Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa SDN 1 Demangan yang dievakuasi menggunakan ambulans usai diduga keracunan makanan, (16/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan keracunan makanan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan, Kota Madiun yang diduga mengalami keracunan massal pada Kamis (16/4/2026). Sebanyak 18 siswa dilaporkan mengalami gejala pusing, mual, hingga muntah tak lama usai makan siang.

Insiden ini langsung memicu respons cepat dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun. Petugas diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta mengamankan sampel makanan guna keperluan uji laboratorium.

Petugas Surveilans Dinkes PPKB Kota Madiun, Dhia Irfan Hanif, menyatakan bahwa gejala yang dialami para siswa mengarah pada indikasi keracunan makanan.

“Gejalanya rata-rata pusing dan mual, beberapa sampai muntah. Data sementara ada 18 siswa terdampak,” ujarnya di lokasi kejadian.

Para siswa yang mengalami keluhan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Sebagian dirawat di UGD Puskesmas Demangan, sementara lainnya dibawa ke RSUD Kota Madiun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Sampel makanan sudah kami amankan dan akan diuji di laboratorium di Surabaya untuk memastikan penyebabnya,” tambah Dhia.

Dinkes juga akan menelusuri menu makanan yang dikonsumsi siswa melalui sistem pelaporan harian milik Pemkot Madiun. Evaluasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi bahan makanan yang diduga menjadi pemicu kejadian.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Taman bersama Polres Madiun Kota turut melakukan penyelidikan. Kapolsek Taman, Kompol Jumianto Nugroho, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan para siswa.

“Fokus kami saat ini memastikan kondisi anak-anak. Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak sekolah dan penyedia makanan guna mendalami kronologi kejadian. Dugaan sementara, gejala muncul setelah siswa mengonsumsi makan siang dari program MBG.

Sementara itu, Hingga berita ini diterbitkan, sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang. Namun, empat siswa lainnya masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Operasional di Wilayah Daop 7 Madiun Dipastikan Masih Normal

    KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Operasional di Wilayah Daop 7 Madiun Dipastikan Masih Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir–Kroya mengalami anjlokan pada dua gerbong bagian belakang saat melintas di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang. Akibat insiden tersebut, sebanyak empat perjalanan kereta api lainnya mengalami keterlambatan, salah satunya KA Brantas relasi Pasarsenen–Blitar yang melintasi wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Manager […]

    Bagikan
  • Dua Damkar dan Satu Jurnalis Tersengat Tawon Hutan saat Evakuasi di Ponorogo

    Dua Damkar dan Satu Jurnalis Tersengat Tawon Hutan saat Evakuasi di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan seorang jurnalis menjadi korban sengatan tawon hutan saat melakukan evakuasi sarang tawon di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo, Senin (29/09/2025). Peristiwa ini bermula dari laporan warga yang resah karena keberadaan sarang tawon madu hutan atau yang dikenal warga sebagai tawon gung. Sarang tawon berukuran besar […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Mobil Pick Up Bermuatan Pipa PVC Hangus Terbakar di Tol Ngawi

    Mobil Pick Up Bermuatan Pipa PVC Hangus Terbakar di Tol Ngawi

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Insiden kebakaran menimpa sebuah mobil pikap pengangkut pipa PVC dan lem di ruas Tol Ngawi, tepatnya KM 558+900 A, wilayah Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Kendaraan itu hangus terbakar hingga muatannya tak tersisa. Pengemudi pick up, Atep Jaka (21) asal Bandung, bersama seorang penumpang […]

    Bagikan
  • Jelang Pelantikan, Hari Wuryanto – dr. Purnomo Hadi Ikuti Pengarahan Wamendagri

    Jelang Pelantikan, Hari Wuryanto – dr. Purnomo Hadi Ikuti Pengarahan Wamendagri

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Jelang pelantikan Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2024, Kementrian Dalam Negeri menggelar rapat persiapan Sabtu sore (15/2/2025). Rapat yang digelar secara daring tersebut diikuti sebanyak 481 Kepala Daerah baik Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati dab Walikota-Wakil Walikota terpilih. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto selaku pimpinan rapat, mengungkapkan bahwa sebanyak […]

    Bagikan
  • 500 Warga Terdampak Akibat Banjir Bandang Josaren Desa Sugihwaras

    500 Warga Terdampak Akibat Banjir Bandang Josaren Desa Sugihwaras

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sedikitnya 500 warga terdampak akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kec Saradan Kab Madiun. Warga terpaksa mengungsi ke rumah rumah penduduk dan bangunan sekolah yang dirasa aman dari terjangan air banjir. Kepala bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Dinsos Kab Madiun Dedy Anggoro mengaku pihaknya sudah berada di lokasi […]

    Bagikan
expand_less