Berita Terkini
Trending Tags

Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 507
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pedagang kaki lima di kawasan Alun-Alun Kota Madiun tolak relokasi, (2/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun mendatangi Kantor Dinas Perdagangan setempat untuk meminta kejelasan terkait isu relokasi dan pengaturan jam operasional. Aksi ini dipicu kekhawatiran pedagang atas rencana pemindahan lokasi berjualan yang dinilai belum memiliki konsep matang.

Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, mengatakan para PKL menolak keras wacana relokasi yang belum memiliki konsep jelas. Menurutnya, lokasi tersebut tidak memadai dari segi sarana dan prasarana.

“Tempatnya tidak sesuai. Pedagang kami banyak, lebih dari 200 orang, tidak mungkin cukup. Fasilitas seperti tempat cuci dan pembuangan juga belum ada,” ujarnya.

Selain menolak relokasi, pedagang juga menuntut penyesuaian jam operasional. Mereka meminta diizinkan kembali berjualan mulai pukul 10.00 WIB, seperti aturan sebelumnya.

“Kalau sekarang baru boleh jam 12 siang, kami tidak maksimal. Baru beberapa jam sudah harus berhenti karena berganti dengan pedagang malam,” kata Dedy.

Pedagang lain, Sulaiman, menilai rencana relokasi terkesan tidak mempertimbangkan kondisi di lapangan. Ia berharap pemerintah memiliki perencanaan yang jelas sebelum mengambil kebijakan.

“Kalau relokasi untuk meningkatkan pendapatan, kami setuju. Tapi kalau hanya memindahkan tanpa solusi, itu tidak adil. Kami ini mencari nafkah untuk keluarga,” katanya.

Image Not Found
PKL Alun-Alun Kota Madiun datangi Dinas Perdagangan, tolak relokasi dan minta jam jual dikembalikan. Foto : Kris-Sinergia

Dalam mediasi tersebut, pihak Dinas Perdagangan belum dapat memberikan keputusan karena pimpinan dinas sedang bertugas di luar. Pedagang pun memberi tenggat waktu hingga Senin mendatang untuk mendapatkan kejelasan.

“Kalau belum ada jawaban, kami akan lanjut mengadu ke pelaksana tugas (Plt),” ujar Dedy.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyatakan belum ada pembahasan resmi terkait relokasi PKL. Ia menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menjaga kebersihan kawasan alun-alun melalui kegiatan kerja bakti bersama pedagang.

“Saya belum pernah menyampaikan soal relokasi. Fokus kami saat ini kebersihan dulu. Kami mengajak PKL untuk kerja bakti bersama menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menduga aksi pedagang dipicu kesalahpahaman terkait ajakan kerja bakti yang disampaikan sebelumnya. Pemerintah kota, lanjutnya, tetap membuka komunikasi dengan pedagang untuk mencari solusi terbaik.

Hingga saat ini, aktivitas perdagangan di kawasan Alun-Alun Madiun masih berjalan normal sembari menunggu hasil keputusan dari pemerintah daerah. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Temuan Polres Ponorogo Terkait Kematian Remaja Saat Latihan Pencak Silat

    Ini Temuan Polres Ponorogo Terkait Kematian Remaja Saat Latihan Pencak Silat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo terus mendalami kasus meninggalnya MA (17), warga Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang meninggal dunia saat mengikuti latihan rutin pencak silat di Balai Desa Josari pada Selasa malam (20/05/2025) Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi […]

    Bagikan
  • SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di saat Negara tidak hadir, maka uluran tangan para dermawan sangat ditunggu. Kalimat ini dirasa cukup tepat menggambarkan kondisi SDN Sukosari, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun yang rusak parahnamun tidak kunjung mendapat perbaikan. Sekolah ini dihuni 30 murid berkebutuhan khusus. Pelajar yang sekolah di SDN Sukosari, merasa was-was. Mereka terpaksa belajar […]

    Bagikan
  • Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    Modus Adopsi, Polres Ngawi Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Antar Provinsi

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi berhasil membongkar praktik kelam perdagangan orang di wilayah Jawa Timur dan DKI Jakarta. Sindikat jual beli bayi berkedok adopsi legal itu menyerat empat orang sebagai tersangka. Hal itu diungkapkan Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon dalam konferensi pers pada Jumat (30/5/2025). Kasus ini bermula dari laporan seorang perangkat […]

    Bagikan
  • H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – H+3 Lebaran, arus lalu lintas masuk Kota Madiun dari arah Nglames Kabupaten Madiun terpantau sangat padat. Menurut AKP Bambang Sriyono, Kapospam Nglames, lonjakan kepadatan disebabkan oleh banyaknya pemudik yang masih bersilaturahmi dengan keluarga maupun berkunjung ke tempat-tempat wisata. Selain itu, beberapa pengendara juga sudah mulai melakukan arus balik. “Arus lalu […]

    Bagikan
  • SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

    SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Setono, yang terletak di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali tidak mendapatkan siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Ini menjadi tahun kedua berturut-turut sekolah tersebut tidak menerima peserta didik baru di kelas 1. Plt Kepala SDN Setono, Suhadi, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa meskipun SDN Setono […]

    Bagikan
  • Mobil Kijang Tabrak 3 Motor di Jalan Thamrin, 1 Pemotor Tewas, 1 Korban Luka Berat

    Mobil Kijang Tabrak 3 Motor di Jalan Thamrin, 1 Pemotor Tewas, 1 Korban Luka Berat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Thamrin Kota Madiun pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Mobil Toyota Kijang menabrak 3 sepeda motor dari arah berlawanan. Satu pengendara motor dilaporkan meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, dua lainnya mengalami luka-luka. Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil Kijang melaju dari arah […]

    Bagikan
expand_less