Berita Terkini
Trending Tags

Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 382
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan Santri Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam.

Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri dari 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir, dengan total bacaan satu Al-Qur’an penuh. Hal ini sudah menjadi ciri khas Ponpes Al Fatah, yang dikenal sebagai salah satu pusat penghafal Al-Qur’an di Indonesia.

Staf pengajar Ponpes Al Fatah, Barly Musaddad, menjelaskan bahwa pelaksanaan tarawih 30 juz dijalankan dalam tiga halaqah, masing-masing dipimpin enam imam yang seluruhnya merupakan hafiz Al-Qur’an.

“Untuk tarawih 30 juz, satu imam membaca lima juz dan bergantian. Syukurnya, bacaan mereka sudah melalui tes standar internasional—tartil, tajwid, makhraj, semua harus benar-benar terjaga,” ujarnya.

Barly menegaskan, syarat menjadi imam sangat ketat: hafiz Al-Qur’an, lancar tanpa banyak kesalahan, serta memiliki kualitas suara dan bacaan sesuai standar ponpes. Sementara untuk makmum, tidak ada batasan.

“Makmumnya justru banyak dari luar daerah, bahkan dari luar negeri. Banyak yang ingin merasakan bagaimana sensasinya ikut tarawih 30 juz,” tambahnya.

Menurut Barly, tarawih 30 juz bukan sekadar panjang, tetapi juga menuntut konsistensi kualitas bacaan.

“Satu juz itu paling cepat dibaca dalam setengah jam jika ingin menjaga kaidah tajwid. Karena itu, kami mulai setelah Magrib dengan rangkaian ibadah, lalu lanjut setelah Isya hingga selesai sebelum sahur,” tuturnya.

Ia menegaskan, tidak ada paksaan bagi santri maupun jamaah untuk mengikuti tarawih terlama ini. Pilihan bacaan beragam, mulai dari 1 juz, 5 juz, 10 juz, 15 juz, hingga 30 juz sesuai kemampuan.

Salah satu imam tarawih 30 juz tahun ini adalah Ahmad Nahdi Hasyim, santri 23 tahun asal Pasuruan. Tahun ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi imam utama pada halaqah 30 juz.

“Alhamdulillah senang sekali. Sejak selesai hafalan Al-Qur’an di kelas lima diniyah, saya memang berharap bisa diberi amanah ini,” ujarnya.

Untuk menjaga stamina, Ahmad mengaku mengikuti pola khusus. “Siang saya istirahat penuh supaya malam kuat berdiri. Saat berbuka biasanya saya minum kopi pahit dicampur sedikit garam, lalu makan telur ayam kampung mentah. Sudah jadi kebiasaan agar tidak mudah ngantuk,” jelasnya.

Selain persiapan fisik, ia juga melakukan penguatan hafalan setiap hari selama beberapa bulan sebelum Ramadan.

Tarawih superpanjang ini dikenal sebagai salah satu tradisi Ramadan paling ekstrem di Indonesia. Meski demikian, banyak jamaah yang justru datang ke Temboro setiap tahun untuk mengikutinya. Tidak sedikit yang membawa keluarga karena di halaqah 30 juz tersedia tempat bagi jamaah laki-laki dan perempuan.

Dengan konsistensi tradisi ini, Ponpes Al Fatah Temboro kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kajian Al-Qur’an yang tidak hanya menjaga hafalan, tetapi juga kualitas bacaan dan kekuatan spiritual jamaah selama Ramadan. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun terus melakukan upaya guna menekan angka anak stunting. Sesuai data dari Dinas Kesehatan setempat, sebanyak 1.786 balita di Bumi Kampung Pesilat yang mengalami stunting. Upaya yang dilakukan Pemkab Madiun terbukti berhasil dengan turun 2,52 persen dibanding tahun lalu. “ Ada banyak faktor yang berperan dalam mendukung program penurunan stunting […]

    Bagikan
  • Sosialisasi Ops Patuh Semeru 2025, Puluhan Driver AGP Kota Madiun Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

    Sosialisasi Ops Patuh Semeru 2025, Puluhan Driver AGP Kota Madiun Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya meningkatkan keselamatan transportasi publik di Kota Madiun terus dilakukan. Khususnya bagi Angkutan Gratis Pelajar (AGP) yang setiap hari mengangkut ratusan siswa di wilayah kota. Pada Rabu (16/07/2025), sebanyak 30 driver AGP mengikuti sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025 di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

    Bagikan
  • SPMB SMP Negeri Kota Madiun 2026 Dibuka Juni, Dindik Terapkan Dua Rayon dan Prioritaskan Siswa Dalam Kota

    SPMB SMP Negeri Kota Madiun 2026 Dibuka Juni, Dindik Terapkan Dua Rayon dan Prioritaskan Siswa Dalam Kota

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Madiun akan dimulai bulan depan. Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun membagi 14 SMP negeri ke dalam dua kelompok rayon untuk mendukung pemerataan sebaran siswa dan mempermudah proses seleksi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menjelaskan kelompok […]

    Bagikan
  • Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Publik Kabupaten Magetan beberapa hari terakhir ini dibuat geger oleh beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri berinisial DN dan LJ. Ironisnya, video tersebut diduga diperjualbelikan oleh DN di grub Telegram. Hal itu sangat disayang dan meresahkan warga Magetan, khususnya di wilayah Kecamatan Barat yang mengenali si pelaku. “Sekitar […]

    Bagikan
  • Dari Digitalisasi hingga Peternakan Ayam, Cara Unik SRT Ponorogo Didik Siswa

    Dari Digitalisasi hingga Peternakan Ayam, Cara Unik SRT Ponorogo Didik Siswa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sebanyak 109 siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini menikmati fasilitas belajar yang lengkap disertai pola pembelajaran berbeda dari sekolah pada umumnya. Program ini diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus efektivitas proses pendidikan para siswa. Berlokasi di kompleks eks sentra kerajinan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, sejumlah […]

    Bagikan
  • Speedboat Terbalik di Telaga Sarangan, iPhone dan Uang Rp. 5 Juta Tenggelam

    Speedboat Terbalik di Telaga Sarangan, iPhone dan Uang Rp. 5 Juta Tenggelam

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tiga wisatawan asal Semarang yang tengah berlibur di Telaga Sarangan, Kamis (29/05/2025), nyaris berujung petaka. Speedboat yang mereka tumpangi mendadak terbalik di tengah telaga. Meski tak ada korban jiwa, insiden ini meninggalkan trauma dan kerugian yang tak sedikit. Pasalnya, sebuah tas berisi barang-barang berharga jatuh dan tenggelam. Hingga kini belum berhasil ditemukan. Menurut […]

    Bagikan
expand_less