lKAPTK Madiun Halal Bihalal Bareng Sesepuh, Dorong Dukungan Penuh untuk Program “Bersahaja”
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 71
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Madiun menggelar halal bihalal di salah satu hotel di Kota Madiun, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), sekaligus penguatan komitmen dalam mendukung program pembangunan daerah.
Ketua IKAPTK Kabupaten Madiun, Joko Lelono, mengatakan para alumni memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi aktif dalam menyukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun, khususnya program “Bersahaja” yang diusung bupati dan wakil bupati.
Ia menyebut, hingga saat ini terdapat 48 aparatur sipil negara (ASN) alumni STPDN yang bertugas di lingkungan Pemkab Madiun, mulai dari lurah, camat hingga kepala dinas. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total alumni hingga angkatan ke-32 yang telah mengabdi di pemerintahan daerah.
“Ini menjadi tantangan bagi kami semua untuk terus berinovasi dan berkolaborasi, apalagi di tengah kondisi nasional dan global yang penuh dinamika,” ujar Joko Lelono dalam sambutannya.
Menurutnya, situasi global, termasuk isu geopolitik dan energi, turut berdampak pada kebijakan di tingkat daerah. Karena itu, diperlukan pemikiran dan terobosan dari para alumni untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menghadirkan para alumni yang telah purna tugas, termasuk mantan Wakil Bupati Madiun, Iswanto, yang turut memberikan motivasi kepada generasi penerus.
Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi dedikasi para alumni pendidikan kepamongprajaan yang selama ini terus mengabdi di pemerintahan. Ia menekankan pentingnya peran alumni dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Dalam arahannya, Hari mengibaratkan alumni STPDN sebagai sosok yang mencerminkan nilai-nilai Asta Brata dalam pewayangan, yakni mampu menjadi penerang, penunjuk arah, sekaligus solusi dalam berbagai situasi.
“Alumni ini harus bisa seperti matahari, bintang, hingga angin—mampu memberi arah dan menembus berbagai kesulitan. Kalau nilai Asta Brata ini benar-benar diterapkan, saya yakin kita bisa menghadapi tantangan dan terus berinovasi,” ujarnya.
Ia berharap, melalui semangat kebersamaan dan nilai kepemimpinan yang dimiliki, para alumni IKAPTK dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Madiun yang lebih baik. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez






