Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggelar pasar murah guna meringankan beban kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang digelar untuk kedua kalinya selama Ramadan ini berlangsung di Lapangan Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, pada Rabu (11/4/2026). Antusiasme warga terlihat tinggi, ditandai dengan antrean panjang di setiap stan penyedia bahan pokok bersubsidi.
Dalam pasar murah tersebut, pemerintah memberikan subsidi harga untuk sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Beras kemasan 5 kilogram dijual Rp55.000 dari harga pasar Rp65.000, disubsidi Rp10.000. Minyak goreng turun dari Rp21.000 menjadi Rp16.000 per liter dengan subsidi Rp5.000. Gula pasir dijual Rp13.500 per kilogram dari harga pasar Rp17.500, sedangkan telur ayam turun dari Rp28.000 menjadi Rp23.000 per kilogram.
Daging ayam juga mendapat subsidi Rp7.000, sehingga dijual Rp12.000 per setengah kilogram dari harga pasar Rp19.000. Daging sapi kemasan 250 gram turun menjadi Rp24.000 dari harga normal Rp34.000. Ikan lele dijual Rp18.000 per kilogram dan ikan nila Rp25.000 per kilogram, masing-masing lebih murah Rp7.000 dan Rp10.000 dari harga pasaran.
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengatakan bahwa pasar murah ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
“Pasar murah ini kami selenggarakan untuk membantu masyarakat menghadapi hari raya. Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan subsidi untuk berbagai bahan pokok agar masyarakat lebih tenang dalam mempersiapkan kebutuhan Lebaran,” ujarnya.

Nanik menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Dengan adanya subsidi, masyarakat tentu merasa terbantu. Kami berharap ini bisa meringankan beban mereka,” tambahnya.
Adapun jumlah komoditas yang disediakan antara lain satu ton beras, 600 kilogram gula, 300 kilogram telur ayam, 100 kilogram daging ayam, serta 800 kemasan minyak goreng.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Magetan, Sucipto, mengatakan bahwa pasar murah ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga menjelang hari raya serta mengendalikan inflasi daerah.
“Menjelang Idulfitri, kami ingin masyarakat Karangrejo khususnya dan Kecamatan Kawedanan pada umumnya bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini bagian dari upaya menekan inflasi, terutama pada komoditas yang harganya naik akibat cuaca seperti cabai merah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa berpotensi digelar kembali pada bulan berikutnya, menyesuaikan situasi dan kebutuhan masyarakat.
Pasar murah Ramadan ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi warga, sekaligus membantu kestabilan harga pangan di Kabupaten Magetan menjelang puncak perayaan Idulfitri. (kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez







