Berita Terkini
Trending Tags

Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 435
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan Santri Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam.

Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri dari 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir, dengan total bacaan satu Al-Qur’an penuh. Hal ini sudah menjadi ciri khas Ponpes Al Fatah, yang dikenal sebagai salah satu pusat penghafal Al-Qur’an di Indonesia.

Staf pengajar Ponpes Al Fatah, Barly Musaddad, menjelaskan bahwa pelaksanaan tarawih 30 juz dijalankan dalam tiga halaqah, masing-masing dipimpin enam imam yang seluruhnya merupakan hafiz Al-Qur’an.

“Untuk tarawih 30 juz, satu imam membaca lima juz dan bergantian. Syukurnya, bacaan mereka sudah melalui tes standar internasional—tartil, tajwid, makhraj, semua harus benar-benar terjaga,” ujarnya.

Barly menegaskan, syarat menjadi imam sangat ketat: hafiz Al-Qur’an, lancar tanpa banyak kesalahan, serta memiliki kualitas suara dan bacaan sesuai standar ponpes. Sementara untuk makmum, tidak ada batasan.

“Makmumnya justru banyak dari luar daerah, bahkan dari luar negeri. Banyak yang ingin merasakan bagaimana sensasinya ikut tarawih 30 juz,” tambahnya.

Menurut Barly, tarawih 30 juz bukan sekadar panjang, tetapi juga menuntut konsistensi kualitas bacaan.

“Satu juz itu paling cepat dibaca dalam setengah jam jika ingin menjaga kaidah tajwid. Karena itu, kami mulai setelah Magrib dengan rangkaian ibadah, lalu lanjut setelah Isya hingga selesai sebelum sahur,” tuturnya.

Ia menegaskan, tidak ada paksaan bagi santri maupun jamaah untuk mengikuti tarawih terlama ini. Pilihan bacaan beragam, mulai dari 1 juz, 5 juz, 10 juz, 15 juz, hingga 30 juz sesuai kemampuan.

Salah satu imam tarawih 30 juz tahun ini adalah Ahmad Nahdi Hasyim, santri 23 tahun asal Pasuruan. Tahun ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi imam utama pada halaqah 30 juz.

“Alhamdulillah senang sekali. Sejak selesai hafalan Al-Qur’an di kelas lima diniyah, saya memang berharap bisa diberi amanah ini,” ujarnya.

Untuk menjaga stamina, Ahmad mengaku mengikuti pola khusus. “Siang saya istirahat penuh supaya malam kuat berdiri. Saat berbuka biasanya saya minum kopi pahit dicampur sedikit garam, lalu makan telur ayam kampung mentah. Sudah jadi kebiasaan agar tidak mudah ngantuk,” jelasnya.

Selain persiapan fisik, ia juga melakukan penguatan hafalan setiap hari selama beberapa bulan sebelum Ramadan.

Tarawih superpanjang ini dikenal sebagai salah satu tradisi Ramadan paling ekstrem di Indonesia. Meski demikian, banyak jamaah yang justru datang ke Temboro setiap tahun untuk mengikutinya. Tidak sedikit yang membawa keluarga karena di halaqah 30 juz tersedia tempat bagi jamaah laki-laki dan perempuan.

Dengan konsistensi tradisi ini, Ponpes Al Fatah Temboro kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kajian Al-Qur’an yang tidak hanya menjaga hafalan, tetapi juga kualitas bacaan dan kekuatan spiritual jamaah selama Ramadan. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    Dugaan Penyebab Kematian Bayi X, Lahir Tanpa Bantuan Medis

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Inafis Polres Madiun bersama Tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kediri melaksanakan Identifikasi jenazah Bayi X di Ruangan Jenazah RSUD dr Soedono Kota Madiun Jumat ( 10/1/2025) Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara melaksanakan autopsi terhadap penemuan mayat bayi jenis kelamin laki-laki tanpa indentitas di wilayah Sungai Sono Desa Tiron Kecamatan/Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Rencana Perbaikan Jalan 2026, Pemkot Usulkan Anggaran Hingga Rp. 4 Miliar per Paket

    Rencana Perbaikan Jalan 2026, Pemkot Usulkan Anggaran Hingga Rp. 4 Miliar per Paket

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun mulai menyiapkan rencana pekerjaan infrastruktur jalan untuk tahun 2026. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa penyusunan program masih akan mengacu pada hasil survei lapangan dan pemutakhiran data kondisi jalan yang dilakukan setiap akhir tahun. Menurut Agus, […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Datangi SPPG Mejayan Usai Dikenai Suspend BGN

    Dinkes Madiun Datangi SPPG Mejayan Usai Dikenai Suspend BGN

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun —  17 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur dihentikan operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satunya SPPG Mejayan, Kabupaten Madiun. Dapur tersebut selama ini menyuplai makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sejumlah sekolah dasar dan menengah di wilayah setempat. Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

    Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi sangat meresahkan para peternak di berbagai daerah. Tidak sedikit ternak sapi yang akhirnya mati akibat PMK tersebut. Berbagai cara dilakukan guna mengatasi sapi yang terserang virus PMK. Seperti yang dilakukan di kandang Putra Lembu Farm yang berada di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman […]

    Bagikan
  • Usai Tabrak Kucing, Pemotor Oleng hingga Bertabrakan dengan Truk Boks di Jalan Mayjen Sungkono Madiun

    Usai Tabrak Kucing, Pemotor Oleng hingga Bertabrakan dengan Truk Boks di Jalan Mayjen Sungkono Madiun

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di depan Makam Ki Ageng Budug, tepatnya Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian. Diduga korban menabrak seekor kucing hingga kehilangan kendali dan bertabrakan dengan truk boks dari […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Sampaikan LKPJ Tahun 2024, Ini Capaian Pemkot Madiun

    Wali Kota Madiun Sampaikan LKPJ Tahun 2024, Ini Capaian Pemkot Madiun

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Selasa (25/03/2025).  Dalam laporan yang dibacakan, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menerangkan dari segi pengelolaan anggaran, Pendapatan Daerah Tahun 2024 terealisasi 1,171 triliun rupiah dan Belanja Daerah terealisasi 1,172 triliun rupiah. […]

    Bagikan
expand_less