Bulog dan Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Pangan 294,5 Ton Beras dan 58,9 Liter Minyak Goreng
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 123
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog Cabang Madiun dan Pemerintah Kota Madiun melakukan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari-Maret 2026. Seperti penyaluran yang dilaksanakan di Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun pada Senin (9/3/2026). Ratusan warga rela antri untuk mendapatkan giliran pendataan administrasi sekaligus pengambilan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Penyaluran bantuan ini pun disyukuri Penerima Bantuan Pangan (PBP). Apalagi, kebutuhan dan harga bahan pokok meningkat mendekati momen lebaran tahun ini. “Alhamdulillah senang sekali ini bantuannya sudah dibagikan. Apalagi untuk saya yang tidak kerja ini sangat terbantu sekali. Mau lebaran juga nanti bisa untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Tri Widyasanti, warga Kelurahan Manisrejo.
Dalam kesempatan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menyerahkan secara simbolis bantuan pangan kepada perwakilan warga. Menurutnya, bantuan pangan ini untuk menjaga stabilitas inflasi di Kota Madiun. Terlebih dapat dimanfaatkan oleh penerima untuk kebutuhan lebaran nantinya.
“Untuk nanti menjaga stabilitas inflasi di Kota Madiun. Ini bantuan khususnya Kota Madiun, jadi ini sangat bermanfaat waktu yang sangat tepat, H-10 hari sebelum menjelang lebaran. Bantuan bisa dimanfaatkan, bisa diserahkan dan nanti bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, juga bagian dari langkah pemerintah menjaga harga kebutuhan pokok di masyarakat tetap terjangkau. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir untuk harga kebutuhan pokok yang saat ini masih stabil.
“Ya untuk menjaga stabilitas harga yang ada di bawah, di kota ini. Supaya nanti harga kebutuhan bahan pokok yang ada di Madiun ini semuanya sudah sangat siap dan terjangkau,” tutup Bagus.

Sementara itu, Agung Sarianto, Pimpinan Perum Bulog Cabang Madiun mengungkapkan bahwa total PBP di Kota Madiun tercatat 14.726 penerima. Total bantuan pangan yang disalurkan Bulog Madiun sebanyak 294,5 ton beras dan 58,9 liter minyak goreng.
“Untuk di Kelurahan Manisrejo ini ada sekitar 679 penerima. Kalau secara total di Kota Madiun itu 14.726 penerima. Dalam 2 hari ini bantuan pangan kita salurkan kepada seluruh kepada penerima,” jelasnya.
Penyaluran bantuan pangan di Kota Madiun ini menjadi yang pertama di Jawa Timur. Hal ini bagian dari stimulus ekonomi menjelang lebaran. Bulog juga menekankan agar bantuan yang telah didistribusikan ini tidak untuk diperjualbelikan.
“Karena ini memang bentuknya adalah untuk stimulus ekonomi menjelang lebaran. Biar warga ini sedikit banyak kan yang sudah menerima bantuan akan mengurangi intensitas mereka belanja beras dan juga minyak. Akhirnya kan permintaan terhadap beras dan minyak akan turun, ya moga-moga inflasinya juga bisa ditahan,” pungkas Agung Sarianto. (krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez


