Catat Jadwal SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Kini Jadi Tahap Pertama
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 83
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Siswa kelas 9 SMP harus memperhatikan ketentuan dan prosedur dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Dalam skema terbaru, Pemprov Jatim melakukan penyesuaian tahapan seleksi.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah Jalur Domisili yang kini ditempatkan pada tahap pertama proses pendaftaran. Sebelumnya, jalur tersebut berada pada tahap akhir.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan ketentuan dari pemerintah pusat.
“Ini sebenarnya bukan berubah. Kita mengikuti Permendikbudristek bahwa domisili dijadikan bagian dari tahapan pertama. Tidak ada tahapan yang dihilangkan, semuanya sama, hanya penempatannya yang dimajukan,” ujarnya.
Berikut Tahapan SPMB Jatim 2026
Tahap Pertama pendaftaran jalur domisili untuk SMA dan SMK akan dibuka pada 11–15 Juni 2026. Kuota yang disediakan sebesar 20 persen untuk SMA dan 10 persen untuk SMK.
Selanjutnya, Tahap Kedua berlangsung pada 17–23 Juni 2026 yang mencakup jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi lomba. Untuk SMA, jalur afirmasi mendapatkan porsi terbesar yakni 30 persen, sementara SMK sebesar 15 persen.
Adapun Kuota Jalur Mutasi ditetapkan 5 persen, sedangkan jalur Prestasi Lomba sebesar 5 persen yang terbagi antara prestasi akademik dan nonakademik.
Pemprov Jatim juga menghadirkan kebijakan baru berupa “golden ticket” bagi ketua OSIS dan penghafal kitab suci, masing-masing mendapatkan satu kursi di setiap sekolah.
Sementara, Tahap Ketiga diperuntukkan bagi Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA dengan kuota 25 persen yang dibuka pada 24–29 Juni 2026.
Untuk, Tahap Keempat khusus SMK dengan kuota terbesar yakni 65 persen, dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026.
Dindik Prov. Jatim Masifkan Sosialisasi di Lima Wilayah
Untuk memastikan masyarakat memahami mekanisme baru tersebut, Pemprov Jatim akan menggelar sosialisasi di lima wilayah Bakorwil mulai 9 hingga 24 April 2026.
Aries berharap sosialisasi ini dapat membantu calon siswa dan orang tua memahami teknis pendaftaran secara menyeluruh.
“Di web SPMB sudah tersedia berbagai informasi, bahkan ada AI Senopati yang bisa digunakan tanya jawab langsung terkait kebutuhan calon siswa yang akan masuk SMA atau SMK,” jelasnya.
Aries juga mengingatkan para calon peserta didik agar tidak hanya berfokus pada sekolah yang dianggap favorit. Menurutnya, seluruh sekolah memiliki kualitas yang sama dan yang terpenting adalah menyesuaikan dengan kemampuan serta lokasi tempat tinggal.
“Semua sekolah sama. Jangan sampai bertumpuk di sekolah favorit. Lebih baik memilih sekolah yang dekat dengan rumah supaya lebih efisien dan sesuai dengan kemampuan anak,” katanya.
Dengan sistem baru ini, Pemprov Jatim berharap proses SPMB 2026 dapat berjalan lebih adil, transparan, serta memberi kesempatan yang merata bagi seluruh calon siswa di Jawa Timur. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





