Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 300
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebanyak 8 gelandangan dan pengemis diamankan Satpol PP Kabupaten Madiun karena meresahkan di Wilayah Caruban. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Fenomena maraknya pengamen, gelandangan, dan anak jalanan di sejumlah titik keramaian kembali terlihat selama bulan suci Ramadan di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kondisi ini mendorong aparat melakukan langkah penertiban guna menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menertibkan delapan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang beraktivitas di perempatan jalan dan kawasan strategis Caruban, Kamis (26/2/2026). Penertiban dilakukan menyusul meningkatnya mobilitas masyarakat serta arus kendaraan selama Ramadan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, mengatakan penertiban tersebut mengedepankan pendekatan persuasif dan pembinaan, bukan tindakan represif. “Kami melakukan pendataan terhadap delapan orang yang terjaring. Setelah itu diberikan pembinaan dan pemahaman agar tidak kembali beraktivitas di perempatan jalan, terutama di tengah arus lalu lintas yang meningkat selama Ramadan,” ujar Imam saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, peningkatan volume kendaraan, termasuk angkutan logistik menjelang Idulfitri, berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan jika aktivitas mengamen atau mengemis dilakukan di tengah jalan.

Menurutnya, langkah ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Satpol PP juga akan terus melakukan patroli rutin selama Ramadan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Menjelang hari raya, lalu lintas semakin padat. Kami khawatir jika mereka tetap beraktivitas di jalan dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Karena itu, pembinaan kami lakukan demi keselamatan bersama,” katanya.

Satpol PP menegaskan pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap operasi penertiban, sembari mendorong solusi jangka panjang melalui koordinasi lintas instansi terkait penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial di wilayah tersebut.(Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

    Intervensi Pasar Telur Mulai Dijalankan, Peternak Nilai Belum Menyentuh Akar Masalah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat merespons anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak dengan menyiapkan skema penyerapan produksi. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari para peternak yang sebelumnya mengeluhkan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan pasar. Perwakilan peternak telur Magetan, Surohman, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah yang dinilai terbuka […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat Gudang Oli di Ponorogo, Dua Petugas Damkar Jadi Korban

    Kebakaran Hebat Gudang Oli di Ponorogo, Dua Petugas Damkar Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan oli bekas dan ban bekas di Desa Njalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Rabu dini hari. Api yang membesar dengan cepat sempat memicu ledakan berkali-kali hingga membuat warga panik dan menjauh dari lokasi kejadian. Gudang yang terbakar diketahui merupakan bangunan rumah yang dialihfungsikan sebagai tempat penyimpanan […]

    Bagikan
  • Tragis! Tabrak Pohon di Tepi Telaga Ngebel, Remaja Tewas Tenggelam, Diduga Pengendara Mabuk

    Tragis! Tabrak Pohon di Tepi Telaga Ngebel, Remaja Tewas Tenggelam, Diduga Pengendara Mabuk

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kecelakaan tunggal berujung maut terjadi di Jalan Lingkar Telaga Ngebel, tepatnya di lingkungan Bombong, Dukuh Nglingi, Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Sepeda motor yang ditumpangi dua remaja menabrak pohon hingga satu korban terpental ke dalam telaga dan meninggal dunia. Peristiwa bermula saat Muhammad Nasril […]

    Bagikan
  • Adu Banteng Motor dan Mobil di Maospati, Satu Pemuda Tewas di Tempat

    Adu Banteng Motor dan Mobil di Maospati, Satu Pemuda Tewas di Tempat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 693
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, tepatnya di depan toko roti Papa Kukis, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kamis sore (23/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Insiden yang disebut warga sebagai “adu banteng” antara sepeda motor dan mobil ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban tewas diketahui […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Magetan Gelar Salat Istisqa’, Berharap Hujan Segera Turun

    Ribuan Warga Magetan Gelar Salat Istisqa’, Berharap Hujan Segera Turun

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan mengikuti salat Istisqa’ yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan di Alun-Alun Magetan, Jawa Timur, Jumat pagi (18/9/2026). Salat untuk memohon turunnya hujan tersebut menjadi salah satu ikhtiar di tengah musim kemarau yang berlangsung cukup panjang dan meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah wilayah. Peserta salat Istisqa’ terdiri atas […]

    Bagikan
  • Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Maraknya penggunaan bumbu instan siap pakai mulai berdampak pada penjualan bumbu dapur tradisional di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pedagang mengaku omzet terus menurun karena masyarakat kini lebih memilih bumbu kemasan yang dinilai lebih praktis untuk mengolah masakan berbahan dasar ayam maupun daging sapi. Komoditas rimpang seperti jahe, kunyit, lengkuas, hingga kencur […]

    Bagikan
expand_less