Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 316
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengembangan Sirkuit Suryo Magetan dipercepat, targetkan standar nasional dan Kejurnas, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pengembangan Sirkuit Suryo di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, terus dipercepat. Hal itu setelah Pemerintah Kabupaten Magetan menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Minggu (29/3/2026) lalu. Bantuan ini menjadi penopang utama pembangunan tahap lanjutan guna meningkatkan kualitas sirkuit agar memenuhi standar nasional.

Saat ini, Sirkuit Suryo memiliki lintasan sepanjang 1.030 meter dengan trek lurus 210 meter, lebar 8 meter, serta 11 tikungan. Sirkuit ini juga telah digunakan untuk menggelar Gubernur Cup Road Race Kejurprov Putaran I.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa fokus pembangunan tahap kedua diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana utama.

“Anggaran BKK ini kami prioritaskan untuk pembenahan lintasan, pembangunan tribun, Command Center, area parkir, hingga penguatan sistem mitigasi bencana agar sirkuit semakin layak,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, percepatan pembangunan dilakukan dengan melibatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) agar seluruh aspek teknis sesuai standar.

“Kami ingin prosesnya cepat, tetapi tetap sesuai standar. Karena itu, IMI kami libatkan secara aktif, termasuk untuk memastikan kesiapan menuju kejuaraan tingkat nasional,” imbuhnya.

Menurut Nanik, jika seluruh tahapan pembangunan selesai, Sirkuit Suryo ditargetkan mampu menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional.

“Kalau semua fasilitas terpenuhi dan legalitas lahan sudah beres, kami optimistis Sirkuit Suryo siap naik kelas menjadi tuan rumah Kejurnas,” katanya.

Selain itu, Pemkab juga tengah mengkaji opsi pengelolaan oleh pihak ketiga. Skema tersebut diharapkan tetap memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pengelolaan akan kami kaji matang. Prinsipnya, harus profesional dan tetap memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” jelasnya.

Ia juga menilai keberadaan sirkuit memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Event balap ini bukan hanya olahraga, tapi juga mampu menghidupkan UMKM, pariwisata, hingga sektor jasa di sekitarnya,” tuturnya.

Sementara itu, Pengurus IMI Jawa Timur, Kiagus Firdaus, menyampaikan sejumlah catatan evaluasi terhadap kondisi sirkuit saat ini.

“Kapasitas paddock yang ada masih terbatas, sehingga perlu diperluas. Selain itu, kami juga mendorong pembangunan fasilitas tambahan seperti gapura di pintu selatan,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya pelibatan IMI dalam setiap tahapan pembangunan, termasuk dalam pengelolaan ke depan.

“Dari sisi manajemen, kami menyarankan agar pengelolaan dilakukan oleh pihak ketiga yang profesional dan berbadan hukum, supaya event bisa berjalan lebih optimal,” katanya.

Menurut Kiagus, skema tersebut juga berpotensi meningkatkan pemasukan daerah.

“Lintasan bisa dimanfaatkan untuk latihan berbayar atau kerja sama dengan tim balap, sehingga ada nilai ekonomi yang terus bergerak,” ujarnya.

Ketua IMI Magetan, Risto Vialle, menambahkan bahwa peningkatan fasilitas menjadi kunci untuk naik ke level Kejuaraan Nasional.

“Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti penambahan paddock, perbaikan titik lintasan yang amblas, serta penyediaan tribun portabel yang lebih fleksibel,” jelasnya.

Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Sirkuit Suryo dapat segera memenuhi standar nasional.

“Kalau sinerginya kuat, kami yakin sirkuit ini bisa segera naik kelas dan menjadi kebanggaan Magetan,” tandasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magetan menggelar upacara di Pondok Pesantren Raudlatul Huda. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus NU, santri, serta berbagai elemen masyarakat pada Selasa (22/10/2025). Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Magetan, Susanto Khairul Fatwa, menyampaikan bahwa tahun […]

    Bagikan
  • Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan juru parkir (jukir) di Kabupaten Ponorogo yang tergabung dalam paguyuban berencana menggelar aksi unjuk rasa. Mereka mempersoalkan kenaikan target setoran pendapatan parkir tahun 2026 yang dinilai terlalu memberatkan. Target pendapatan parkir yang dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun ini mencapai sekitar Rp3,7 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan target sebelumnya […]

    Bagikan
  • Jatuh di Area Persawahan, Petani di Tawanganom Magetan Meninggal Dunia

    Jatuh di Area Persawahan, Petani di Tawanganom Magetan Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani, Sugiono, warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Blok Sekaruk, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Pria berusia 68 tahun tersebut diduga meninggal setelah terjatuh ke area persawahan yang berada di sekitar tanaman tebu. Berdasarkan pemeriksaan petugas kesehatan dan tim Inafis kepolisian, tidak […]

    Bagikan
  • Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi salah satu program prioritas yang digaungkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tengah mematangkan tempat atau lokasi untuk pembangunan gedung KMP. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengungkapkan jika saat ini setiap kelurahan tengah menentukan titik lahan untuk program tersebut. […]

    Bagikan
  • Momen Lebaran Tahun 2025, Produsen Madu Mongso Dolopo Ketiban Cuan

    Momen Lebaran Tahun 2025, Produsen Madu Mongso Dolopo Ketiban Cuan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Permintaan jajanan tradisional madu mongso di Kabupaten Madiun meningkat hingga tiga kali lipat saat momen lebaran tahun 2025.  Permintaan jajanan dari ketan hitam tersebut datang dari Madiun Raya untuk kebutuhan suguhan maupun oleh-oleh mudik dan balik lebaran. Seperti yang dialami rumah produksi jajanan tradisional madu mongso di Jalan Gemah Ripah, […]

    Bagikan
  • BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Madiun menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Alun-Alun Kota Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan atas disahkannya Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (UU KUHAP) oleh DPR RI beberapa waktu lalu. Koordinator lapangan aksi, Maikel Jeksen, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan hasil […]

    Bagikan
expand_less