Berita Terkini
Trending Tags

Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Magetan Menuai Sorotan Tajam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 223
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua LBH Parade Keadilan Ngawi, Sumadi, usai memberikan klarifikasi di Kejari Magetan, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kali ini, sorotan tertuju pada tunjangan transportasi dan perumahan pimpinan serta anggota DPRD yang diduga bermasalah.

Laporan tersebut diajukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Parade Keadilan Ngawi. Perkara ini pun mulai bergulir di tingkat daerah setelah sebelumnya dilaporkan ke Kejaksaan Agung pada 2025.

Ketua LBH Parade Keadilan Ngawi, Sumadi, mengatakan dirinya telah memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan untuk memberikan klarifikasi awal terkait laporan tersebut.

“Laporan ini sebelumnya kami kirim ke Kejaksaan Agung, dan sekarang saya diminta hadir di Kejari Magetan untuk memberikan penjelasan tambahan,” ujarnya usai pemeriksaan di ruang pidana khusus.

Menurut Sumadi, dugaan penyimpangan berawal dari kebijakan pengalihan fasilitas rumah dinas menjadi tunjangan dalam bentuk uang. Kebijakan itu dinilai tidak mencerminkan efisiensi, bahkan berpotensi membebani anggaran daerah.

Ia menilai besaran tunjangan yang diberikan tidak berdasarkan kondisi riil, melainkan cenderung menggunakan nilai tertinggi. Hal tersebut, menurutnya, menjadi indikasi awal adanya ketidaksesuaian dengan ketentuan yang berlaku.

“Nilainya seharusnya menyesuaikan kondisi nyata, tetapi yang digunakan justru angka tertinggi. Itu yang kami duga tidak sesuai aturan,” tegasnya.

Dalam proses klarifikasi, penyidik turut mendalami dasar perhitungan nilai kerugian negara yang dilaporkan. Sumadi menyebut, pihaknya diminta menjelaskan secara rinci sumber data dan metode penghitungan hingga muncul angka Rp23 miliar tersebut.

“Pertanyaan tadi berkaitan dengan bagaimana angka itu dihitung, termasuk rincian nominal dan sumber datanya,” katanya.

Saat ini, penanganan perkara masih berada pada tahap pengumpulan bahan keterangan. Kejaksaan Negeri Magetan berencana memanggil sejumlah pihak terkait guna menelusuri lebih jauh proses penganggaran yang diduga menyimpang.

“Masih tahap klarifikasi awal. Selanjutnya akan dilakukan pendalaman dengan memanggil pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Pihak Kejari Magetan membenarkan telah meminta keterangan dari pelapor sebagai bagian dari proses awal penanganan perkara. Sementara itu, LBH Parade Keadilan Ngawi berharap penanganan kasus ini dilakukan secara terbuka dan profesional, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap pengelolaan anggaran daerah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar apel pada Kamis (05/06/2025) yang dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Lokasi tersebut direncanakan akan disulap menjadi destinasi wisata kebun buah di masa mendatang. Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan diikuti oleh seluruh jajaran […]

    Bagikan
  • Jam Kerja ASN Ponorogo Berkurang Selama Ramadhan

    Jam Kerja ASN Ponorogo Berkurang Selama Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorgo – Jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo berkurang selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah. ASN hanya bekerja selama 32,5 jam per pekan, lebih sedikit lima jam dari biasanya yang mencapai 37,5 jam per pekan. Kebijakan itu tertuang dalam surat perihal jadwal jam kerja bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 […]

    Bagikan
  • Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana haru mewarnai halaman Masjid Agung Kota Madiun, Jumat sore (16/05/205), saat 152 calon jemaah haji diberangkatkan menuju tanah suci. Mereka tergabung dalam kloter 52 keberangkatan haji tahun 2025 dari Kota Madiun. Isak tangis keluarga pecah saat momen perpisahan berlangsung. Pelukan erat dan doa-doa penuh harapan mengiringi langkah kaki para […]

    Bagikan
  • Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Desa Sambirejo–Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu sore (10/09/2025). Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Fendi Sigit, menjelaskan korban bernama Rudy Setyonugroho, warga Sambirejo, Jiwan. Saat itu, Rudy yang mengendarai Yamaha Jupiter Z melaju dari arah timur ke barat. […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 137 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha, Jumat (24/05/2025). Pelantikan tersebut terdiri atas 133 pejabat fungsional dan empat pegawai negeri sipil (PNS), sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS. […]

    Bagikan
  • Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

    Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan balon udara tanpa awak sekaligus peracikan petasan di Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3/2026). Penggerebekan bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas sejumlah anak yang kerap menerima paket kiriman dengan sistem pembayaran di tempat (COD). Kecurigaan tersebut akhirnya […]

    Bagikan
expand_less