Berita Terkini
Trending Tags

Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Magetan Menuai Sorotan Tajam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua LBH Parade Keadilan Ngawi, Sumadi, usai memberikan klarifikasi di Kejari Magetan, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kali ini, sorotan tertuju pada tunjangan transportasi dan perumahan pimpinan serta anggota DPRD yang diduga bermasalah.

Laporan tersebut diajukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Parade Keadilan Ngawi. Perkara ini pun mulai bergulir di tingkat daerah setelah sebelumnya dilaporkan ke Kejaksaan Agung pada 2025.

Ketua LBH Parade Keadilan Ngawi, Sumadi, mengatakan dirinya telah memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan untuk memberikan klarifikasi awal terkait laporan tersebut.

“Laporan ini sebelumnya kami kirim ke Kejaksaan Agung, dan sekarang saya diminta hadir di Kejari Magetan untuk memberikan penjelasan tambahan,” ujarnya usai pemeriksaan di ruang pidana khusus.

Menurut Sumadi, dugaan penyimpangan berawal dari kebijakan pengalihan fasilitas rumah dinas menjadi tunjangan dalam bentuk uang. Kebijakan itu dinilai tidak mencerminkan efisiensi, bahkan berpotensi membebani anggaran daerah.

Ia menilai besaran tunjangan yang diberikan tidak berdasarkan kondisi riil, melainkan cenderung menggunakan nilai tertinggi. Hal tersebut, menurutnya, menjadi indikasi awal adanya ketidaksesuaian dengan ketentuan yang berlaku.

“Nilainya seharusnya menyesuaikan kondisi nyata, tetapi yang digunakan justru angka tertinggi. Itu yang kami duga tidak sesuai aturan,” tegasnya.

Dalam proses klarifikasi, penyidik turut mendalami dasar perhitungan nilai kerugian negara yang dilaporkan. Sumadi menyebut, pihaknya diminta menjelaskan secara rinci sumber data dan metode penghitungan hingga muncul angka Rp23 miliar tersebut.

“Pertanyaan tadi berkaitan dengan bagaimana angka itu dihitung, termasuk rincian nominal dan sumber datanya,” katanya.

Saat ini, penanganan perkara masih berada pada tahap pengumpulan bahan keterangan. Kejaksaan Negeri Magetan berencana memanggil sejumlah pihak terkait guna menelusuri lebih jauh proses penganggaran yang diduga menyimpang.

“Masih tahap klarifikasi awal. Selanjutnya akan dilakukan pendalaman dengan memanggil pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Pihak Kejari Magetan membenarkan telah meminta keterangan dari pelapor sebagai bagian dari proses awal penanganan perkara. Sementara itu, LBH Parade Keadilan Ngawi berharap penanganan kasus ini dilakukan secara terbuka dan profesional, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap pengelolaan anggaran daerah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 38 SPPG Beroperasi di Madiun, 109.000 Penerima Sudah Terima MBG

    38 SPPG Beroperasi di Madiun, 109.000 Penerima Sudah Terima MBG

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kabupaten Madiun dipastikan bertambah. Itu setelah SPPG 2 dan 3 Polres Madiun diresmikan oleh Kapolres Madiun dan Bupati Madiun pada Jum’at (13/02/2026). SPPG 2 Polres berada di Desa/Kecamatan Pilangkenceng dan SPPG 3 bertempat di Desa Sogo Kecamatan Balerejo. Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengungkapkan bahwa hingga kini […]

    Bagikan
  • Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan sosial modal usaha dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi kepada 130 penerima manfaat. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Senin (24/11/2025). Bupati Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Polisi Tahan Pembuat Balon Udara dan Ribuan Petasan Jumbo di Ponorogo

    Polisi Tahan Pembuat Balon Udara dan Ribuan Petasan Jumbo di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepolisian Resor Ponorogo menangkap seorang pemuda yang kedapatan membuat balon udara tanpa awak disertai ribuan petasan berukuran besar. Aksi ini dibongkar pada 4 April 2025 lalu di Desa Plancungan, Kecamatan Slahung. Tersangka berinisial MH, 18 tahun, digelandang ke Mapolres setelah kedapatan merakit balon udara raksasa berdiameter 10 meter dan panjang 30 […]

    Bagikan
  • Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu kembali menelan korban. Kali ini, bukan pengendara motor atau sopir bus, melainkan seorang pesepeda yang kehilangan kendali saat melintasi turunan tajam di kawasan lereng Gunung Lawu. Korban diketahui bernama Widi Suprayitno (37), warga asal Magetan, yang saat itu mengikuti kegiatan gowes bersama komunitasnya pada Minggu pagi (22/6/2025). […]

    Bagikan
  • Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SMA Negeri 2 Kota Madiun menyuguhkan pertandingan futsal antar sekolah yang bertajuk SMADA CUP 2025. Event ini mempertandingkan tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK se-eks karesidenan Madiun. Event telah digelar pada 15-16 Agustus dan 22-23 Agustus mendatang. Untuk tingkat SMP sederajat hanya tersedia 16 slot, sedangkan tingkat SMA sederajat sebanyak 32 slot. […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal photo_camera 3

    Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang bulan Ramadan, berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan tren kenaikan harga. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling drastis dan menjadi sorotan para pedagang maupun pembeli. Pantauan di Pasar Besar Ngawi, Kamis (5/2/2026), harga cabai rawit kini menembus Rp95 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga […]

    Bagikan
expand_less