Berita Terkini
Trending Tags

Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 512
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan Santri Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam.

Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri dari 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir, dengan total bacaan satu Al-Qur’an penuh. Hal ini sudah menjadi ciri khas Ponpes Al Fatah, yang dikenal sebagai salah satu pusat penghafal Al-Qur’an di Indonesia.

Staf pengajar Ponpes Al Fatah, Barly Musaddad, menjelaskan bahwa pelaksanaan tarawih 30 juz dijalankan dalam tiga halaqah, masing-masing dipimpin enam imam yang seluruhnya merupakan hafiz Al-Qur’an.

“Untuk tarawih 30 juz, satu imam membaca lima juz dan bergantian. Syukurnya, bacaan mereka sudah melalui tes standar internasional—tartil, tajwid, makhraj, semua harus benar-benar terjaga,” ujarnya.

Barly menegaskan, syarat menjadi imam sangat ketat: hafiz Al-Qur’an, lancar tanpa banyak kesalahan, serta memiliki kualitas suara dan bacaan sesuai standar ponpes. Sementara untuk makmum, tidak ada batasan.

“Makmumnya justru banyak dari luar daerah, bahkan dari luar negeri. Banyak yang ingin merasakan bagaimana sensasinya ikut tarawih 30 juz,” tambahnya.

Menurut Barly, tarawih 30 juz bukan sekadar panjang, tetapi juga menuntut konsistensi kualitas bacaan.

“Satu juz itu paling cepat dibaca dalam setengah jam jika ingin menjaga kaidah tajwid. Karena itu, kami mulai setelah Magrib dengan rangkaian ibadah, lalu lanjut setelah Isya hingga selesai sebelum sahur,” tuturnya.

Ia menegaskan, tidak ada paksaan bagi santri maupun jamaah untuk mengikuti tarawih terlama ini. Pilihan bacaan beragam, mulai dari 1 juz, 5 juz, 10 juz, 15 juz, hingga 30 juz sesuai kemampuan.

Salah satu imam tarawih 30 juz tahun ini adalah Ahmad Nahdi Hasyim, santri 23 tahun asal Pasuruan. Tahun ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi imam utama pada halaqah 30 juz.

“Alhamdulillah senang sekali. Sejak selesai hafalan Al-Qur’an di kelas lima diniyah, saya memang berharap bisa diberi amanah ini,” ujarnya.

Untuk menjaga stamina, Ahmad mengaku mengikuti pola khusus. “Siang saya istirahat penuh supaya malam kuat berdiri. Saat berbuka biasanya saya minum kopi pahit dicampur sedikit garam, lalu makan telur ayam kampung mentah. Sudah jadi kebiasaan agar tidak mudah ngantuk,” jelasnya.

Selain persiapan fisik, ia juga melakukan penguatan hafalan setiap hari selama beberapa bulan sebelum Ramadan.

Tarawih superpanjang ini dikenal sebagai salah satu tradisi Ramadan paling ekstrem di Indonesia. Meski demikian, banyak jamaah yang justru datang ke Temboro setiap tahun untuk mengikutinya. Tidak sedikit yang membawa keluarga karena di halaqah 30 juz tersedia tempat bagi jamaah laki-laki dan perempuan.

Dengan konsistensi tradisi ini, Ponpes Al Fatah Temboro kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kajian Al-Qur’an yang tidak hanya menjaga hafalan, tetapi juga kualitas bacaan dan kekuatan spiritual jamaah selama Ramadan. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

    Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api dengan palang pintu di wilayah Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin (19/05/2025) siang. Insiden tragis ini melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan 7 kendaraan bermotor yang melintas. Akibatnya, empat orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan diduga disebabkan kelalaian penjaga […]

    Bagikan
  • Ibu dan Balita Jadi Korban, Tabrakan 2 Motor di Ponorogo Bikin Warga Panik

    Ibu dan Balita Jadi Korban, Tabrakan 2 Motor di Ponorogo Bikin Warga Panik

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang ibu muda, Yuni Melawati (28), warga Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, mengalami luka setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan pengendara lain. Peristiwa tersebut juga melibatkan anak […]

    Bagikan
  • Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Prediksi Puncak Mudik 18 Maret dan Target Angkut 229 Ribu Penumpang

    Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Prediksi Puncak Mudik 18 Maret dan Target Angkut 229 Ribu Penumpang

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026. Selain menambah perjalanan kereta, KAI juga memprediksi peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, mengatakan pada masa angkutan Lebaran tahun ini […]

    Bagikan
  • Menikmati Kelezatan Nila Jumbo Asam Manis di Pinggir Telaga Ponorogo

    Menikmati Kelezatan Nila Jumbo Asam Manis di Pinggir Telaga Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Telaga Ngebel Ponorogo tidak hanya menyuguhkan keindahan alam yang sejuk nan asri. Namun, aneka kuliner yang menggoda yang khas di Telaga Ngebel patut disantap. Apalagi kalau bukan olahan ikan Nila. Lokasinya berada di tepi telaga, rumah makan bernama Pos Ketan. Kenapa ikan nila, hal ini lantaran di area Telaga Ngebel banyak […]

    Bagikan
  • DLH Madiun Siapkan Verifikasi Adipura 2025, Maksimalkan TPS3R

    DLH Madiun Siapkan Verifikasi Adipura 2025, Maksimalkan TPS3R

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun menggelar rapat persiapan verifikasi lapangan menjelang penilaian akhir Adipura 2025. Pertemuan yang berlangsung Rabu (19/11/2025), dihadiri perwakilan dari seluruh unsur pentahelix Kabupaten Madiun, diantaranya Pemerintah yg dihadiri para Kepala Perangkat Daerah terkait, Semua Camat, Perwakilan Kepala Desa/Lurah, kemudian dari Dunia Usaha diwakili para Adm Perhutani, […]

    Bagikan
  • Sigit Budiarto Dilantik Sekda Madiun, Bupati Madiun Tekankan Peran Sentral Penggerak Birokrasi

    Sigit Budiarto Dilantik Sekda Madiun, Bupati Madiun Tekankan Peran Sentral Penggerak Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dengan pejabat definitif. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, melantik Sigit Budiarto sebagai Sekda Kabupaten Madiun dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Muda Graha, Rabu (29/4/2026). Pelantikan ini dilakukan setelah jabatan Sekda sebelumnya yang dipegang Tontro Pahlawanto berakhir pada Desember 2025. Sejak […]

    Bagikan
expand_less