Berita Terkini
Trending Tags

Usai Lebaran, Plt Wali Kota Madiun Minta ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam acara halal bihalal Pemerintah Kota Madiun bersama Forkopimda dan ASN, (25/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun diminta segera kembali fokus meningkatkan kualitas pelayanan publik setelah libur panjang Lebaran 2026. Hal tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun usai menghadiri acara halal bihalal Pemerintah Kota Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus menegaskan bahwa meskipun sebelumnya waktu kerja sempat berkurang selama Ramadhan dan masa libur Lebaran, kualitas pelayanan kepada masyarakat harus tetap dijaga bahkan ditingkatkan.

“Kalau kemarin kita punya waktu yang dikurangi, saya minta mempertahankan kualitas. Tentunya ini sudah kembali normal. Kualitas-kualitas pelayanan publik khususnya itu kualitasnya harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi bagian penting dalam upaya mengejar target visi dan misi pemerintah daerah. Untuk itu, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) diminta aktif melakukan pemantauan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memonitor pelayanan publik secara daring melalui Command Center milik Pemerintah Kota Madiun.

“Apalagi hari ini kita lagi ngejar apa yang menjadi visi misi kita sehingga nanti teman-teman di seluruh OPD ini lagi kita menyebar untuk kita memantau pelayanan publik khususnya secara online nanti di Command Center,” jelasnya.

Selain menyoroti kinerja ASN dalam pelayanan publik, Bagus juga menyinggung terkait pembangunan fisik di Kota Madiun yang hingga saat ini belum berjalan secara masif. Menurutnya, terdapat sejumlah hal yang menyebabkan pembangunan fisik belum dapat dilaksanakan, khususnya yang berkaitan dengan pemeliharaan infrastruktur.

“Ya, tentunya kemarin itu ada beberapa hal yang kami tidak bisa melaksanakan pembangunan fisik, apalagi lebih kepada pemeliharaan fisik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, Pemerintah Kota Madiun tidak akan memprioritaskan pembangunan fisik berskala besar. Pemerintah justru lebih fokus mempersiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai investasi jangka panjang daerah.

“Karena di tahun 2026 sampai 2029 rencananya tidak akan ada pembangunan fisik besar-besaran. Kita lebih fokus pada bagaimana kita mempersiapkan SDM nanti sampai di 2030. Fokus di Pemerintah Kota Madiun mempersiapkan sumber daya manusia,” katanya.

Meski demikian, Bagus memastikan bahwa program-program yang telah direncanakan untuk tahun ini tetap berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Jika nantinya terdapat perubahan kebijakan atau kendala regulasi, pemerintah akan melakukan koordinasi dengan DPRD.

“Ya, sesuai dengan perencanaan. Apabila ada perubahan, tentunya kami nanti akan berkoordinasi dengan DPRD. Apa yang tidak bisa jalan dikarenakan ada aturan dari kementerian atau ada apa yang kemarin sempat direncanakan, pasti nanti akan kami sampaikan ke DPRD,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

    Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peran orang tua dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di satuan PAUD, tetapi juga melalui keteladanan nyata yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Seperiti langkah Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan dalam […]

    Bagikan
  • Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena maraknya pengamen, gelandangan, dan anak jalanan di sejumlah titik keramaian kembali terlihat selama bulan suci Ramadan di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kondisi ini mendorong aparat melakukan langkah penertiban guna menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menertibkan delapan gelandangan dan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memiliki cara untuk memanfaatkan sisa makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut diungkapkan saat Maidi melakukan uji coba pemanfaatan sisa makanan MBG untuk pakan hewan ternak di kawasan Ngrowo Bening, Selasa (16/12/2025). Hal ini mengusung konsep ekonomi sirkular, di mana sisa makanan dari program […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satu pemandangan tidak biasa muncul dalam Rapat Paripurna DPRD Magetan pada Senin siang (29/12/2025). Di tengah proses pengambilan keputusan atas Raperda Perumda Air Minum Lawu Tirta, sebuah kursi yang semestinya diisi perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan justru dibiarkan kosong. Paripurna yang umumnya dihadiri lengkap unsur Forkopimda itu tetap diikuti oleh Pengadilan […]

    Bagikan
  • Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa. Dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat lokasi bekas tambang yang belum direklamasi dan dinilai membahayakan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Jombang – Upaya menekan risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026 terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Salah satunya melalui penyempitan jalan di perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perlintasan JPL 76 Km 86+1/2 lintas Jombang–Sembung, tepatnya di […]

    Bagikan
expand_less