Berita Terkini
Trending Tags

Nilai Paket Tak Sesuai Anggaran, Kanang Soroti Pelaksanaan Program MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 89
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono soroti pelaksanaan program MBG, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dorongan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menguat. Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, meminta pemerintah meninjau ulang seluruh mekanisme program menyusul berbagai persoalan yang muncul di sejumlah daerah.

Kanang mengatakan evaluasi diperlukan setelah muncul laporan dugaan keracunan makanan, ketidaksesuaian kualitas menu, hingga selisih nilai paket makanan yang diterima siswa dibandingkan dengan besaran anggaran.

Ia menegaskan bahwa proses evaluasi dilakukan secara terkoordinasi. “Saat ini kami menelaah semua temuan dan berkoordinasi dengan fraksi serta komisi terkait. Harapannya, pemerintah sebagai pelaksana kebijakan benar-benar melakukan evaluasi menyeluruh,” ujarnya.

Politikus dari PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa fraksinya tidak menolak program pemenuhan gizi bagi masyarakat, terutama anak-anak. Namun menurutnya, program MBG harus dipastikan membawa manfaat nyata dan tepat sasaran.

“Memberikan makanan bergizi itu penting dan kami mendukung. Tetapi jika pelaksanaannya tidak efektif atau tidak sesuai sasaran, tentu wajib dievaluasi,” kata Kanang.

Salah satu poin yang disoroti adalah perbedaan antara nilai anggaran dan makanan yang diterima siswa. Kanang menyebut program MBG memiliki nilai sekitar Rp15 ribu per porsi, namun temuan di lapangan menunjukkan menu yang dinilai tidak sebanding.

Sebagai contoh, ia menyinggung adanya laporan paket berisi sedikit buah. “Jangan sampai siswa hanya menerima dua kurma, satu apel, atau menu lain yang tidak sesuai dengan nilai Rp15 ribu. Hal-hal seperti ini sedang kami dorong untuk dievaluasi bahkan diaudit,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sanksi bagi pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, terutama berkaitan dengan kualitas makanan dan penggunaan anggaran.

Kanang mengusulkan agar skema penyaluran program ditinjau kembali. Menurutnya, mekanisme melalui wali murid atau kantin sekolah dapat menjadi opsi agar penyaluran lebih transparan dan tepat sasaran.

Kanang memastikan bahwa usulan evaluasi telah diteruskan melalui fraksi dan komisi terkait di DPR RI. Ia berharap pemerintah segera melakukan peninjauan menyeluruh sehingga permasalahan MBG dapat diselesaikan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Kendaraan Terjaring dalam Operasi Patuh Semeru 2025

    100 Kendaraan Terjaring dalam Operasi Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 pada Jumat pagi (18/07/2025) di Jalan Jawa, Kota Madiun. Operasi ini difokuskan pada penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kanit Turjawali Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Tony, menjelaskan bahwa sasaran utama operasi meliputi pelanggaran penggunaan sabuk […]

    Bagikan
  • Banjir Genangi Jalan Protokol di Ponorogo, Lalu Lintas Tersendat

    Banjir Genangi Jalan Protokol di Ponorogo, Lalu Lintas Tersendat

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo sejak Rabu (02/04/2025) menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan utama. Seperti di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, yang merupakan jalan protokol penghubung Ponorogo dengan Kabupaten Trenggalek. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat dan pengendara harus ekstra hati-hati agar kendaraan […]

    Bagikan
  • Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di tengah semakin sempitnya lahan pertanian, para petani di Kota Madiun justru menunjukkan pencapaian luar biasa. Produksi padi tahun 2024 mengalami kenaikan, meski luas lahan pertanian mengalami penyusutan. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis menyampaikan lahan pertanian di Kota Pendekar mengalami penurunan sebesar 0,65 persen, dari 2.204 hektare menjadi 2.190 […]

    Bagikan
  • Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull photo_camera 2

    Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan dan minuman takjil di kawasan Taman Bantaran, Kota Madiun, Minggu (9/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan. Sanitarian Dinkes Provinsi Jawa Timur, Yenni Dwi Kurniawati, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya berjalan mulus. Dari total target 235 titik, baru 24 gerai yang dinyatakan selesai dan siap digunakan. Sejumlah persoalan administrasi serta status lahan masih menjadi hambatan utama di lapangan. Data terbaru menunjukkan masih ada 40 lokasi yang belum […]

    Bagikan
  • Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Mayat Perempuan di Hutan Jati Sampung Ponorogo

    Suami Jadi Tersangka Pembunuhan Mayat Perempuan di Hutan Jati Sampung Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Misteri penemuan mayat perempuan di hutan jati Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, akhirnya terungkap. Satreskrim Polres Ponorogo menetapkan Hartono (30), suami korban sebagai tersangka pembunuhan. Korban Alip Rahayu Arianti (ARA), 30 tahun, warga Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tersangka Hartono merupakan warga Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. […]

    Bagikan
expand_less