Berita Terkini
Trending Tags

Usai Kejadian Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perketat Monitoring SLHS 24 SPPG

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 60
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handianto, menegaskan bahwa Pemkot akan memperkuat monitoring SPPG. (20/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah tegas menyikapi dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi beberapa waktu lalu. Fokus utama diarahkan pada pengetatan pengawasan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handianto, menegaskan bahwa Pemkot akan memperkuat monitoring sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), terutama terkait pemenuhan standar kesehatan makanan.

“Kami dari Pemkot Madiun sesuai tupoksi akan lebih memperketat monitoring, khususnya terkait SLHS,” ujarnya Senin (20/4/2026).

Menurutnya, Pemkot memiliki peran memberikan masukan kepada SPPG yang belum memenuhi standar, termasuk yang belum mengantongi SLHS. Saat ini, dari total 24 SPPG yang ada, masih terdapat beberapa yang belum memiliki sertifikat tersebut.

“SPPG yang belum ada SLHS akan kami dorong. Karena SLHS itu harus dipenuhi sebelum operasional bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kota Madiun juga telah mengembangkan aplikasi bernama Kuda Lumpung untuk memperkuat sistem pemantauan keamanan pangan dan mencegah kejadian serupa.

Terkait insiden yang sempat terjadi, Soeko memastikan bahwa penanganan terhadap siswa yang terdampak telah dilakukan secara maksimal.

“Alhamdulillah sudah ditangani, siswa-siswa sudah mendapatkan penanganan optimal,” katanya.

Namun demikian, hasil uji laboratorium atas dugaan keracunan tersebut hingga kini masih belum keluar. Pemkot masih menunggu laporan resmi dari instansi terkait.

“Hasil lab belum keluar, saya belum menerima laporan. Nanti akan saya cek ke Dinkes,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut, seluruh pengelola SPPG akan dikumpulkan untuk dilakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi tersebut mencakup kekurangan dalam pelaksanaan program hingga upaya optimalisasi ke depan.

“Kita kumpulkan SPPG, kita evaluasi apa yang kurang, kita optimalkan. Termasuk fungsi koordinasi, harapan dari SPPG seperti apa, keluhan siswa juga akan kita rumuskan,” jelasnya.

Pemkot menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan Program MBG harus mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat, termasuk pedoman dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Semua sudah ada rujukan aturannya, dan itu akan kita ikuti secara lengkap,” pungkasnya.

Hingga saat ini, proses penyelidikan dan evaluasi masih terus berlangsung guna memastikan kejadian serupa tidak terulang serta kualitas layanan gizi bagi siswa tetap terjaga. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

    Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peran orang tua dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di satuan PAUD, tetapi juga melalui keteladanan nyata yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Seperiti langkah Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan dalam […]

    Bagikan
  • Remaja Tewas Tertabrak Truk Tebu di Perempatan Terminal Maospati

    Remaja Tewas Tertabrak Truk Tebu di Perempatan Terminal Maospati

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut terjadi di simpang timur Terminal Maospati, Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025) sore. Seorang pelajar berinisial NP (17), warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak truk bermuatan tebu. Peristiwa itu bermula ketika korban yang baru saja pulang dari kursus bahasa asing di Desa Winong melaju […]

    Bagikan
  • Kebakaran Ruko Sidorejo Jadi Alarm Keras untuk Evaluasi Damkar Madiun

    Kebakaran Ruko Sidorejo Jadi Alarm Keras untuk Evaluasi Damkar Madiun

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Insiden kebakaran yang menghanguskan ruko milik warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/2/2026), menjadi sorotan serius. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pom bensin mini itu menelanjangi sejumlah kendala yang dihadapi tim pemadam kebakaran (Damkar) setempat. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol […]

    Bagikan
  • RRI Peringati HUT ke-80 dengan Semangat Digitalisasi

    RRI Peringati HUT ke-80 dengan Semangat Digitalisasi

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Kamis (11/09/2025). Peringatan yang digelar di Auditorium RRI Madiun ini ditandai dengan penyulutan Obor Tri Prasetya yang dilakukan serentak antara RRI pusat dan seluruh daerah pada pukul 10.00 WIB. Tradisi penyulutan obor yang dibawa oleh pasangan […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penanganan jangka panjang pasca longsor di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, mulai digarap serius. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Senin (19/1/2026), menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran sebagai bahan perencanaan pemulihan permanen. Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Telaga Sarangan, […]

    Bagikan
  • Audit Belum Rampung, Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Koperasi MSI Magetan Masuk Tahap Penyidikan

    Audit Belum Rampung, Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Koperasi MSI Magetan Masuk Tahap Penyidikan

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepolisian Resor (Polres) Magetan resmi menaikkan status penanganan dugaan penyelewengan dana nasabah Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPP) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) ke tahap penyidikan. Meski demikian, penetapan tersangka belum dapat dilakukan lantaran hasil audit kerugian keuangan masih belum diterima penyidik. Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso, menjelaskan bahwa […]

    Bagikan
expand_less