Berita Terkini
Trending Tags

Perjalanan Politik Muhtarom di PKB Madiun, Dari Pendiri hingga Tongkat Regenerasi Kepemimpinan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 468
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Muhtarom dorong regenerasi PKB Madiun dan suksesi ketua, (5/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Nama H. Muhtarom tak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Madiun. Sejak ikut membesarkan partai pada awal berdirinya tahun 1998, ia menjadi salah satu figur kunci yang mengawal pertumbuhan sekaligus konsolidasi politik PKB di daerah tersebut.

Selama lebih dari dua dekade, Muhtarom dikenal sebagai sosok yang konsisten menjaga basis suara partai. Di bawah kepemimpinannya PKB pernah mencapai masa keemasan dengan raihan signifikan di legislatif daerah.

“Banyak proses panjang yang sudah dilalui bersama. Dari awal merintis hingga bisa seperti sekarang,” ujar Muhtarom saat ditemui di sela Musyawarah Cabang (Muscab), Minggu (5/4/2026).

Bagi Muhtarom, politik bukan sekadar soal jabatan, tetapi juga kesinambungan perjuangan. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang telah dibangun sejak awal berdirinya partai, terutama dalam merawat kepercayaan masyarakat.

Mbah Tarom sapaan akrabnya juga dikenal sebagai figur yang mendorong kaderisasi di internal partai. Menurutnya, regenerasi menjadi bagian penting agar organisasi tetap adaptif menghadapi dinamika politik ke depan, termasuk menghadapi kontestasi pemilu mendatang.

“Regenerasi itu keniscayaan. Partai harus memberi ruang bagi kader muda untuk tampil dan berkembang,” katanya.

Meski membuka jalan bagi kepemimpinan baru, Muhtarom berharap arah perjuangan PKB tetap berada pada koridor yang sama. Ia menilai keberlanjutan program dan konsistensi visi menjadi kunci menjaga eksistensi partai di tingkat daerah.

“Ikuti hal-hal baik yang sudah dilakukan. Tinggal dilanjutkan dan disesuaikan dengan tantangan zaman,” tambahnya.

Momentum Muscab kali ini menjadi penanda penting dalam perjalanan politik Muhtarom. Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga simbol transisi kepemimpinan yang telah lama ia siapkan.

Di sisi lain, proses regenerasi di tubuh PKB Kabupaten Madiun mulai mengerucut. Dari hasil Muscab, muncul empat nama kader yang diproyeksikan menjadi calon Ketua DPC berikutnya. Mereka adalah dr. Purnomo Hadi, Wahyu Widayat, Djoko Setijono, dan Slamet Rijadi.

Keempat nama tersebut akan melanjutkan tahapan seleksi di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui uji kelayakan dan kepatutan sebelum ditetapkan sebagai ketua definitif.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan tidak hanya melanjutkan estafet organisasi, tetapi juga memperkuat posisi PKB di Kabupaten Madiun di masa mendatang. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 95 Persen Penindakan Gunakan ETLE, Operasi Zebra 2025 Sasar Pelanggar Pajak Kendaraan

    95 Persen Penindakan Gunakan ETLE, Operasi Zebra 2025 Sasar Pelanggar Pajak Kendaraan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Madiun, Polres Madiun Kota menggelar operasi lalu lintas bersamaan dengan pelaksanaan Operasi Zebra 2025. Seperti yang digelar di kawasan depan Alun-Alun Kota Madiun pada Jumat (21/11/2025). Fokus utama operasi adalah penertiban pengendara yang tidak taat membayar pajak kendaraan bermotor. Kasatlantas Polres […]

    Bagikan
  • Candi Sadon Magetan, Jejak Peradaban Hindu yang Tetap Disakralkan dan Menyimpan Beragam Kisah

    Candi Sadon Magetan, Jejak Peradaban Hindu yang Tetap Disakralkan dan Menyimpan Beragam Kisah

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di balik hamparan perkampungan di Dusun Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, berdiri sebuah situs bersejarah yang menyimpan jejak panjang peradaban Hindu di lereng Gunung Lawu. Situs yang dikenal sebagai Candi Sadon atau Candi Reog itu hingga kini tidak hanya menjadi objek kajian sejarah dan arkeologi, tetapi juga masih dianggap […]

    Bagikan
  • Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Bimbingan Manasik

    Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Bimbingan Manasik

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 262 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun mengikuti bimbingan manasik haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun yang berlangsung sejak Rabu (16/4/2025) hingga Kamis (17/4/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian persiapan pemberangkatan ke Tanah Suci yang dijadwalkan dimulai pada Mei mendatang. Bupati Madiun, Hari […]

    Bagikan
  • Kedai Djakal Magetan Dibobol Maling, Uang Penjualan Senilai Rp. 4 Juta Raib

    Kedai Djakal Magetan Dibobol Maling, Uang Penjualan Senilai Rp. 4 Juta Raib

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pembobolan kembali terjadi di wilayah Kota Magetan. Kali ini, sasaran pelaku adalah Kedai Djakal yang berlokasi di Jalan Kalimantan, Kelurahan Kepolorejo, pada Selasa (13/1/2026) dini hari. Kejadian tersebut baru diketahui oleh Adindi, karyawan kedai yang masuk kerja pada shift pagi. Dirinya mendapati kondisi mencurigakan ketika tiba di tempat kerja sekitar […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri. Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, […]

    Bagikan
expand_less