Berita Terkini
Trending Tags

Lonjakan Sampah Selama Lebaran, TPA Milangasri Kian Tertekan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 15
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Milangasri melonjak. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Lonjakan volume sampah selama libur Idulfitri 2026 membuat beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Milangasri, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, semakin berat. Dalam sepekan terakhir, timbunan sampah tercatat meningkat dan memperparah kondisi TPA yang sudah kelebihan kapasitas.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Magetan, produksi sampah pada 18–25 Maret mencapai rata-rata 58,7 ton per hari. Angka ini naik sekitar 0,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 58,2 ton per hari. Akibatnya, tumpukan sampah kini meluas hingga ke sisi kanan dan kiri akses jalan di area TPA.

“Kalau dibandingkan tahun lalu yang sekitar 6,1 ton per hari, sekarang memang ada kenaikan. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di sektor wisata masih belum sepenuhnya mengarah ke konsep ramah lingkungan,” ujar Kepala DLHP Magetan, Saif Muchlissun Kamis (26/3/2026).

Kenaikan volume itu turut berdampak pada intensitas pengangkutan sampah yang kini mencapai 21 ritase per hari di kawasan tersebut.

Untuk mengantisipasi penumpukan yang lebih parah, DLHP telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang bekerja selama 24 jam. Menurut Saif, langkah ini diperlukan karena pola produksi sampah masyarakat dari tahun ke tahun cenderung tidak berubah.

“Selama ini pemilahan sampah dari sumbernya masih minim. Jadi, petugas harus bekerja lebih keras karena hampir semua jenis sampah tercampur,” katanya.

Ia memaparkan, komposisi sampah yang diangkut didominasi sisa makanan sekitar 40 persen, disusul plastik 30 persen, residu 20 persen, dan lainnya 10 persen. Kondisi tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah.

“Berbagai program sudah kita jalankan, tapi perubahan perilaku masyarakat memang belum signifikan. Ini yang menjadi tantangan utama,” tambahnya.

Di tengah peningkatan di sejumlah sektor, DLHP justru mencatat penurunan volume sampah di pasar tradisional. Di Pasar Sayur Magetan, misalnya, volume sampah turun sekitar 5 persen menjadi 3,2 ton per hari, dibandingkan Lebaran tahun lalu yang mencapai 5,4 ton per hari.

Secara wilayah, distribusi sampah relatif stabil di luar Kecamatan Magetan. Bahkan, kawasan perkotaan mengalami penurunan sekitar 10 persen, meski tetap menjadi penyumbang terbesar secara keseluruhan.

Saif menegaskan, persoalan sampah kini tidak lagi sekadar urusan teknis, melainkan sudah menjadi persoalan perilaku masyarakat yang perlu segera dibenahi.

“Lebih dari 70 persen sampah sebenarnya bisa dikurangi sejak dari sumbernya. Tapi karena belum dilakukan secara serius, penggunaan plastik sekali pakai dan pemborosan masih tinggi,” jelasnya.

DLHP juga mengingatkan kondisi TPA Milangasri yang sudah overload dapat memicu berbagai dampak lanjutan, mulai dari peningkatan biaya operasional hingga risiko terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Ia mengungkapkan, kondisi di lapangan saat ini sudah cukup mengkhawatirkan karena tumpukan sampah terus meninggi.

“Sekarang saja sudah mulai melebar ke sisi jalan. Kalau terus bertambah, bisa berpotensi mengganggu jaringan listrik di atas lokasi TPA,” ungkapnya.

Sebagai upaya penanganan, pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk memilah sampah dari rumah tangga menjadi organik dan anorganik, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, khususnya di pusat keramaian dan kawasan wisata.

“Setiap orang itu pasti menghasilkan sampah. Karena itu, tanggung jawabnya juga harus dimulai dari diri sendiri dengan memilah sejak dari rumah,” pungkas Saif.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gas Elpiji 3 Kg Langka di Magetan, Warga Kelimpungan Harga Tembus Rp. 26 Ribu

    Gas Elpiji 3 Kg Langka di Magetan, Warga Kelimpungan Harga Tembus Rp. 26 Ribu

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram kembali terjadi di Kabupaten Magetan dalam tiga hari terakhir. Tabung gas berwarna hijau itu mendadak sulit ditemukan di pasaran. Kalaupun tersedia, harganya melambung tinggi, bahkan mencapai Rp. 26 ribu per tabung jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Situasi ini menimbulkan keresahan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menghentikan sementara proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di Dusun Wungu, Desa Pilangkenceng, Kecamatan Pilangkenceng. Penertiban dilakukan lantaran proyek tersebut tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Penegakan Perda dan Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi […]

    Bagikan
  • Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pencarian Suwito (54), warga Desa Karanganyar, Kec Pule, Trenggalek, yang hilang di kawasan hutan rakyat Desa Temon, Kec Ngrayun, Ponorogo, memasuki hari kelima atau hingga Jumat (2012/2024). Upaya pencarian dilakukan menggunakan peralatan tradisional seperti tampah, linggis, dan wajan yang dipukul, dikenal dengan istilah “buk buk theng.” Suwito akhirnya berhasil ditemukan […]

    Bagikan
  • Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin yang melanda wilayah Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Selasa petang (21/10/2025), menyebabkan sebuah pohon mangga berukuran besar tumbang hingga menimpa rumah warga di Kelurahan Bulukerto. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, yaitu ketika hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah setempat. Pohon mangga dengan diameter mencapai 120 […]

    Bagikan
  • Ironis, Siswi SMAN 1 Maospati Temukan CCTV Berbentuk Lampu di Toilet

    Ironis, Siswi SMAN 1 Maospati Temukan CCTV Berbentuk Lampu di Toilet

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dunia pendidikan di Kabupaten Magetan diguncang dengan kabar ditemukannya CCTV berbentuk lampu di dalam toilet siswi.  Informasi yang dihimpun, kamera tersembunyi itu ditemukan di toilet SMA Negeri 1 Maospati. Tak pelak, kabar itu memunculkan kekhawatiran bagi siswi maupun orang tua murid. Nasrullah Kurniawan selaku Waka Kesiswaan SMA 1 Maospati tidak menampik […]

    Bagikan
  • Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan realisasi investasi sebesar Rp3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang terlampaui, jika iklim investasi mampu dikelola secara ramah dan berorientasi pada kemudahan berusaha. Komisi A DPRD Kabupaten Madiun menilai daerahnya memiliki modal strategis untuk menarik penanam modal. Ketua Komisi A, Purwadi, menyebut keberadaan […]

    Bagikan
expand_less