Jalan Rusak Pulung–Ngebel Makan Korban, Pembonceng Motor Terjatuh Terekam CCTV
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 48
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Kondisi jalan rusak di jalur penghubung Kecamatan Pulung dengan Ngebel, Ponorogo, kembali memicu kecelakaan. Seorang pembonceng motor terjatuh setelah kendaraan yang ditumpanginya diduga menghantam lubang di ruas jalan tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Plaosan, Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung, pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 10.28 WIB. Insiden tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial, dengan jumlah penayangan mencapai lebih dari 118 ribu kali serta menuai beragam komentar warganet.
Dalam rekaman CCTV, terlihat dua perempuan berboncengan sepeda motor melintasi jalan yang dipenuhi lubang. Saat melintas, kendaraan yang mereka kendarai diduga menghantam lubang cukup dalam, sehingga pembonceng di bagian belakang terjatuh ke jalan.
Warga setempat, Catur Dwi, menyebut kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak dan membahayakan pengguna jalan.
“Diduga karena jalannya rusak, ada lubang dalam sehingga pembonceng terpental. Kerusakan ini sudah lama. Jalur ini juga menghubungkan Pulung dengan Ngebel dan ramai saat hari libur,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Harianto, pengguna jalan, yang mengaku kerusakan jalan telah terjadi selama bertahun-tahun dan sering menyebabkan kecelakaan.
“Sudah sekitar lima tahun rusak. Ini jalan vital, satu-satunya akses utama Pulung ke Ngebel. Kalau rusak tidak ada jalur alternatif, dan sering terjadi kecelakaan di sini,” katanya.
Kerusakan jalan di Dusun Plaosan diperkirakan mencapai sekitar 300 meter. Namun, kondisi serupa juga ditemukan di sepanjang ruas jalan dari Desa Kesugihan hingga kawasan Ngebel. Warga bahkan kerap melakukan penambalan secara swadaya untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Selain itu, warga menduga kerusakan jalan diperparah oleh lalu lintas kendaraan berat pengangkut material pasir yang melintas di jalur tersebut.
Hingga kini, identitas korban dalam insiden tersebut belum diketahui. Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama sekaligus jalur wisata menuju Telaga Ngebel. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





