Berita Terkini
Trending Tags

Elijah Hinzman, Atlet Muay Thai 15 Tahun Asal Magetan yang Tembus RWS dan Bidik Juara Dunia

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 67
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Elijah Hinzman remaja Magetan yang bersinar di dunia muaythai. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Pukulan dan tendangan bagi sebagian orang mungkin sekadar olahraga. Namun bagi Elijah William Hinzman, muaythai adalah jalan hidup yang ditemukannya secara tak terduga di tengah dunia yang terhenti akibat pandemi. Remaja 15 tahun asal Maospati, Magetan itu kini mulai diperhitungkan di kancah internasional.

Di usianya yang masih belia, Elijah sudah mencatat 41 pertandingan profesional, menghadapi lawan-lawan dewasa, hingga tampil di Rajadamnern World Series (RWS), salah satu panggung muaythai paling bergengsi di dunia.

“Saya mulai training umur 9, terus mulai tanding sejak umur 11,” ujar Elijah saat ditemui di GOR Wilis Madiun Sabtu (18/4/2026).

Awal kisahnya bermula sederhana. Ia dan keluarganya sempat berlibur ke Thailand, sebelum pandemi Covid-19 membuat mereka terjebak tanpa kepastian.

“Kita sekeluarga rencananya cuma jalan-jalan. Tapi tiba-tiba COVID, jadi nggak bisa ke mana-mana. Kita butuh kegiatan, akhirnya pilih muay thai,” katanya.

Pilihan itu perlahan berubah menjadi rutinitas, lalu menjadi ambisi. Dalam dua tahun pertama, Elijah fokus berlatih. Saat stadion di Thailand kembali dibuka, ia langsung mendapat kesempatan bertanding di usia 11 tahun yang menjadi awal dari perjalanan panjangnya di ring profesional. Sejak itu, hidupnya berjalan dalam ritme disiplin yang nyaris tanpa jeda.

“Pagi lari 6 sampai 10 kilometer, lanjut latihan fisik dasar, belajar 3 sampai 4 jam, istirahat, lalu training lagi sekitar 3,5 jam,” tuturnya menggambarkan kesehariannya.

Kerja keras itu berbuah hasil. Pada usia 12 hingga 13 tahun, Elijah mulai mengoleksi gelar juara di Chiang Mai dan wilayah selatan Thailand. Setahun kemudian, ia naik level dengan bertanding di Bangkok, menghadapi petarung-petarung berpengalaman. Kini, di usia 15 tahun, ia sudah mencicipi atmosfer RWS.

“Sudah debut di RWS, promosi paling besar di dunia sekarang,” ujarnya.

Image Not Found
Elijah saat berlatih dengan sang ayah Chad Hinzman di GOR Wilis Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, sang ayah, Chad Hinzman mengungkapkan tak hanya di Thailand, kiprah Elijah di Indonesia juga mencuri perhatian. Dalam ajang Porprov Jawa Timur IX 2025 di Malang Raya, ia tampil dominan dengan empat kemenangan knockout di ronde pertama. Bahkan dalam debut amatir itu, ia mengaku meraih kemenangan tanpa kesulitan berarti.

“Empat orang semuanya kalah KO ronde satu,” katanya.

Di balik pencapaiannya, perjalanan Elijah sebagai sesuatu yang tak pernah direncanakan, namun dijalani dengan keseriusan penuh. Menurut Chad, sebagian besar lawan Elijah adalah petarung dewasa dengan pengalaman jauh lebih banyak.

“Biasanya lawannya 20 tahun ke atas. Di Thailand, petarung dewasa bisa punya 100 fight lebih,” katanya.

Meski begitu, Elijah mampu bertahan bahkan mendominasi. Ia kini disebut berada di level atas untuk kelas 55 kilogram di Thailand, sekaligus menyandang gelar juara nasional Indonesia setelah mengalahkan atlet senior di Jakarta.

Dalam waktu dekat, tantangan baru sudah menanti. Pada 30 Mei mendatang, Elijah dijadwalkan bertanding di Jakarta melawan juara nasional Malaysia, Wan Saiful.

“Rencanaku lanjut tanding di RWS dan promosi besar di Indonesia. Bulan Mei mau fight lagi di Jakarta,” kata Elijah.

Selain itu, ia juga diproyeksikan tampil di PON Bela Diri II 2026 di Manado Sulawesi Utara dan dipersiapkan menuju SEA Games 2027. Kini, Elijah berlatih bersama atlit-atlit Muay Thai di Kota Madiun. Di sela persiapan pertandingan dan menunggu proses visa ke Thailand, ia menyempatkan diri berbagi ilmu dengan atlet lokal.

Kini, tantangan baru sudah menanti. Pada 30 Mei mendatang, Elijah dijadwalkan kembali naik ring di Jakarta menghadapi juara nasional Malaysia, Wan Saiful. Pertarungan ini menjadi salah satu ujian penting dalam kariernya yang terus menanjak.

“Dia (Wan Saiful) pegang sabuk kalau nggak salah di Malaysia untuk juara nasional disana 55 kilogram. Kemarin dia masuk ke Jakarta menang, terus di call-out siapa yang paling bagus di Indonesia. Ya sudah Elisha terima itu dan kita balik ke sini untuk persiapan untuk lawan dia,” jelas Chad.

Sementara itu, Elijah juga diproyeksikan tampil di PON Bela Diri di Manado pada Agustus mendatang, bahkan ditargetkan masuk skuad SEA Games 2027. Di tengah padatnya agenda, Elijah dan keluarganya kini menetap sementara di Maospati Magetan. Selain menunggu proses visa untuk kembali ke Thailand, mereka memanfaatkan waktu untuk berbagi ilmu dengan atlet lokal. Khususnya di GOR Wilis Madiun.

Bagi Chad, Madiun menyimpan banyak potensi. Namun, ia juga melihat adanya keterbatasan fasilitas yang perlu diperbaiki. “Potensi atlet muda ada. Tapi fasilitas masih kurang,” ujarnya.

Ia pun berencana membuka gym di Maospati sebagai wadah pembinaan sekaligus pengembangan atlet muda. Beberapa peralatan latihan bahkan sudah dibawa langsung dari Thailand dan digunakan bersama atlet lokal.

Di sela latihan, Elijah tak hanya berlatih untuk dirinya sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi anak-anak lain. Ia membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan konsistensi mampu membuka jalan hingga ke panggung dunia bahkan dari sebuah kota kecil.

Bagi Elijah, perjalanan ini masih panjang. Namun satu hal sudah jelas dari Maospati ke Thailand, dari ring lokal ke panggung internasional, langkahnya kian mantap menuju puncak dunia muaythai. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Pastikan Harga Gabah Petani Terjaga, Ngawi Jadi Lumbung Produksi Strategis

    Bulog Pastikan Harga Gabah Petani Terjaga, Ngawi Jadi Lumbung Produksi Strategis

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Perum Bulog memastikan harga gabah di tingkat petani tetap terkendali sesuai ketentuan pemerintah. Kepastian itu disampaikan Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat menghadiri panen perdana musim tanam 2026 di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (4/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bulog melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan harga pembelian […]

    Bagikan
  • 4 Tersangka Narkotika Diciduk Polres Magetan, 37 Gram Sabu-Sabu Diamankan

    4 Tersangka Narkotika Diciduk Polres Magetan, 37 Gram Sabu-Sabu Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satresnarkoba Polres Magetan mengamankan empat tersangka jaringan narkoba lintas wilayah dalam operasi yang digelar di dua kecamatan berbeda pada Kamis (24/4/2025) lalu. Dalam kasus ini, barang bukti yang disita dari tangan tersangka mencapai 37,66 gram, ganja sintetis 0,99 gram, ganja kering 8,45 gram, dan 31 butir ekstasi. Kasat Resnarkoba Polres Magetan, […]

    Bagikan
  • Hadapi Lonjakan Arus Kendaraan Saat Nataru, PT JNK Tambah Personel di 3 Gerbang Exit Tol  

    Hadapi Lonjakan Arus Kendaraan Saat Nataru, PT JNK Tambah Personel di 3 Gerbang Exit Tol  

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Arus lalu lintas di Jalan Tol Ngawi–Kertosono–Kediri diprediksi mengalami peningkatan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memperkirakan lonjakan kendaraan mulai terjadi pada 18 Desember hingga 28 Desember 2025. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan peningkatan volume kendaraan merupakan tren tahunan yang kerap […]

    Bagikan
  • Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

    Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Telaga Sarangan sejak Rabu sore (14/1/2026) hingga Kamis dini hari memicu terjadinya tanah longsor di jalur utama objek wisata tersebut. Peristiwa yang terjadi menjelang subuh itu diduga kondisi tanah tebing sudah jenuh air dan diperparah hembusan angin kencang. Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Sarangan, Supriyanto, […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Ponorogo Belum Terapkan Tilang Sistem Poin, Masih Tunggu Arahan Polda Jatim

    Satlantas Polres Ponorogo Belum Terapkan Tilang Sistem Poin, Masih Tunggu Arahan Polda Jatim

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai memberlakukan sistem tilang berbasis poin bagi pemegang Surat Izin Mengemudi (SIM) per Januari 2025. Setiap pemilik SIM akan mendapat jatah 12 poin, yang akan berkurang sesuai dengan jenis pelanggaran lalu lintas yang dilakukan. Jika poin habis, SIM terancam dibekukan atau dicabut sementara. Namun, Kasatlantas […]

    Bagikan
  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
expand_less