Okupansi Penumpang Baru 36 Persen di Angkutan Lebaran 2026, Ini Stimulus KAI Daop 7 Madiun
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 19
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Bagi anda yang ingin mudik tidak perlu khawatir kehabisan tiket kereta api (KA), khususnya yang berada di wilayah KAI Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun.
Berdasarkan data yang dihimpun pada Senin, 23 Februari 2026, pantauan okupansi penumpang di wilayah Daop 7 Madiun untuk masa Angkutan Lebaran (11 Maret – 1 April 2026) yaitu sebanyak 79.517 penumpang atau tercatat 36 persen dibandingkan total okupansi penumpang di tahun 2025 sebanyak 221.721 penumpang.
Angka ini masih dinamis hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran 1447 H / 2026 berakhir. Untuk itu, KAI Daop 7 menawarkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk periode keberangkatan tertentu pada Maret 2026.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan potongan harga tersebut merupakan bagian dari program stimulus pemerintah dalam rangka periode libur Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Pemesanan tiket dengan diskon ini sudah dapat dilakukan sejak 10 Februari dan akan dilayani hingga 29 Maret 2026. Diskon berlaku untuk keberangkatan 14 sampai 29 Maret 2026,” ujar Tohari, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, terdapat sedikitnya 85 perjalanan kereta api yang masuk dalam program potongan harga 30 persen tersebut. Program ini mencakup KA yang berangkat awal dari wilayah Daop 7 Madiun, melintasi wilayah Daop 7, maupun yang tidak melintasi wilayah tersebut.
Untuk periode pra-Lebaran 11–20 Maret 2026, masih tersedia 22.502 tempat duduk dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 Madiun. Tiket tersebut tersedia untuk sejumlah kota tujuan seperti Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, Bandung, Jakarta, Semarang, Malang, dan Surabaya.
“Kami memastikan layanan tetap optimal agar perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,” pungkasnya.(Krs).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung


