Berita Terkini
Trending Tags

WFH ASN di Madiun Tiap Jumat, Bupati Akui Ada Celah Pelanggaran Disiplin

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ASN Pemkab Madiun jalani WFH setiap hari Jumat, akan diawasi berbasis sistem, Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun resmi memberlakukan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat. Namun, di balik kebijakan tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengakui adanya potensi celah pelanggaran disiplin oleh pegawai.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.5/660/402.201/2026 tentang pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN di lingkungan Pemkab Madiun yang mulai berlaku sejak Kamis (9/4/2026).

WFH hanya diberlakukan bagi ASN di instansi non-pelayanan. Sementara itu, instansi pelayanan publik, pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga camat dan lurah tetap diwajibkan bekerja dari kantor (work from office/WFO).

“Pelayanan berjalan seperti biasa. Eselon II dan III harus tetap hadir. Yang staf kita berlakukan WFH,” kata Hari, Kamis (9/4).

Meski demikian, Bupati yang akrab disapa tidak menampik kebijakan tersebut berpotensi disalahgunakan oleh ASN, terutama dalam hal kedisiplinan kerja. Maka dari itu kebijakan WFH akan dievaluasi sleama satu bulan setelah pelaksanaan.

 Ia menegaskan pengawasan akan dilakukan berbasis sistem, termasuk melalui pelacakan titik lokasi saat absensi.

“Kita tidak mungkin mengawasi satu per satu ke rumah. Jadi by sistem, nanti titik lokasinya kelihatan. Kalau ada ASN menyalahgunakan, ya dia rugi sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan WFH hanya berlaku satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Sementara pada Senin hingga Kamis, seluruh ASN tetap bekerja dari kantor seperti biasa.

Di sisi lain, Pemkab Madiun juga tetap mendorong efisiensi energi bagi ASN yang menjalankan WFO. Salah satunya melalui skema keberangkatan bersama menggunakan kendaraan dinas atau bus milik pemerintah daerah.

Selain itu, ASN yang berdomisili dekat dengan kantor juga didorong menggunakan sepeda sebagai alternatif transportasi.

Pemkab berharap kebijakan ini dapat meningkatkan efisiensi tanpa mengganggu kualitas pelayanan publik. Namun, kedisiplinan ASN tetap menjadi sorotan utama agar kebijakan WFH tidak menjadi celah pelanggaran. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Madiun Dorong Kesetaraan dan Kesetiakawanan Sosial

    Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Madiun Dorong Kesetaraan dan Kesetiakawanan Sosial

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dipadukan dengan momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (09/12/2025). Acara tersebut digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat inklusivitas dan kebersamaan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus serangga masuk ke dalam telinga mungkin terdengar sepele, namun masih sering terjadi dan tak jarang membuat panik. Menariknya, kebiasaan masyarakat yang terlalu rajin membersihkan telinga justru bisa memperbesar risiko tersebut. Fenomena ini diungkapkan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K), dokter spesialis THT dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, saat memberikan […]

    Bagikan
  • Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Magetan Menuai Sorotan Tajam

    Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Magetan Menuai Sorotan Tajam

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kali ini, sorotan tertuju pada tunjangan transportasi dan perumahan pimpinan serta anggota DPRD yang diduga bermasalah. Laporan tersebut diajukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Parade Keadilan Ngawi. Perkara ini pun mulai bergulir di tingkat daerah setelah sebelumnya dilaporkan ke Kejaksaan Agung pada 2025. […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah tas kain berwarna kuning berisi 155 butir peluru ditemukan di KM 604A Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di wilayah Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (15/08/2025). Polisi segera melakukan penyelidikan untuk melacak pemilik tas dan asal-usul amunisi tersebut. Kanit Pidum Satreskrim Polres Madiun, Ipda Ichsan Novianto, membenarkan penemuan yang pertama […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa busana menggegerkan warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Jasad tersebut ditemukan tersangkut di tumpukan sampah di tepi sungai oleh seorang warga yang tengah berangkat ke sawah. Menurut informasi yang dihimpun, kondisi mayat sudah membusuk dan hanya terlihat sebagian bagian […]

    Bagikan
  • Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di saat banyak anak muda bermimpi bekerja di kota besar dengan penghasilan tinggi, dua pemuda asal Desa Becok, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, justru memilih jalan berbeda. Mereka menekuni dunia pertanian dan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan. Adalah Yusril Anwar (24), lulusan salah satu universitas di Ponorogo, dan […]

    Bagikan
expand_less