Berita Terkini
Trending Tags

Lonjakan Sampah Selama Lebaran, TPA Milangasri Kian Tertekan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Milangasri melonjak. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Lonjakan volume sampah selama libur Idulfitri 2026 membuat beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Milangasri, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, semakin berat. Dalam sepekan terakhir, timbunan sampah tercatat meningkat dan memperparah kondisi TPA yang sudah kelebihan kapasitas.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Magetan, produksi sampah pada 18–25 Maret mencapai rata-rata 58,7 ton per hari. Angka ini naik sekitar 0,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 58,2 ton per hari. Akibatnya, tumpukan sampah kini meluas hingga ke sisi kanan dan kiri akses jalan di area TPA.

“Kalau dibandingkan tahun lalu yang sekitar 6,1 ton per hari, sekarang memang ada kenaikan. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di sektor wisata masih belum sepenuhnya mengarah ke konsep ramah lingkungan,” ujar Kepala DLHP Magetan, Saif Muchlissun Kamis (26/3/2026).

Kenaikan volume itu turut berdampak pada intensitas pengangkutan sampah yang kini mencapai 21 ritase per hari di kawasan tersebut.

Untuk mengantisipasi penumpukan yang lebih parah, DLHP telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang bekerja selama 24 jam. Menurut Saif, langkah ini diperlukan karena pola produksi sampah masyarakat dari tahun ke tahun cenderung tidak berubah.

“Selama ini pemilahan sampah dari sumbernya masih minim. Jadi, petugas harus bekerja lebih keras karena hampir semua jenis sampah tercampur,” katanya.

Ia memaparkan, komposisi sampah yang diangkut didominasi sisa makanan sekitar 40 persen, disusul plastik 30 persen, residu 20 persen, dan lainnya 10 persen. Kondisi tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah.

“Berbagai program sudah kita jalankan, tapi perubahan perilaku masyarakat memang belum signifikan. Ini yang menjadi tantangan utama,” tambahnya.

Di tengah peningkatan di sejumlah sektor, DLHP justru mencatat penurunan volume sampah di pasar tradisional. Di Pasar Sayur Magetan, misalnya, volume sampah turun sekitar 5 persen menjadi 3,2 ton per hari, dibandingkan Lebaran tahun lalu yang mencapai 5,4 ton per hari.

Secara wilayah, distribusi sampah relatif stabil di luar Kecamatan Magetan. Bahkan, kawasan perkotaan mengalami penurunan sekitar 10 persen, meski tetap menjadi penyumbang terbesar secara keseluruhan.

Saif menegaskan, persoalan sampah kini tidak lagi sekadar urusan teknis, melainkan sudah menjadi persoalan perilaku masyarakat yang perlu segera dibenahi.

“Lebih dari 70 persen sampah sebenarnya bisa dikurangi sejak dari sumbernya. Tapi karena belum dilakukan secara serius, penggunaan plastik sekali pakai dan pemborosan masih tinggi,” jelasnya.

DLHP juga mengingatkan kondisi TPA Milangasri yang sudah overload dapat memicu berbagai dampak lanjutan, mulai dari peningkatan biaya operasional hingga risiko terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Ia mengungkapkan, kondisi di lapangan saat ini sudah cukup mengkhawatirkan karena tumpukan sampah terus meninggi.

“Sekarang saja sudah mulai melebar ke sisi jalan. Kalau terus bertambah, bisa berpotensi mengganggu jaringan listrik di atas lokasi TPA,” ungkapnya.

Sebagai upaya penanganan, pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk memilah sampah dari rumah tangga menjadi organik dan anorganik, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, khususnya di pusat keramaian dan kawasan wisata.

“Setiap orang itu pasti menghasilkan sampah. Karena itu, tanggung jawabnya juga harus dimulai dari diri sendiri dengan memilah sejak dari rumah,” pungkas Saif.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Janti di Ponorogo Dibongkar, Diduga Jadi Tempat Praktik Esek-esek

    Pasar Janti di Ponorogo Dibongkar, Diduga Jadi Tempat Praktik Esek-esek

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan bangunan di Pasar Janti, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo dibongkar pemerintah desa setempat pada Selasa (26/8/2025) pagi. Pembongkaran menggunakan alat berat tersebut dilakukan karena bangunan pasar diduga beralih fungsi menjadi tempat praktik esek-esek. Sejumlah pedagang yang menempati lapak di depan pasar ikut terdampak. Mereka hanya bisa pasrah, meski sempat berusaha […]

    Bagikan
  • Soroti Mundurnya Ahsan, Ketua DPRD Kota Madiun Minta Pengunduran Diri Pejabat Tak Langsung Disetujui

    Soroti Mundurnya Ahsan, Ketua DPRD Kota Madiun Minta Pengunduran Diri Pejabat Tak Langsung Disetujui

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ketua DPRD Kota Madiun Armaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tidak serta-merta menyetujui pengajuan pengunduran diri pejabat struktural hanya dengan alasan pribadi. Menurut dia, setiap pengajuan harus dikaji secara menyeluruh agar tidak menjadi preseden buruk di lingkungan birokrasi. Pernyataan itu disampaikan Armaya menanggapi pengunduran diri Ahsan Sri Hasto dari jabatan […]

    Bagikan
  • Puluhan Tahun Menjaga Larung Sesaji, Amanah Keluarga Pelarung Telaga Ngebel Terus Berlanjut

    Puluhan Tahun Menjaga Larung Sesaji, Amanah Keluarga Pelarung Telaga Ngebel Terus Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kemeriahan Larung Sesaji Telaga Ngebel yang setiap tahun menjadi magnet wisata dalam rangka Grebeg Suro menyimpan kisah pengabdian panjang dari sebuah keluarga yang selama puluhan tahun setia menjaga tradisi tersebut. Di balik prosesi pelarungan buceng atau sesaji ke tengah Telaga Ngebel, terdapat sosok Sakun (69), warga Kecamatan Ngebel, yang sejak tahun […]

    Bagikan
  • Gudang Rumah Makan Ayam Geprek dr. R di Lalap Si Jago Merah

    Gudang Rumah Makan Ayam Geprek dr. R di Lalap Si Jago Merah

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran melanda rumah makan Ayam Geprek dr. R yang terletak di Jalan Ciliwung, Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pada Sabtu (12/07/2025) siang. Api dilaporkan muncul sekitar pukul 13.00 WIB dari bangunan yang digunakan sebagai gudang penyimpanan. Gudang tersebut diketahui berisi tumpukan kayu dan kardus bekas, yang membuat api cepat […]

    Bagikan
  • Proyek Penataan Kawasan Strategis, Plt Wali Kota Tekankan OPD Wajib Terlibat

    Proyek Penataan Kawasan Strategis, Plt Wali Kota Tekankan OPD Wajib Terlibat

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menegaskan target penyelesaian proyek penataan kawasan strategis menjadi fokus utama Pemerintah Kota Madiun tahun 2026. Hal itu disampaikan saat rapat koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), OPD terkait, serta konsultan perencana pada Selasa (26/5/2026). Beberapa proyek strategis yang menjadi pembahasan meliputi […]

    Bagikan
  • Waspada Penipuan Berkedok MBG Mengatasnamakan Kodim Ponorogo

    Waspada Penipuan Berkedok MBG Mengatasnamakan Kodim Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo, Letkol Inf. Dwi Soerjono, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Kodim Ponorogo. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, modus penipuan melalui pesan WhatsApp (WA) dengan berbagai dalih semakin marak terjadi. Pelaku yang tidak bertanggung jawab mengaku sebagai mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG), menawarkan […]

    Bagikan
expand_less