Berita Terkini
Trending Tags

Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, tegaskan bahwa area bantaran bukan aset Pemkot. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran Kota Madiun saat kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (19/4/2026) lalu menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) sehingga tidak berada dalam kewenangan pengelolaan langsung, termasuk penarikan tarif parkir.

Bagus menjelaskan, pengelolaan area bantaran dilakukan oleh masyarakat setempat, sementara Pemkot hanya berperan dalam pembinaan dan pengawasan.

“Bantaran itu bukan milik Pemkot, sehingga kami tidak punya kewenangan menarik tarif. Pengelolanya warga, pemerintah kota hanya memberikan pembinaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti adanya persepsi keliru di masyarakat yang menganggap Pemkot terlibat dalam penarikan retribusi parkir di lokasi tersebut. Menurutnya, hal itu tidak dibenarkan karena bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

“Tidak boleh ada penarikan tarif atas nama pemerintah kota, karena itu bukan aset kami,” tegasnya.

Terkait insiden curanmor, Bagus menyebut penanganan kasus sepenuhnya menjadi ranah pihak kepolisian. Namun demikian, Pemkot Madiun tetap memberikan dukungan dalam proses penanganan, termasuk fasilitasi soal rekaman CCTV di lokasi kejadian.

“Kami berkoordinasi dengan kepolisian, termasuk mendukung dari sisi fasilitas seperti CCTV,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot juga melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan parkir di sejumlah titik lainnya. Dalam rapat dinas yang digelar usai kejadian, seluruh juru parkir (jukir) diinstruksikan untuk meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa.

“Kami sudah rapatkan dan mengingatkan semua jukir untuk lebih ketat dalam pengawasan,” imbuhnya.

Selain itu, Bagus mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, terutama di area publik yang ramai. Ia menekankan pentingnya penggunaan kunci pengaman sebagai langkah dasar pencegahan.

“Kalau menitipkan kendaraan, pastikan dalam kondisi terkunci. Jangan lengah, karena kejahatan bisa terjadi kapan saja,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak, baik pemerintah, pengelola, maupun masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem keamanan di ruang publik, khususnya saat kegiatan yang melibatkan banyak pengunjung seperti CFD. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geliat Madiun Rock Community Hidupkan Semangat Band-Band Lokal

    Geliat Madiun Rock Community Hidupkan Semangat Band-Band Lokal

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Industri musik di Kota Madiun terus berkembang. Semangat itulah yang terus digiatkan oleh Madiun Rock Community (MRC) sejak berdiri 3 tahun lalu. Berbagai event skala lokal hingga nasional pun diwujudkan dengan menggandeng band-band lintas generasi. Gatot Limantoro, Founder MRC mengungkapkan Kota Madiun sudah didapuk memiliki event tahunan yakni RockGenerasi Fest. […]

    Bagikan
  • Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan temuan sebuah mortir di pinggir sungai pada Senin (9/3/2026) pagi. Benda yang awalnya dikira besi tua itu ternyata merupakan senjata artileri militer yang masih utuh. Mortir tersebut ditemukan oleh Edi Kusdianto saat hendak memancing di sungai dekat rumahnya. Saat itu, Edi melihat […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Jetis Ditutup Selama Dua Pekan, Pemkab Ponorogo Cegah Wabah PMK

    Pasar Hewan Jetis Ditutup Selama Dua Pekan, Pemkab Ponorogo Cegah Wabah PMK

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menutup operasional Pasar Hewan Jetis mulai 8 hingga 21 Januari 2025. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang semakin meluas di wilayah tersebut. Penutupan ini diumumkan melalui surat edaran Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) tertanggal 6 Januari 2025. […]

    Bagikan
  • Maidi : Saya Tidak Lelah Membangun Kota Madiun, Kalau Ada Kekurangan Doakan Saya Sehat

    Maidi : Saya Tidak Lelah Membangun Kota Madiun, Kalau Ada Kekurangan Doakan Saya Sehat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi telah tiba di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/01/2026) malam. Mengenakan topi dan memakai jaket, Maidi masuk ke gedung Merah Putih KPK diikuti oleh beberapa orang yang turut diamankan, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) […]

    Bagikan
  • Dua Penerbang Tempur Lanud Iswahjudi Catatkan 1.000 Jam Terbang, TNI AU Tambah Torehkan Emas di Udara

    Dua Penerbang Tempur Lanud Iswahjudi Catatkan 1.000 Jam Terbang, TNI AU Tambah Torehkan Emas di Udara

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dua penerbang tempur TNI Angkatan Udara dari Lanud Iswahjudi mencatat tonggak penting dalam karier militernya. Mereka adalah Kapten Pnb Yanuar “Ten-Gu” Widyantoko dari Skadron Udara 3 dan Kapten Pnb Sulistyo “Black Lice” Laksono Cahyo dari Skadron Udara 14. Keduanya resmi menembus capaian 1.000 jam terbang menggunakan jet tempur F-16 Fighting […]

    Bagikan
  • Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    Diguyur Hujan Terus Menerus, Warga Terdampak Tanah Retak di Madiun Pilih Mengungsi ke Tenda Darurat 

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan. Sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan dengan lebar retakan mencapai 10 hingga 15 sentimeter. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Morosowo dan Mendak membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan […]

    Bagikan
expand_less