Telusuri Aliran Dana, Kejari Magetan Fokus “Follow the Money” Kasus Korupsi Pokir DPRD
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 54
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan mulai menelusuri aliran dana dalam kasus dugaan korupsi hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga turut menikmati hasil penyimpangan anggaran.
Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menegaskan bahwa penyidikan tidak hanya berhenti pada penetapan enam tersangka, tetapi juga akan diperluas pada penelusuran distribusi dana.
“Pendekatan follow the money sangat penting untuk mengetahui ke mana saja aliran dana tersebut mengalir,” ujarnya.
Dari hasil awal penyidikan, ditemukan indikasi adanya pemotongan dana hibah setelah pencairan. Dana tersebut diduga tidak seluruhnya digunakan untuk kegiatan, melainkan mengalir ke pihak-pihak tertentu.
Penyidik kini tengah mendalami transaksi keuangan, termasuk kemungkinan penggunaan rekening perantara serta keterlibatan pihak lain di luar tersangka yang telah ditetapkan.
“Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang ikut menikmati. Ini yang sedang kami dalami,” tegasnya.
Kasus ini menyeret enam tersangka, termasuk Suratno. Kejari memastikan akan menindaklanjuti seluruh temuan hingga ke akar permasalahan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





