Korban diketahui bernama Siswanto. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ketika korban bersama tiga rekannya tengah memperbaiki jaringan […]

    Bagikan
  • Musisi Lokal Ponorogo Jadi Opening Act Konser Dewa 19

    Musisi Lokal Ponorogo Jadi Opening Act Konser Dewa 19

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Gelaran konser bertajuk Kidung Aruna Kinanti, sebagai puncak perayaan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo, semakin semarak dengan tampilnya musisi-musisi lokal sebagai pembuka untuk band legendaris, Dewa 19. Penampilan ini menjadi momentum penting bagi para musisi lokal yang mendapatkan kesempatan berharga di atas panggung megah ⁠— sekaligus membuka suasana bagi konser utama […]

    Bagikan
  • Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah personil BPBD Kota Madiun bersama PLN UP3 Madiun ramai-ramai mendatangi Embung Pilangbango Kota Madiun pada Selasa (04/02/2025). Dengan cepat dan tanggap, mereka melakukan evakuasi kebencanaan. Proses evakuasi menggunakan perahu karet dan dapat dilaksanakan dengan aman. Ya, itu tadi merupakan kegiatan simulasi tanggap darurat banjir di Embung Pilangbango. Kegiatan ini […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, mendadak mati. Diduga, kematian ikan ini disebabkan oleh fenomena alam berupa munculnya gas belerang dari dasar telaga. Kejadian ini membuat para petani keramba mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Menurut keterangan para pembudidaya ikan nila, kematian ikan mulai terjadi sejak Jumat pekan […]

    Bagikan
expand_less