Berita Terkini
Trending Tags

Elijah Hinzman, Atlet Muay Thai 15 Tahun Asal Magetan yang Tembus RWS dan Bidik Juara Dunia

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 2.772
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Elijah Hinzman remaja Magetan yang bersinar di dunia muaythai. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Pukulan dan tendangan bagi sebagian orang mungkin sekadar olahraga. Namun bagi Elijah William Hinzman, muaythai adalah jalan hidup yang ditemukannya secara tak terduga di tengah dunia yang terhenti akibat pandemi. Remaja 15 tahun asal Maospati, Magetan itu kini mulai diperhitungkan di kancah internasional.

Di usianya yang masih belia, Elijah sudah mencatat 41 pertandingan profesional, menghadapi lawan-lawan dewasa, hingga tampil di Rajadamnern World Series (RWS), salah satu panggung muaythai paling bergengsi di dunia.

“Saya mulai training umur 9, terus mulai tanding sejak umur 11,” ujar Elijah saat ditemui di GOR Wilis Madiun Sabtu (18/4/2026).

Awal kisahnya bermula sederhana. Ia dan keluarganya sempat berlibur ke Thailand, sebelum pandemi Covid-19 membuat mereka terjebak tanpa kepastian.

“Kita sekeluarga rencananya cuma jalan-jalan. Tapi tiba-tiba COVID, jadi nggak bisa ke mana-mana. Kita butuh kegiatan, akhirnya pilih muay thai,” katanya.

Pilihan itu perlahan berubah menjadi rutinitas, lalu menjadi ambisi. Dalam dua tahun pertama, Elijah fokus berlatih. Saat stadion di Thailand kembali dibuka, ia langsung mendapat kesempatan bertanding di usia 11 tahun yang menjadi awal dari perjalanan panjangnya di ring profesional. Sejak itu, hidupnya berjalan dalam ritme disiplin yang nyaris tanpa jeda.

“Pagi lari 6 sampai 10 kilometer, lanjut latihan fisik dasar, belajar 3 sampai 4 jam, istirahat, lalu training lagi sekitar 3,5 jam,” tuturnya menggambarkan kesehariannya.

Kerja keras itu berbuah hasil. Pada usia 12 hingga 13 tahun, Elijah mulai mengoleksi gelar juara di Chiang Mai dan wilayah selatan Thailand. Setahun kemudian, ia naik level dengan bertanding di Bangkok, menghadapi petarung-petarung berpengalaman. Kini, di usia 15 tahun, ia sudah mencicipi atmosfer RWS.

“Sudah debut di RWS, promosi paling besar di dunia sekarang,” ujarnya.

Image Not Found
Elijah saat berlatih dengan sang ayah Chad Hinzman di GOR Wilis Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, sang ayah, Chad Hinzman mengungkapkan tak hanya di Thailand, kiprah Elijah di Indonesia juga mencuri perhatian. Dalam ajang Porprov Jawa Timur IX 2025 di Malang Raya, ia tampil dominan dengan empat kemenangan knockout di ronde pertama. Bahkan dalam debut amatir itu, ia mengaku meraih kemenangan tanpa kesulitan berarti.

“Empat orang semuanya kalah KO ronde satu,” katanya.

Di balik pencapaiannya, perjalanan Elijah sebagai sesuatu yang tak pernah direncanakan, namun dijalani dengan keseriusan penuh. Menurut Chad, sebagian besar lawan Elijah adalah petarung dewasa dengan pengalaman jauh lebih banyak.

“Biasanya lawannya 20 tahun ke atas. Di Thailand, petarung dewasa bisa punya 100 fight lebih,” katanya.

Meski begitu, Elijah mampu bertahan bahkan mendominasi. Ia kini disebut berada di level atas untuk kelas 55 kilogram di Thailand, sekaligus menyandang gelar juara nasional Indonesia setelah mengalahkan atlet senior di Jakarta.

Dalam waktu dekat, tantangan baru sudah menanti. Pada 30 Mei mendatang, Elijah dijadwalkan bertanding di Jakarta melawan juara nasional Malaysia, Wan Saiful.

“Rencanaku lanjut tanding di RWS dan promosi besar di Indonesia. Bulan Mei mau fight lagi di Jakarta,” kata Elijah.

Selain itu, ia juga diproyeksikan tampil di PON Bela Diri II 2026 di Manado Sulawesi Utara dan dipersiapkan menuju SEA Games 2027. Kini, Elijah berlatih bersama atlit-atlit Muay Thai di Kota Madiun. Di sela persiapan pertandingan dan menunggu proses visa ke Thailand, ia menyempatkan diri berbagi ilmu dengan atlet lokal.

Kini, tantangan baru sudah menanti. Pada 30 Mei mendatang, Elijah dijadwalkan kembali naik ring di Jakarta menghadapi juara nasional Malaysia, Wan Saiful. Pertarungan ini menjadi salah satu ujian penting dalam kariernya yang terus menanjak.

“Dia (Wan Saiful) pegang sabuk kalau nggak salah di Malaysia untuk juara nasional disana 55 kilogram. Kemarin dia masuk ke Jakarta menang, terus di call-out siapa yang paling bagus di Indonesia. Ya sudah Elisha terima itu dan kita balik ke sini untuk persiapan untuk lawan dia,” jelas Chad.

Sementara itu, Elijah juga diproyeksikan tampil di PON Bela Diri di Manado pada Agustus mendatang, bahkan ditargetkan masuk skuad SEA Games 2027. Di tengah padatnya agenda, Elijah dan keluarganya kini menetap sementara di Maospati Magetan. Selain menunggu proses visa untuk kembali ke Thailand, mereka memanfaatkan waktu untuk berbagi ilmu dengan atlet lokal. Khususnya di GOR Wilis Madiun.

Bagi Chad, Madiun menyimpan banyak potensi. Namun, ia juga melihat adanya keterbatasan fasilitas yang perlu diperbaiki. “Potensi atlet muda ada. Tapi fasilitas masih kurang,” ujarnya.

Ia pun berencana membuka gym di Maospati sebagai wadah pembinaan sekaligus pengembangan atlet muda. Beberapa peralatan latihan bahkan sudah dibawa langsung dari Thailand dan digunakan bersama atlet lokal.

Di sela latihan, Elijah tak hanya berlatih untuk dirinya sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi anak-anak lain. Ia membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan konsistensi mampu membuka jalan hingga ke panggung dunia bahkan dari sebuah kota kecil.

Bagi Elijah, perjalanan ini masih panjang. Namun satu hal sudah jelas dari Maospati ke Thailand, dari ring lokal ke panggung internasional, langkahnya kian mantap menuju puncak dunia muaythai. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekwan Inventaris Kerugian dan Kerusakan Aset DPRD Kota Madiun Pasca Demo Ricuh

    Sekwan Inventaris Kerugian dan Kerusakan Aset DPRD Kota Madiun Pasca Demo Ricuh

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi yang berlangsung ricuh pada Sabtu (30/08/2025) meninggalkan kerusakan parah di Gedung DPRD Kota Madiun. Sejumlah fasilitas umum maupun bagian dari gedung dewan mengalami kerusakan akibat amukan massa. Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi, menyampaikan bahwa kerusakan terlihat mulai dari pintu gerbang, pagar, papan nama, hingga beberapa fasilitas penting lainnya. […]

    Bagikan
  • Gus Mensos Tekankan Evaluasi  Penerima Bansos Segera Digraduasi

    Gus Mensos Tekankan Evaluasi  Penerima Bansos Segera Digraduasi

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kementerian Sosial akan mengevaluasi penerima bantuan sosial ( Bansos) bagi penerima berusia produktif agar lebih tepat sasaran. Penerima Bansos berusia produktif akan dibatasi maksimal selama lima tahun dan akan didorong ke program pemberdayaan bagi lansia dan penyandang disabilitas bantuan sosial akan tetap diberikan. Hal itu disampaikan oleh Menteri Sosial RI […]

    Bagikan
  • 1.818 Honorer Ponorogo Resmi Kantongi SK PPPK Paruh Waktu

    1.818 Honorer Ponorogo Resmi Kantongi SK PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kabar baik datang bagi ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 1.818 honorer kini resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada awal tahun 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa penyerahan SK tersebut […]

    Bagikan
  • Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 8 April 2025, jumlah penumpang di stasiun wilayah KAI Daop 7 Madiun tercatat mencapai 186.894 penumpang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang tercatat sebanyak 173.598 penumpang. Manajer Humas Daop 7 […]

    Bagikan
  • Erlangga Pribadi: Marhaen Kini Bukan Lagi Petani, tetapi Pekerja Digital yang Tereksploitasi

    Erlangga Pribadi: Marhaen Kini Bukan Lagi Petani, tetapi Pekerja Digital yang Tereksploitasi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konsep Marhaen yang diperkenalkan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dinilai tetap relevan di tengah perubahan zaman. Bedanya, jika pada masa kolonial Marhaen digambarkan sebagai petani kecil yang memiliki alat produksi tetapi tetap hidup dalam kemiskinan, kini sosok tersebut hadir dalam wajah baru: pekerja ekonomi digital yang tetap terjebak dalam ketidakpastian hidup. […]

    Bagikan
  • Ngawi Siaga Jelang Aksi Demonstrasi, Aparat Gabungan Diterjunkan di Sekitar Gedung DPRD

    Ngawi Siaga Jelang Aksi Demonstrasi, Aparat Gabungan Diterjunkan di Sekitar Gedung DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana Kota Ngawi, Senin (1/9/2025), tampak lebih ketat dari biasanya. Ratusan aparat gabungan TNI-Polri bersiap berjaga di beberapa titik menjelang aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Ngawi. Sejumlah personel terlihat melengkapi diri dengan perlengkapan pengamanan, mulai dari tameng hingga pentungan. Di beberapa ruas jalan menuju lokasi aksi […]

    Bagikan
expand_less