Berita Terkini
Trending Tags

Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 268
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pedagang kaki lima di kawasan Alun-Alun Kota Madiun tolak relokasi, (2/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun mendatangi Kantor Dinas Perdagangan setempat untuk meminta kejelasan terkait isu relokasi dan pengaturan jam operasional. Aksi ini dipicu kekhawatiran pedagang atas rencana pemindahan lokasi berjualan yang dinilai belum memiliki konsep matang.

Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, mengatakan para PKL menolak keras wacana relokasi yang belum memiliki konsep jelas. Menurutnya, lokasi tersebut tidak memadai dari segi sarana dan prasarana.

“Tempatnya tidak sesuai. Pedagang kami banyak, lebih dari 200 orang, tidak mungkin cukup. Fasilitas seperti tempat cuci dan pembuangan juga belum ada,” ujarnya.

Selain menolak relokasi, pedagang juga menuntut penyesuaian jam operasional. Mereka meminta diizinkan kembali berjualan mulai pukul 10.00 WIB, seperti aturan sebelumnya.

“Kalau sekarang baru boleh jam 12 siang, kami tidak maksimal. Baru beberapa jam sudah harus berhenti karena berganti dengan pedagang malam,” kata Dedy.

Pedagang lain, Sulaiman, menilai rencana relokasi terkesan tidak mempertimbangkan kondisi di lapangan. Ia berharap pemerintah memiliki perencanaan yang jelas sebelum mengambil kebijakan.

“Kalau relokasi untuk meningkatkan pendapatan, kami setuju. Tapi kalau hanya memindahkan tanpa solusi, itu tidak adil. Kami ini mencari nafkah untuk keluarga,” katanya.

Image Not Found
PKL Alun-Alun Kota Madiun datangi Dinas Perdagangan, tolak relokasi dan minta jam jual dikembalikan. Foto : Kris-Sinergia

Dalam mediasi tersebut, pihak Dinas Perdagangan belum dapat memberikan keputusan karena pimpinan dinas sedang bertugas di luar. Pedagang pun memberi tenggat waktu hingga Senin mendatang untuk mendapatkan kejelasan.

“Kalau belum ada jawaban, kami akan lanjut mengadu ke pelaksana tugas (Plt),” ujar Dedy.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyatakan belum ada pembahasan resmi terkait relokasi PKL. Ia menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menjaga kebersihan kawasan alun-alun melalui kegiatan kerja bakti bersama pedagang.

“Saya belum pernah menyampaikan soal relokasi. Fokus kami saat ini kebersihan dulu. Kami mengajak PKL untuk kerja bakti bersama menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menduga aksi pedagang dipicu kesalahpahaman terkait ajakan kerja bakti yang disampaikan sebelumnya. Pemerintah kota, lanjutnya, tetap membuka komunikasi dengan pedagang untuk mencari solusi terbaik.

Hingga saat ini, aktivitas perdagangan di kawasan Alun-Alun Madiun masih berjalan normal sembari menunggu hasil keputusan dari pemerintah daerah. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

    Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur mencatat masih ada 252 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung di berbagai wilayah di provinsi tersebut. Dari jumlah itu, Kabupaten Madiun menempati posisi kedua tertinggi dengan 24 kasus, setelah Kabupaten Sampang yang mencatat 27 kasus. Sementara Kabupaten Probolinggo berada di posisi ketiga dengan 19 kasus. […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia – Magetan – Cuaca ekstrem kembali berdampak di wilayah Magetan. Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses Jalan Tembus Sarangan–Cemorosewu, tepatnya di depan kawasan wisata Lawu Green Forest, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 14.15 WIB. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan pohon jenis kipres […]

    Bagikan
  • Tamu Berdatangan, Disperkim Kota Madiun Siap Potong Pohon depan Rumdin Wabup Madiun

    Tamu Berdatangan, Disperkim Kota Madiun Siap Potong Pohon depan Rumdin Wabup Madiun

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perumahan dan Permukiman ( Disperkim ) Kota Madiun cepat bergerak melihat kondisi dua pohon di depan rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Madiun di Jalan lombok Kota Madiun. 2 Pohon ini nyaris membuat kesulitan dipakai parkir mobil. Kepala Dinas Perkim Kota Madiun Jemakir bakal melakukan eksekusi penebangan dua pohon di […]

    Bagikan
  • Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun – Pemkab Madiun sangat serius dalam antisipasi bencana. Salah satu sudah dilakukan adalah rembug maton dalam memetakan dan mitigasi lokasi rawan bencana, misalnya saja di daerah Kecamatan Dagangan. “Salah satu yang menjadi kendala hingga saat ini ketika terjadi sebuah bencana  adalah faktor laporan data yang kurang sinkron,” kata Fajar Andy, anggota Tagana […]

    Bagikan
  • Karyawan Umbul Square dan Serikat Buruh Gelar Aksi di DPRD Madiun, Desak Pembayaran Tunggakan Gaji

    Karyawan Umbul Square dan Serikat Buruh Gelar Aksi di DPRD Madiun, Desak Pembayaran Tunggakan Gaji

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah karyawan Umbul Square bersama Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD agar segera menyelesaikan tunggakan gaji para karyawan yang telah diberhentikan. Mereka menuntut pembayaran gaji yang disebutkan menunggak hingga […]

    Bagikan
  • Keceriaan Ratusan Anak PAUD-RA Muslimat Setono Ikuti Lomba Mewarnai Batik

    Keceriaan Ratusan Anak PAUD-RA Muslimat Setono Ikuti Lomba Mewarnai Batik

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Batik, ratusan anak dari PAUD dan RA Muslimat Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, mengikuti kegiatan luar sekolah yang digelar di area wisata Jati Mori, Kelurahan Setono, Sabtu (18/10/2025). Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang melibatkan para siswa, guru, serta orang tua murid. […]

    Bagikan
expand_less